CINTAMU HANYA UNTUKKU

CINTAMU HANYA UNTUKKU
CINTAMU HANYA UNTUKKU


__ADS_3

BAB 33🌹


Sesampainya mereka di lantai atas pun Kendrick masuk ke dalam ruangannya sembari tersenyum dengan Clara, membuat Santi yang ada di ruangan itu merasa heran, belum panas Clara duduk di kursinya, Santi pun langsung mendekati Clara.


" Kalian sudah ketemu dengan Cliet?"


Clara menganggukan kepalanya.


" Terus kenapa ramah sekali Pak Ken padamu? Seperti orang yang mendapatkan intan berlian yang sangat bermakna sekali." Ucap Santi sembari tersenyum, lagi-lagi Clara hanya membalas Ucapan Santi itu dengan senyum lebarnya.


" Hei Clara jangan senyum aja dong?? Atau jangan-jangan Pak Kenric naksir sama kamu nih?"


" Idih kamu ini mau tau aja urusan orang ya..." Jawab Clara tersenyum.


" Ya iyalah, aku kan juga ingin tahu..."


Clara kemudian menceritakan semuanya pada Santi, karena dia tidak ingin ada yang disembunyikan di kantor ini, terutama agar tidak ada fitnah diantara dirinya dan Kenric. Santi mendengarkan cerita Clara sampai akhir dan dia pun langsung terkejut.


" Benarkah?? So sweet... Ternyata tidak jauh teman kecil kamu, berdekatan dan tidak ada pembatas di antara kalian, Aku senang banget mendengarnya, senangggg banget... Aku pengen seperti kamu memiliki teman kecil yang masih ingat denganku, Tapi sayangnya aku tidak punya teman kecil itu, jangankan teman kecil, teman besar pun aku tidak punya hahaha..."


" Aku kan teman kamu, masa kamu tidak punya teman besar sih..."


" Maksud aku teman besar yang laki-laki..."


" Makanya cari pasangan..." Ucap Clara sembari terkekeh, Mereka pun tertawa bersama-sama, Santi pun kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan pekerjaannya, Begitu juga dengan Clara, dia pun tidak menyangka kalau ternyata Kenric adalah teman kecilnya sejak dulu, dia menghela nafasnya dengan panjang sembari mengeluarkan senyum manisnya di wajahnya.


" Ya Tuhan, teguran yang maha dahsyat yang telah kamu berikan kepadaku saat itu, membuat satu persatu kebahagiaanku mencuat ke permukaan, terima kasih Ya Tuhan, karena Engkau telah memberikan yang terbaik dalam segala masalah yang telah aku hadapi ini, orang-orang yang benar-benar sayang padaku pun mulai bermunculan dan orang-orang yang jahat denganku sudah engkau beri pembalasan yang sangat manis sekali. Dan engkau juga melunakkan hatiku atas segala permasalahan yang pernah aku hadapi, bahkan rasa sakit hati itu hilang seketika. Terima kasih Tuhan, karena Engkau telah membimbing aku dengan masalah yang pernah terjadi." Ucapnya dengan menyunggingkan senyum sekali lagi.


Kemudian dia pun melanjutkan pekerjaannya, Santi berdiri dari duduknya dan dia pun melangkah meninggalkan Clara yang sendirian di ruangan itu, dia menuju ke arah depan karena ada sesuatu yang ingin dia ambil di ruangan yang lain, saat itu dia berpapasan dengan Aira.


Santi yang melihat Aira pun langsung meraih tangan Aira dan membawanya ke arah kursi yang ada tidak jauh dari tempat dia berdiri.

__ADS_1


" Ada apa,? Kenapa kamu menarik aku seperti ini Santi..."


" Aku ada kabar gembira untukmu, sebelum yang bersangkutan mengatakan kepadamu, lebih baik aku yang terlebih dahulu mengatakan denganmu."


" Kabar apa?"


" Kamu tahu nggak, sebenarnya Clara dan pak Ken adalah teman sejak kecil." Santi mengucapkannya itu sangat antusias sekali, namun Aira tidak terkejut dia hanya memberikan senyuman pada Santi.


" Kenapa kamu tidak terkejut Aira? Aku inginnya Kamu orang yang pertama tahu dari aku tentang Clara sebelum Clara memberitahukan padamu."


