Cintaku Berlabuh Padamu Adikku

Cintaku Berlabuh Padamu Adikku
#18


__ADS_3

Mela pun masuk mobil nya Doni, setelah Doni membuka pintu mobil untuk nya.


"Kamu masih sama ya Mel, walau pun kita sudah lama tidak bertemu". Kata Doni pada Mela.


"Ya sama lah, emang nya aku harus berubah seperti apa lagi Don." kata Mela.


"Ada sih sedikit yang berubah dari kamu itu Mel". Kata nya.


"Apa yang berubah dari aku, aku rasa gak ada yang berubah kok Don". Kata Mela.


"Kamu mau tahu, apa yang berubah dari kamu Mel". Kata Doni.


Mela menganguk kan kepala nya, ia penasaran apa yang teman nya ini lihat dari nya yang berubah. Karna ia merasa dia yang dulu dan sekarang tak ada yang berubah.


"Kamu makin cantik dan manis Mela". Kata Doni. Sambil mengernyit kan sebelah mata nya pada Mela yang duduk di samping nya.


"Doni,,,,,, nakal kamu. Dari dulu sampai sekarang gak berubah. Jahil melulu deh". Kata Mela.

__ADS_1


Memang dari dulu teman nya ini terkenal pengoda gadis. Setiap gadis yang terlihat manis, ia akan mengoda nya. Kecuali Mela yang tak pernah ia makan dengan godaan nya. Karna gadis yang di goda Doni pasti akan jadi sasaran Doni untuk di jadi akn pacar nya.


"Ha... Ha... Ha... Kamu Mel, hanya kamu yang gak pernah nangapi godaan yang aku berikan." kata Doni tertawa.


"Oh ya Mel, kamu gak lihat apa ada yang berubah dari aku." kata Doni lagi.


"Aku rasa tidak ada yang berubah dari kamu, kamu tetap lah Doni yang suka menggoda gadis". Kata Mela.


"Kamu pasti tidak melihat sisi ku yang lain Mel, maka nya kamu tidak melihat ada yang berubah dari aku kan". Kata Doni.


"Apa sih yang berubah dari kamu, tidak ada yang berubah kan". Kata Mela.


"Ya elah... Itu kata kamu kan. Seminggu kamu gak ketemu aku dulu juga kamu pasti akan bilang kamu makin tampan dengan ku Doni." kata Mela.


"Dasar Mela, tidak bisa melihat sisi istimewa dari seorang Doni yang sangat tampan". Kata Doni mengerutu.


Mela hanya tertawa melihat sahabat nya yang satu ini. Itu memang lah hobby nya memuji diri nya tampan. Tapi memang benar, dia bukan hanya omong kosong tentang tampan nya itu, dia memanv memiliki wajah yang tampan.

__ADS_1


"Rin, 6 tahun aku gak pulang. Bagai mana keadaan keluarga mu sekarang". Kata Doni berubah serius.


"Tidak banyak yang berubah Don, hanya saja sekarang mama ku sudah menikah". Kata Mela.


"Oh,, bagus dong Mel. Bukan kah kamu ingin mama mu ada yang menjaga nya kan di hari tua nya." kata Doni.


"Iya,,, aku senang. Papa juga baik dengan ku". Kata nya. Tapi di mata nya ia merasa sedih.


Doni teman nya dari kecil sangat tahu apa yang ia sembunyi kan. Meski pun Mela tidak mengata kan setiap kesedihan yang ia rasa kan, tapi sahabat nya pasti tahu jika ia sedang sedih.


"Sudah, jangan di ingat lagi. Apa pun yang membuat mu sedih itu, aku yakin akan segera berlalu." kata Doni.


"Kamu tetap sahabat ku yanga dulu Don, aku tidak mengata kan jika aku sedih. Tapi kenapa kamu bilang begitu pada ku". Kata Mela.


"Aku sahabat yang akan tahu apa yang kamu rasa kan Mel, karna aku bersama mu sejak masih remaja kan. Jadi jangan ragu kan kemampuan ku untum menerawang." kata nya sambil menghibur Mela.


💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐

__ADS_1


Aku minta maaf jika dalam episode ini tidaka kalian sukai dalan bahasa atau cerita yang aku tulis. Karna aku nulis dalam waktu bekerja. Jadi selesai nya lama.


__ADS_2