
BAB 35 🌹
Saat pagi menjelang, Mila merasakan kepalanya sangat pusing dia berusaha bangun dan menyandarkan tubuhnya di dinding rumah tersebut, dia melihat kiri dan kanan dia pun bergumam di dalam hatinya.
" Di mana aku?" Karena dia tidak melihat siapapun ada di sampingnya, terlihat dia tidur di tengah rumah sederhana itu, dia tidak mengetahui kalau rumah itu ada rumah miliknya Rere dan keluarganya.
Rere memang sengaja tidak membawa Mila masuk ke dalam kamarnya, karena kamar Rere terlalu sempit.
Rere yang datang dari dapur membawakan segelas teh hangat langsung menegur Mila.
" Syukurlah,kamu sudah bangun Mila, bagaimana tidurmu tadi malam?"
Mila langsung menoleh ke arah suara.
" Rere? Kenapa aku bisa di rumahmu Re?" Tanyanya dengan rasa herannya karena dia tidak menyangka ada dirumah Rere.
Rere tersenyum...
" Mila,lebih baik kamu minum dulu teh hangat ini, biar kamu terasa nyaman."
Mila mengangguk.
" Apa kamu tidak mengingat kejadian tadi malam?"
Terlihat Mila mengingat kejadian yang telah menimpanya, namun tidak sepenuhnya dia mengingatnya.
" Aku hanya ingat saat itu aku menuju ke arah klub malam yang sering kita datangi, aku merasa kesepian saat itu karena kalian tidak ada, aku merasa sendirian makanya aku habiskan malam di klub itu, dengan meminum minuman yang ada di sana, kepalaku berat namun aku sedikit memiliki kesadaran saat aku diajak 2 orang laki-laki yang tidak aku kenal,aku tidak tahu diajak ke mana karena aku tidak mengenal mereka hanya itu yang aku ingat."
" Untung saja aku menemukan kamu, Aku tidak tahu apa yang terjadi, kamu diajak 2 laki-laki itu ke rumah yang tidak berpenghuni, Kamu sempat memanggilku karena sepertinya kamu masih mengingat suaraku, saat itu aku panggil namamu."
__ADS_1
Mila terdiam...
" Kalau kamu sudah merasa nyaman, lebih baik kamu mandi, kamu pakailah pakaianku terlebih dahulu, setelah itu aku akan mengantarkan kamu ke klub itu untuk mengambil kendaraan kamu, setelah itu kamu bisa pulang ke rumahmu sendiri, kalau kamu merasa tidak ingin memakai pakaianku, kamu bisa memakai pakaian kamu itu terlebih dahulu."
Mila hanya menganggukkan kepalanya, dia pun kemudian meneguk teh hangat buatan Rere, ada rasa berdesir di hatinya. Dia pun kemudian bergumam di dalam hatinya lembali.
" Ternyata Rere memang sudah berubah, Rere tidak seperti Rere yang dulu yang selalu terlihat tampil wow, tapi sekarang dia terlihat tampil apa adanya, Aku malu... Karena diantara kami bertiga hanya aku yang tidak bisa berubah. Untung saja tidak terjadi apa-apa padaku malam itu, aku bersalah! orang yang sudah aku benci telah menolongku, jika seandainya Rere tidak ada, Aku tidak tahu apa yang akan terjadi denganku."
Rere kemudian berdiri dari duduknya dan hendak meninggalkan Mila, namun Mila langsung menegurnya.
" Rere tunggu!"
Rere menoleh ke arah Mila, kemudian dia pun duduk kembali.
" Ada apa Mil ?"
" Maafkan Aku."
" Maksud kamu?"
" kamu kenalkan dengan Kenric yang pernah aku kenalkan denganmu di restoran itu?"
" Iya...Ada apa dengan Kenric?"
" Itu adalah orang yang sangat menyayangi Clara."
" Kenapa kamu tahu?"
" Karena sekarang Clara bekerja dan menjadi sekretarisnya."
__ADS_1
Rere mendengar ucapan Mila dia hanya menghela nafasnya dengan pelan, kemudian dia tersenyum.
" Syukurlah, kalau dia memang mendapatkan orang yang terbaik untuknya, Aku merasa bahagia mendengarnya, jujur! Saat itu kamu mengenalkan Kenric padaku, aku ada niat ingin mengambilnya darimu, tapi itu semua tidak terjadi, karena sebelum aku melancarkan aksiku untuk mendapatkan Kenric menjadi milikku, yang maha kuasa sudah menegurku dengan teguran yang maha dahsyat sekali, aku kehilangan kedua orang yang sangat aku sayangi, Ayahku dan Adikku."
Mila menghela nafasnya dengan panjang.
" Sekali lagi maafkan aku ya." Ucapnya, kemudian mendekati Rere dan memeluk sahabatnya itu, karena Rere adalah orang pertama yang dikenalnya sebelum dia mengenal Clara, Rere pun membalas pelukan sahabatnya tersebut, sembari mengusap pundak sahabatnya dengan pelan.
" Lupakanlah masalah itu, mari kita kembali dengan kehidupan yang baru."
" Mungkin setelah ini aku mau pulang ke luar negeri, berkumpul bersama dengan kedua orang tuaku, tapi setelah aku bertemu dengan Clara dan memohon maaf kepadanya, karena di saat dia mendapatkan masalah aku meninggalkannya."
Rere pun menganggukkan kepalanya.
" Lebih baik kamu hubungi aja terlebih dahulu Claranya, karena aku sudah menghubunginya terlebih dahulu dan aku juga sudah meminta maaf kepadanya, atas kesalahan yang telah aku perbuat selama ini dengannya."
" Kamu sudah meminta maaf dengan Clara?"
Rere mengganggukan kepalanya.
" Tapi aku malu untuk menghubunginya."
" Awalnya juga aku malu, tapi karena dorongan ibu yang menyuruh aku untuk menghubunginya kembali, akhirnya dia menjawab panggilanku."
" Lebih baik aku menemuinya di kantor Kenric, kamu bisa kan menemani aku?"
Rere mengangguk.
" Ya udah sekarang kamu mandilah dulu. Setelah itu kita mengambil mobilmu dan kita menuju ke kantornya Clara."
__ADS_1
Mila menganggukkan kepalanya, kemudian berdiri mengikuti langkah Rere untuk membersihkan dirinya.