
Telfon itu berbunyi lagi, karna Mela terus menyuruh nya untuk mengangkat telfon itu, akhir nya ia pun mengangkat nya.
"Hallo om,,, " kata nya.
"Faizal, kamu di mana sih. Kok susah banget mau hubungi kamu ini". Kata om nya dengan nada tinggi.
"Aku di rumah sakit, lagi banyak kerjaan." kata nya pada om nya.
"Kamu kesini sekarang Faizal, adik mu tidak mahu minum obat jika kamu tidak datang." kata om.
"Apa kah tidak ada cara lain lagi Vina saat ini om". Kata Faizal malas.
"Maksud kamu apa Faizal, jika adik mu tidak minum obat nanti penyakit nya bisa kambuh". Kata om.
"Aku tidak bisa datang, pekerjaan ku masih banyak". Kata Faizal sambil menutup telfon nya.
"Anak tidak tahu diri, main mati aja telfon nya tanpa salam dulu". Kata om nya penuh amarah.
"Bagai mana pa, apa kah kakak mau kesini". Kata Vina.
"Dia tidak mahu datang, dia bilang punya banyak pekerjaan sekarang." kata papa nya.
__ADS_1
"Apa kah kakak sangat marah pada ku". Kata nya.
"Apa yang sebenar nya yang telah kamu laku kan Vina, sehingga kakak mu sekarang tidak perduli pada mu. Bahkan tidak mengangap papa lagi." kata papa nya.
"Aku tidak ada salah apa pun pah, hanya saja aku membuat gadis itu marah pada kakak, akhir nya kakak marah pada ku karna gadis itu". Kata Vina.
"Apa????... Jadi ini semua karna adik tiri nya itu. Sampai kamu tidak di perhati kan nya lagi." kata papa nya marah.
"Iya,,, ini semua karna Mela itu, dia sudah merebut kakak dari kita. Terutama dia sudah merebut kakak dari aku pa". Kata nya.
"Kamu tenang aja, nanti papa bicara kan pada kakak mu. Kalau perlu papa akan bicara kan pada om mu ya". Kata papa.
Papa nya menagnguk, menjawab kata kata anak tersayang nya ini.
Sementara itu, di rumah sakit Faizal dan Mela masih di sana.
"Mel, aku antar pulang ya." kata Faizal.
"Gak usah kak, aku gak mau merepot kan kakak." kata nya.
"Kamu gak pernah merepot kan aku Mela." ia pun membantu Mela berdiri. Dan memapah nya keluar dari rumah sakit.
__ADS_1
"Apa kah kamu tidak kuat jalan. Aku bisa menggendong mu". Kata Faizal karna melihat Mela merasa kesakitan.
"Aku masih kuat untuk berjalan. Tenang saja, kakak tidak perlu mengendong ku". Kata Mela menolak.
Mereka pun sampai di parkiran mobil nya Faizal. Mereka pun masuk kemobil, setelah membantu Mela masuk tentu nya.
mobil pun berjalan meninggal kan rumah sakit, menuju jalan yang penuh kendaraan yang berlalu lalang. Mereka melewat kan sebuah rumah makan padang.
"Apa kamu mau makan dulu Mel," tanya Faizal.
"Tidak perlu kak, aku hanya ingin kembali ketoko bunga sekarang". Kata nya.
"Sebaik nya kamu kembali kerumah saja Mel, karna kondisi kamu memerlu kan banyak istirahat." kata Faizal.
"Tapi, aku meninggal kan toko ku begitu saja." kata nya.
"Kamu kan bisa kasih tahu Fitri lewat telfon mu Mel, gak perlu terlalu khawatir kan." kata Faizal.
"Aku dokter lho Mel, jadi aku tahu benar kondisi mu kan". Kata nya lagi.
"Baik lah, aku akan kasih tahu Fitri jika aku akan langsung pulang kerumah". Kata Mela.
__ADS_1