
Mela meletak kan makanan yang ia bawak tadi di atas meja kecil di samping tempat tidur nya Faizal.
"Makan kak, ini udah waktu nya makan lho". Kata nya.
"Aku tidak lapar Mel." kata nya.
"Makan lah kak, aku sengaja membawa nya kekamar kakak. Karna aku tahu, kakak pasti gak akan turun untuk makan. Makan ya". Kata nya.
Mela mengambil nasi yang ia letak kan di atas meja tadi. Ia terus memujuk Faizal agar mau makan.
"Kak, makan ya. Aku suap kan kakak makan nya". Kata nya.
"Aku masih kenyang Mela, lagian kamu tidak perlu menyuapi aku." kata nya menolak.
Pada akhir nya, Mela tetap lah menang. Ia pun berhasil mengajak Faizal makan dan malahan ia yang menyuap kan Faizal makan.
__ADS_1
Mela gadis cantim dan lembut, ia akan mamapu meleleh kan gunug salju yang telah membeku. Itu la yang ada dalam fikiran Faizal. Selama ini tida ada yang mampu menggoyah kan pendirian Faizal yang keras kepala. Bahkan mama nya juga tidak terkecuali. Tapi saat ini, Faizal kalah dengan Mela yang mungkin tidak ia sukai.
Selesai menyuapi Faizal makan, Mela pamit keluar dari kamar nya Faizal.
"Kalo kakak butuh sesuatu, kak tinggal pangil aku saja ya kak. Kamar kita kan tidak jauh, jika kakak pangil aku pasti mendengar nya". Kata Mela sambil melangkah pergi.
Faizal menatap nya, sampai tubuh cantik itu hilang di balik pintu kamar nya yang tertutup.
Mela menghampiri mama nya yang sedang duduk di kursi. Setelah menagntar kan piring bekas makan Faizal tadi, ia melihat mama nya duduk di ruang tengah.
"Seperti yang kamu lihat sayang. Mama baik baik aja". Kata mama nya.
"Bagus lah ma kalo gitu, Mela kekamar dulu ya ma". Kata nya pada mama sambil berjalan naik keatas.
Mama nya hanya tersenyum menjawab kata kata anak tersayang nya itu.
__ADS_1
Sejak saat itu, hubungan Faizal dan Mela semakin dekat. Faizal yang biasa nya kasar pada Mela, sekarang berubah lembut dan tidak pernah membentak Mela lagi.
Ia juga sering mengantar dan menjemput Mela. Saat pergi dan pulang dari kerja. Karna jalan menuju rumah sakit tempat ia bekerja satu arah dengan toko bunga Mela.
Mereka juga sering bersama menghabis kan waktu, kadang di toko bunga milik Mela. Kadang Mela menemani Faizal duduk di kolan tempat biasa nya melepas lelah.
Mela juga sering di taman belakang rumah, Faizal tidak pernah melarang nya menyentuh mawar lagi. Malahan sekarang taman belakang rumah nya di serah kan pada Mela.
Mela lah yang merawat mawar kesayangan mama nya itu.
Karna kedekatan Mela dan Faizal akhir akhir ini membuat Faizal jarang datang kerumah om nya. Bahkan jarang bersama Vina. Bahkan jika Vina menelfon, meminta nya untuk datang kerumah. Faizal selalu beralasan banyak kerja atau pun sibuk.
Faizal tidak ada waktu lagi sama Vina, sepupu nya ini sangat manja dulu nya sama dia. Tapi sekarang Faizal sudah berubah jauh dari Faizal yang dulu.
Seperti hari ini, tadi nya Vina ingin mengajak Faizal makan bersama. Tapi ia kata kan kalo ia lagi banyak pasien yang harus di urus nya. Tapi, baru san Vina melihat kakak nya lewat bersama Mela. Kebetulan Vina lagi berada di luar waktu Faizal lewat.
__ADS_1