
Faizal tak ingin mendengar kan apa yang Tika kata kan pada nya lagi. Inti nya, ia tidak ingin kehilangan orang yang ia sayangi untuk yang kesekian kali.
Lagian, jika Tika nagih janji sekarang juga dia gak akan merasa bersalah pada Tika. Karna Tika yang meninggal kan nya dulu. Bukan dia yang meninggal kan Tika.
Karna dulu, ia sangat ingin memperjuang kan cinta nya pada Tika. Tapi Tika tidak mau berjuang bersama nya. Tika malah memilih untuk menghindar.
"Faizal, ini apa maksud nya. Aku datang kesini hanya untuk bertanya pada mu masalah surat undangan ini." kata Tika sambil memberi kan surat undangan yang ia pegang dari tadi.
"Ada apa dengan surat undagan itu, aku rasa tidak ada masalah nya bagi mu kan." kata Faizal.
"Apa?? Tidak ada masalah kata mu. Kamu bilang kemarin kan, jika kamu akan mengundur kan pernikahan kalian. Tapi, bukti nya semua ini bohong." kata Tika.
"Itu bukan urusan mu Tika, tidak ada sangkut paut nya aku dan kamu. Jadi kenapa aku harus mengikuti apa yang kamu kata kan." kata Faizal.
__ADS_1
"Oh, kamu lupa ya Zal. Aku tahu di mana calon istri mu sekarang. Dan toko bunga kesayangan istri mu itu, jika hancur bagai mana hati nya ya." kata Tika.
"Jangan macam-macam kamu Tika, awas saja jika kamu berani menyentuh Mela."kata Faizal dengan sangat emosi.
"Owch.... Santai saja Zal, kamu gak perlu terlalu emosi gitu saat di depan ku. Aku tidak akan melaku kan nya jika kamu ikut apa yang aku mahu." kata Tika.
"Aku gak akan ikut apa mau mu Tika, aku tidak akan pernah mau ikut apa yang menjadi keinginan gila mu itu." kata Faizal.
"Kamu bilang keinginan ku gila. Baik lah, aku akan tunjuk kan bagai mana keinginan gila ku itu pada mu Zal." kata Tika.
Faizal tertegun, ia sangat takut jika Mela tahu apa yang sedang terjadi di masa lalu nya itu. Bahkan ia tidak mau melihat gadis itu sedih walau sedikit pun.
Tapi bagai mana cara nya, agar ia bisa melindungi gadis yang ia sayangi dari Tika. Apa kah ia harus menyiap kan orang bayaran agar bisa menjaga Mela dari Tika yang ingin berbuat nekat.
__ADS_1
Ah... Itu terlalu berlebihan. Karna Mela tidak akan mau menerima jika toko bunga nya di jaga oleh orang, apa lagi itu orang bayaran dari Faizal.
Ini bikin Faizal sangat bingung. Kepala nya sakit hanya memikir kan solusi dari masalah yang ia hadapi saat ini.
Bagai mana jika Tika benar-benar menghancur kan toko bunga Mela. Toko bunga itu adalah hal paling berharga bagi Mela. Dan Mela sangat sayang pada toko bunga itu.
Tidak, dia tidak bisa membiar kan itu terjadi. Ia akan menjaga Mela dari sekarang. Karna jika tidak, Mela tidak akan percaya pada nya lagi.
Tak lama ia pun menelfon Mela, menanya kan di mana kah gadis itu sekarang. Apa kah gadis itu baik-baik saja atau tidak.
"Ada apa sih kak, kok kakak kayak nya lagi cemas banget." kata Mela saat Faizal menanya kan apa kah ia baik-baik saja.
"Gak ada apa-apa Mela, hanya ingin tahu kabar kamu saja." kata Faizal.
__ADS_1
"Aku baik-abik saja kak, jangan terlalu cemas lah." kata Mela.
Mendengar kan apa yang Mela kata kan. Hati Faizal terasa tenang.