" Santi, aku sudah tahu lebih dulu."


" Maksud kamu?"


" Karena pak Kenric yang berbicara langsung denganku, kamu tahu kekasihkukan teman sekaligus sahabatnya pak Kenric yang ternyata adalah kakaknya dari Clara, dia sudah menceritakan semuanya pada kekasihku itu, dan ternyata yang diceritakan oleh pak Kenric itu adalah adiknya, sedangkan dia tidak mengetahui kalau adiknya itu adalah teman kecilnya pak Ken."


" Oalah...Aku kok telat ya tahunya." Ucap Santi dengan ekpresinya yang lucu dan imut-imut itu.


" Tapi tidak apa-apa, aku pasti akan terkejut mendengar kamu berbicara, Apa? benarkah?...." Ucap Aira terkekeh.


" Aku memang sengaja tidak memberitahukannya, karena pak Ken sendiri yang akan mencari tahu."


" Aku tuh lihatnya so sweet banget, dia memberikan sebuah kertas ucapan dan mengingatkan Clara di waktu kecilnya, bahkan di dalam tulisan itu pun sangat membuat hati berbunga-bunga."


" Memang ada tulisan apa?"


" Cintamu hanya untukku, Cintaku hanya untukmu, so sweet kan Aira..."


Aira tersenyum bahagia, dia menganggukkan kepalanya."


" Dan yang paling serunya karena sekarang Pak Ken sudah berterus terang pada Clara kalau dia adalah teman semasa kecilnya."

__ADS_1


" Apa? Benarkah?"


" Udah deh Aira, mulai lagi kan becandanya."


" Beneran kok aku tidak tahu San..."


Santi pun menceritakan semuanya pada Aira sampai selesai...


" Syukurlah kalau gitu...."


" Udah ah, kamu ini ngajakin aku ngerumpi aja, aku masih ada pekerjaan yang lain." Ucap Santi terkekeh.


" Santi?? Kamu tuh yang ngajakin ngerumpi." Ucap Aira tertawa.


" Ayo kita lanjut kerja... Aku juga mau mengambil berkas di ruangan Bu Nadia." Ucap Santi sembari meraih tangan Aira.


Kemudian mereka berdiri dari duduknya, Mereka pun berdua melangkah menuju ke arah tempat yang dituju mereka.


Di Ruangan Kendric dia langsung menghubungi kedua orang tuanya untuk mengutarakan keinginannya ingin mempersunting Clara,mendengar ucapan sang anak membuat rasa terkejut kedua orang tuanya itu, tapi disisi lain membuat mereka merasa bahagia.


" Siapa Clara?" Tanya sang Papah.


" Anak dari pak Ferry Antholin pemilik perusahan FA group."


" Anaknya Ferry? FA Group?"


" Benarkah Nak? " Sambung sang Mamah terlihat senang, walaupun mereka tidak melihat dan tidak diperkenalkan sang Anak calon pujaan hatinya itu, namun mereka sangat senang mendengar keinginan dari sang anak tunggal.


" Baiklah Nak, Papah dan Mamah kamu akan berkunjung ketempatnya si Ferry calon mertua kamu itu dan sekaligus calon besan kami." ucap sang Papah.


Dan mereka pun memutuskan sambungan bicaranya dan terlihat rona wajah bahagia terpancar di wajah Kenric.

__ADS_1


" Aku tidak menyangka kalau aku akan segera menikah dengan belahan jiwa masa kecilku, aku sangat bahagia sekali akhirnya aku menemukan gadis impian ku yang sudah menyiksa hari-hari ku beberapa tahun belakangan ini." Ucapnya sembari menghela nafasnya dengan panjang dan melepaskannya seakan tidak ada beban yang menyakitinya.


Kemudian dia pun langsung menghubungi sang sahabat yang tak lain akan menjadi abang iparnya itu, dia juga tidak lupa mengatakan pada Dino kalau dia ingin segera menikahi sang adik,mendengar ucapan Kenric itu Dino nampak senang, tidak lupa juga Ken menceritakan semuanya kalau Clara sudah mengetahui siapa dia sebenarnya dan dengan senang hati juga Clara menerima dia apa adanya, mereka berdua nampak tersenyum bahagia walaupun satu sama lainnya tidak melihat senyum diwajah mereka itu.


__ADS_2