
Faizal sebenar nya tak ingin terlalu mrnyakiyi gadis itu. Walau bagai mana oun gadis itu juga tak bersalah. Yang salah itu kan mama nya yang telah merebut papa nya dari mama nya. Tapi karna dorongan dari adik sepupu nya Vina ini. Dia jadi bertekat untuk membuat anak nya mama baru nya ini jadi sasaran balas dendam nya.
Siang itu, dia tidak kerumah sakit. Karna ada hal yang harus di urus sebelum nya. Apa lagi ini hari ulang tahun almarhumah mama nya. Walau sang mama sudah tiada, tapi ia tetap ingin meraya kan nya walau dengan doa nya saja.
Sejak tadi pagi sampai siang dia berada di kuburan sang mama. Ntah apa yang ia baca kan. Apa yang ia ketahui ia baca kan semua untuk sang mama, kemudian di lanjut dengan sedekah nya pada anak yatim dan fakir miskin.
Kemudia ia pulang kerumah nya. Duduk di kolam renang samping rumah. Sambil mengingat sang mama dan dia selalu duduk di tempat yang sama. Ia melihat sekeliling.
Dia melihat di kamar nya Mela, di sana mama nya Mela sedang meletak kan mawar merah kedalam pot, dan di letak kan di luar jendela.
Hati nya tidak terbendung melihat mawar merah itu. Ia tahu itu pasti di petik dari taman belakang rumah nya. Karna ia kenal betul bentuk mawar yang ada di dalam pot itu.
__ADS_1
Ia sangat emosi, karna mawar itu mama nya yang menanam nya. Mama nya sangat sayang pada mawar itu. Sekarang wanita itu berani merusak milik mama nya.
Ia bergegas naik keatas, menuju kamar Mela. Dan mendobrak pintu kamar Mela, ia menendang nya dengan sangat keras sehingha membuat mama Mela terkejut bukan kepalang.
"Apa apaan kamu ini Faizal, tidak di ajar kan sopan santun Kamu ya". Kata mama Melati kaget.
"Jangan bicara sopan santu kamu di hadapan ku, kalian numpang di rumah ku. Kenapa kalian begitu tidak tahu malu hah". Kata nya sangat emosi.
"Apa yang kamu bicara kan". Kata Mama.
Akhir nya, tahan menahan itu membuat mama terdorong oleh Faizal hinga terbentur tembok kamar. Kepala nya berdarah karna keras nya benturan.
__ADS_1
Saat itu, papa nya pulang. Karna mendengar keributan di kamar Mela, ia langsung naik kekamar Mela untuk memasti kan ada apa sebenar nya di sana.
Ketika papa masuk, alangkah terkejut nya papa nya melihat mama yang penuh darah segar di kepala nya hingga turun ke muka nya.
"Faizal, apa yang kau laku kan pada mama mu." kata orang tua sangat kaget.
"Ini... Ini karna dia yang membuat masalah dengan ku". Kata nya.
Bukan nya menyesal Faizal malah menyalah kan mama Amel yang masih kesakitan karna benturan itu. Melihat itu, emosi papa yang sedang pulang dari kerja ini makin naik.
Papa pun mengambil cambuk di laci nya. Dia pun mecambuk Faizal dengan keras, bukan nya melawan Faizal malah menahan campukan demi cambukan yang papa nya beri kan.
__ADS_1
Sayatan di kulit nya ini tidak seperih sayatan di hatu nya. Dulu papa mencambuk nya karna ia melukai pot kesayangan sang papa. Sekarang papa mencambuk nya lagi karna istri baru nya yang ia sakiti tanpa sengaja.
Bukan menghindar ia terus menahan sampai kaki nya tak sangup untuk menopang tubuh nya lagi. Air mata seorang dokter Faizal yang terkenal sangat kuat dan dingin ini pun mengalir.