Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
S1 Tika bertemu Mela


__ADS_3

Sejak dari pertemuan Tika dengan Vina kemarin. Tika jadi semakin berani. Ia jadi sering menghampiri Faizal di rumah sakit.


Walau pun di acuh kan oleh Faizal ketika datang. Ia tetap tidak perduli dengan apa yang Faizal laku kan pada nya.


Bahkan, ia sekarang berniat menemui Mela yang sedang berada di toko bunga nya.


Tentu nya, ia mendapat saran dari Vina untuk datang pada Mela. Dan Vina juga yang memberi tahu kan alamat Mela pada Tika.


Tika sudah berada di depan toko Mela, sebelum ia masuk kedalam. Ia mengambil sebuah foto diri nya. Dan kemudian, ia kirim kan pada Faizal.


Tak lama, Tika pun menelfon Faizal. Faizal, tidak mengangakat telfon dari nya. Karna tidak di angkat oleh Faizal. Maka, Tika mengirim sebuah pesan pada Faizal.


Faizal membaca pesan itu, pesan itu bertulis kan nada ancaman untuk Faizal. Lalu Faizal pun menelfon Tika kembali.


"Hallo... " kata Faizal dengan nada marah.


"Hallo sayang, akhir nya kamu yang menelfon aku ya. Kangen kamu sama aku ya." kata Tika.


"Jangan banyak bicara Tika, kata kan apa yang kamu laku kan di toko calon istri ku Tika." kata Faizal.

__ADS_1


"Aku hanya ingin berkunjung dan sedikit bercerita pada calon istri mu sayang. Aku ingin ia tahu tentang sebuah cerita masa lalu." kata Tika dengan nada yang manja.


"Jangan macam-macam kamu Tika, jangan ada apa pun yang kamu cerita kan pada Mela." kata Faizal.


"Aku hanya ingin bercerita saja Zal, apa yang telah ada di hati ku saat ini. Jika kamu terus menolak ku, maka apa yang akan aku ingin kan maka akan aku laku kan." kata Tika.


"Apa yang kamu ingin kan dari aku Mela, apa yang kamu mau." kata Faizal.


"Aku mau kamu memperlaku kan aku seperti biasa kamu laku kan dulu. Aku kembali kesini hanya untuk kamu kan." kata Tika.


"Bukan kah kamu yang meninggal kan aku dulu nya Tika. Bukan aku yang tidak ingin menikah dengan mu kan." kata Faizal.


Saat itu, Mela keluar dari dalam toko. Karna dari tadi, ia melihat seorang wanita yang hanya munda mandir di depan toko nya.


"Permisi mbak, ada yang bisa saya bantu mbak." kata Mela ramah.


"Oh, maaf mbak. Saya hanya ingin melihat sekita sini. Karna saya sedang mencari rumah dan sedang menunggu orang." kata Tika berbohong pada Mela.


Telfon dari Faizal sedang berlangsung. Faizal tidak memati kan telfon dari Tika. Karna ia ingin mendengar kan apa yang di bicara kan oleh Tika dan Mela.

__ADS_1


"Oh.. Mampir dulu mbak. Bisa minum dulu kedalam toko kami." kata Mela.


"Gak usah mbak, saya sudah ada janji karna nya saya harus pergi sekarang ya." kata Tika.


"Oh gitu ya. Lain kali mbak bisa mampir di toko ku ya." kata Mela.


"Pasti mbak, nanti saya pasti akan datang lagi kesini ya." kata Tika.


Lalu Tika pun pergi dari sana, meninggal kan Mela dengan rasa yang masih bingung.


"Ada apa mbak, kok kayak orang bingung aja." kata Fitri yang baru keluar.


"Gak ada papa Fit, hanya saja aku lihat kelakuan gadis yang barusan di depan toko kita agak sedikit aneh aja." kata Mela.


"Aneh kenapa sih mbak." kata Fitri heran.


"Iya,, tadi tuh aku lihat kan, dia lagi lihat kearah toko kita. Kemudian ia menelfon dan lalu di telfon. Kemudian tertawa, aku hampiri ia malah berhenti bicara, ya pokok nya aneh aja deh gitu." kata Mela


"Udah mbak, jangan di pikirin biar kan aja mbak. Mungkin dia lagi ada masalah kali tu wanita." kata Fitri.

__ADS_1


__ADS_2