
Setelah Mela dan Faizal dari makam nenek nya Mela. Mereka sibuk melakukan persiapan demi persiapan untuk acra pernikahaan yang kan di ada kan dua minggu lagi.
Dua minggu, bukan lah waktu yang lama jika kita melaku kan persiapan yang akan di buat untuk acara besar seperti pernikahaan.
Walau pun di bantu oleh WO untuk acara pesta nya. Tapi, tidak semua persiapan akan di tangani oleh WO dong. Masih banyak lagi yang persiapan yang harus di siap kan sendiri.
Saat ini, Mela di temani Faizal, sedang mencoba baju yang akan di pakai di acara resepsi nya nanti. Baju yang telah di pesan oleh Faizal seminggu yang lalu, hari ini akan di coba oleh Mela di butik milik teman Faizal.
"Mbak Mela, mau coba baju yang mana dulu nih. Karna ada dua baju yang akan mbak coba hari ini." kata Tia, orang yang punya butik itu.
"Yang mana-mana aja lah mbak, kan sama aja nanti nya juga mencoba juga." kata Mela.
"Coba yang pink aja dulu Mel, mungkin kamu cocok sama yang warna pink itu." kata Faizal.
"Iya kakak, aku coba yang warna pink ya." kata Mela sambil membawa baju itu masuk kedalam kamar ganti.
Faizal berjalan di sekitar baju-baju yang lain. Maju mundur sambil melihat-lihat baju yang ada di sana.
Tapi karna ia berjalan mundur sambil melihat baju yang ada di sana, tanpa sengaja ia menyenggol seorang perempuan yang sedang meliha baju di sana.
"Aduh..." kata wanita itu karna merasa tersenggol bahu nya.
"Maaf... Maaf... Aku gak sengaja." kata Faizal sambil mrmbalik kan badan nya.
__ADS_1
"Faizal.... " kata wanita itu setelah melihat siapa yang menyenggol nya.
"Atika.... " kata nya kaget.
"Iya.... Ini aku Zal, Atika... Kamu ngak lupa aku ternyata." kata wanita itu.
"Kamu sejak kapan pulang dari rumah nenek mu Tika." tanya Faizal.
Faizal terlihat sangat kaget ketika melihat wanita yang ada di hadapan nya itu.
"Belum lama, aku belum lama pulang dari rumah nenek ku." kata Atika.
"Kamu kok kayak kaget Zal, ketika lihat aku. Kenapa, banyak yang berubah dari aku ya." kata nya.
"Iya... Kamu sangat banyak berubah Tika." kata Faizal.
"Gak lah, aku masih biasa aja. Masih seperti dulu nya Tika." kata nya.
"Baik lah... Baik lah... Tidak ada yang berubah dari kamu. Ngomong-ngomong, kamu ngapain kesini. Beli baju juga ya." kata Atika.
"Aku..... " baru saja Faizal ingin bicara, tapi Mela sudah keluar dan memanggil nya.
"Kak Faizal, bagai mana dengan baju ini." kata Mela.
__ADS_1
Faizal melihat kearah Mela yang baru keluar sambil memakai gaun berwarna pink yang di suruh nya Mela mencoba duluan tadi.
Bukan nya menjawab, Faizal malah diam membisu di sana. Ia hanya menatap kearah Mela yang ada di hadapan nya.
"Kak, bagai mana baju nya. Cantik tidak, apa aku pakai warna hijau saja ya." kata Mela.
"Eh,,,, kamu cantik kok Mel, dengan baju itu. Aku rasa pakai baju itu aja deh. Gak usah baju hijau lagi." kata Faizal.
"Yang benar kak, baju ini aja. Apa warna nya cocok dengan aku." kata Mela tidak percaya.
Sebenar nya, ia tidak suka dengan warna baju yang Faizal pilih. Ia sebenar nya suka dengan warna hijau itu. Tapi, Faizal malah ingin ia memakai warna pink itu.
"Ya Mela, kamu cocok dengan baju warna pink itu. Cantik.... " kata Faizal.
"Gak perlu coba yang warna hijau kak." kata Mela.
"Aku rasa gak usah Mel, warna pink saja ya." kata Faizal.
Akhir nya, Mela nurut dengan apa yang Faizal kata kan. Ia masuk kedalam kamar ganti untuk mengganti kembali baju yang ia pakai.
Sedang kan di luar, wanita tadi menatap kearah Faizal.
"Siapa dia Zal," kata Tika.
__ADS_1
"Dia Mela, calon istri ku." kata Faizal.
"Dia cantik ya. Ternyata kamu sudah punya calon istri sekarang." kata nya dengan nada rendah.