Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
#25


__ADS_3

Mela masih terdiam, harus kah ia percaya dengan yang ia dengar dari Faizal. Apa kah ini benar, benar kah Faizal memang suka pada nya bukan di karna kan ia merasa ingin balas dendam pada Mela dan mama nya.


"Jangan permain kan aku kak, aku tidak akan terpedaya dengan apa yang kakak bicara kan pada ku". Kata Mela.


Sebenar nya, ia hanya melawan hati nya. Ia ingin sekali percaya dengan apa yang ia dengar dari orang yang ada di depan nya sekarang. Tapi ego nya berkata, jangan percaya apa yang Faizal kata kan jika ia tidak ingin kecewa lagi nanti nya.


"Kamu tidak perlu percaya pada ku Mela, tapi bagi ku. Aku sudah cukup mengata kan apa yang ingin aku kata kan. Dan aku ingin kamu memaaf kan aku. Hanya itu yang aku ingin kan dari mu." kata Faizal.


Ia ingin melangkah kan kaki nya menuju pintu keluar. Tapi, ia menghenti kan langkah kaki nya dan berbalik kearah Mela yang masih diam.


"Satu lagi Mela yang ingin aku minta dari mu, jangan diam kan aku. Karna aku sangat kesepian jika kamu diam kan". Kata nya.


Faizal pun melangkah, melanjut kan langkah nya yang telah terhenti. Sebenar nya Mela ingin sekali mencegah nya. Tapi hati nya melarang ia melaku kan hal itu.


Mela hanya melihat pungung Faizal yang terus menjauhi nya. Ada rasa tak enak di hati nya, walau bagai mana pun. Faizal mungkin telah berkata jujur dengan apa yang ia ucap kan.

__ADS_1


Tak lama setelah Faizal keluar, masuk lah Doni teman nya kekamar itu.


"Uy.... Udah baikan sekarang kan, kamu nya." kata Doni membuyar kan lamunan Mela.


"Kamu gak bilang yah sama aku, jika kamu punya kakak dokter". Kata Doni lagi.


Apa yang Doni kata kan sedikit pun tidak Mela tanggapi. Ia hanya berdiam diri saja.


"Mela.... Melati... " kata Doni sangat keras sehingga membuat Mela kaget.


"Lho gak mikir ini rumah sakit apa Don, main teriak teriak aja. Lho pikir ini di tegah hutan ya." kata nya marah pada Doni.


"Siapa yang bengong, aku hanya malas bicara dengan mu. Dari tadi kamu hanya bikin sebal aku aja". Kata nya.


"Mel, aku rasa kamu dan kakak mu punya masalah deh." kata Doni.

__ADS_1


"Jangan sok tahu kamu Don," kata mela.


"Aku rasa bukan sok tahu Mel, tapi itu kenyataan yang aku lihat." kata Doni.


Tiba tiba hp Mela berbunyi, ada telfon masuk di hp nya. Mela pun mengangkat hp nya.


"Hallo..... " kata nya..


"Hallo mbak. Mbak Mela di mana sih, ini yang pesan bunga dari tadu telfon melulu mbak". Kata suara di sebrang sana.


"Aduuh..... Iya aku lupa Fit, kata kan pada yang pesan. Aku lagi dalam perjalanan ya". Kata nya.


Lalu Mela menutup telfon nya, dan ingin bergegas pergi. Tapi, lutut nya yang masih sakit memaksa nya harus duduk kembali.


"Auuuuuww... "Kata nya kesakitan.

__ADS_1


"Lho ngapain sih Mel, gak tahu apa masih dalam keadaan sakit tuh". Kata Doni.


"gue lupa ada pesanan yang mau gue antar kan tadi Don, kata Fitri orang nya udah komplen". Kata Mela berusaha memaksa kan kaki nya untuk berdiri.


__ADS_2