Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
#16


__ADS_3

Faizal melihat kearah Vina, ia merasa Vina sengaja ingin melaku kan ini pada nya. Vina akan merusah hubungan nya dengan Mela.


"Kata kan saja kak, apa yang kalian rencana kan untuk ku". Kata Mela.


"Yah,,,, sebenar nya, kakak ku itu mendekati mu hanya..... " kata kata Vina terhenti karna di tahan oleh Faizal.


"Vina, jangan bercanda kamu. Kakak tahu, kamu memang baru dari rumah sakit. Fikiran mu pasti masih tidak setabil kan dek". Kata Faizal sambil membawa Vina keluar.


"Apaan sih kak Faizal. Aku sehat tahu gak. Dan untuk kamu yang bernama Mela. Kak Faizal mendekati mu hanya untuk balas dendam tahu gak, jadi kamu jangan berharap terlalu banyak dari kakak ku". Kata kata Vina langsung mengalir.


Mendengar itu Faizal dan Mela terdiam, nampak raut muka yang sangat sedih dari Mela.


"Benar kah itu kak". Kata nya bertanya pada Faizal.


"Ya.... Memang benar. Jika kau tidak percaya tanya kan langsung pada orang nya di depan mu". Kata Vina tersenyum jahat.

__ADS_1


"Kakak, jelas kan pada ku. Apa kah yang sepupu mu kata kan ini benar kak". Kata nya pada Faizal.


Faizal yang tidak tahu harus bilang apa pada Mela, ia hanya bisa menunduk kan kepala nya. Karna dulu dia memang ingin balas dendam. Tapi, sekarang ia malah sangat sayang pada gadis itu.


Apa kah ia akan berkata yang sebenar nya atau bahkan berbohong dengan Mela, karna ia tidak ingin Mela menjauhi nya. Tapi, jika ia bohong pada Mela, Vina akan mengata kan jika dia berbohong. Mungkin ini akan lebih bikin Mela tersakiti.


"Iya,,, Mel. Aku memang dulu nya mendekati mu untuk balas dendam. Tapi,,,,, " kata kata Faizal berhenti karna Mela menghenti kan nya.


"Cukup, tidak perlu di terus kan lagi. Aku paham sekarang. Pergi dari toko ku, sekarang juga". Kata Mela.


"Tidak ada yang perlu di jelas kan lagi, pergi sekarang juga. Kalian yang pergi atau aku yang pergi". Kata nya marah.


"Jangan, biar aku saja yang pergi. Jika kamu tak ingin mendengar kan penjelasan ku." kata Faizal sambil melangkah kan kaki nya berjalan menuju pintu toko di ikuti Vina yang merasa senang.


"Puas kamu sekarang Vina, kau telah melihat Mela marah pada ku". Kata Faizal pada Vina.

__ADS_1


"Aku hanya membantu mu kak, supaya kamu bisa mengata kan apa yang menjadi rencana kita". Kata Vina.


"Itu rencana mu, bukan rencana ku." kata nya sambil mendekati mobil.


"Kak, aku ingin ikut dengan mu yah, antar kan aku pulang". Kata Vina manja.


"Kamu bisa pulang sendiri, karna kamu datang kesini juga sendiri". Kata Faizal.


"Tapi kak, kamu tidak bisa meninggal kan aku sendiri di sini." kata Vina lagi.


Vina memegang lengan Faizal, berharap Faizal memperhati kan nya. Tapi tangan nya di lepas Faizal dari lengan nya.


"Itu bukan urusan ku, kau datang sendiri. Jadi pulang lah sendiri." kata Faizal sambil masul kemobil nya.


"Kak, dada ku sakit sekali. Nafas ku, tidak beraturan sekarang." kata Vina. Padahal ia hanya pura pura supaya Faizal perduli dengan nya.

__ADS_1


"Bahkan, jika kamu pingsan sekarang pun. Aku tidak akan memperduli kan mu". Kata Faizal, sambil menyala kan mesin mobil nya.


__ADS_2