
"Tetapi apa fungsi dari setiap CAD?" tanya Dennis.
"Perangkat System Viola Specialized Type CAD
memiliki kemampuan mengacau pikiran seseorang dengan gelombang resonansi di setiap alunan nadanya." Emil menjelaskan secara detail satu persatu.
...ilustrasi Viola Specialized Type CAD...
Perangkat Intelligent System Knuckle duster-
Shaped Thought Dioperasikan Specialized Type
CAD Integrasi ( Berbentuk Earphone Wireless dan
Kaca mata ) memiliki kemampuan yang unik. CAD
berbentuk kaca mata memiliki kemampuan untuk
menganalisis setiap gerakan lawan dan tidak
hanya itu dia juga bisa memasuki program lalu
mengendalikannya. Sedangkan earphone Wireless
itu memiliki kemampuan mendengar lawan dari
jarak jauh atau bisa mengambil ahli senjata lawan
lewat suara." sambungnya.
...Ilustrasi Blue Earphone Wireless Sistem Knuckle...
duster-Shaped Thought Type CAD Integrasi
...Ilustrasi Kaca Mata Black Sistem Knuckle duster-...
Shaped Thought Type CAD Integrasi
" Sedangkan Pistol Detonatio Custom" Mist
Dispersion" (High - Speed Specialized Type CAD)
mempunyai kemampuan untuk meledakan sesuai
dengan energi mist dispersion." lanjutnya
menyelesaikan penjelasannya.
...llustrasi Pistol Detonatio Custom " Mist Dispersion...
__ADS_1
"(High - Speed Specialized Type CAD )
"Lalu dimana senjata itu?," tanya Prof. Albert.
"Ditempat yang aman dan hanya sang Terpilih
yang bisa mengambilnya." balas Emil lalu pergi
begitu saja.
Semua terlihat kesal dengan tingkah emil yang tak
jauh berbeda dari kedua anaknya. Dennis pun
merasa kesal dan membenci yang berhubungan
dengan keluarga Emil.
" Dia menyebalkan." umpat Dennis.
"Ada apa denganmu?" tanya Dr. Bobby.
"Ini bukan sifatmu , kau bermasalah dengan
mereka jangan di bawa kesini, " sambungnya.
"Aku hanya tak suka sikapnya saja." balas Dennis.
" Tapi tingkahmu itu terlalu berlebihan." desis
"Tapi, jika apa yang ia katakan benar kita harus
waspada dan jagalah semua keluarga kita." sambungnya.
"Kita harus segera menemukan Senjata itu lebih
dulu." sela Dennis.
"Caranya? Bahkan kita tidak tau lokasinya."
Dr. Bobby menimpali.
"Young." terlintas dalam pikiran Prof. Albert.
Merekapun akhirnya mengakhiri rapat dan
memikirkan cara agar bisa mengatasi masalah ini. Prof. Albert bergegas pulang dan mulai menelpon seseorang segera mungkin dan orang yang ia telpon menjawab.
"Halo." sapa Prof. Albert.
"......"
"Apa info yang kamu dapat?" tanya Prof. Albert.
"....."
"Baiklah, aku mengerti." balas Prof. Albert.
__ADS_1
"Maafkan kakek,tapi kakek harus memanfaatkan
dirimu Young dan ini untuk kepentingan semua
orang." lirihnya dalam hati.
Emil yang sudah bersama dengan Seana sedang
berada di dalam mobil menuju arah pulang. Terlihat raut wajah Emil yang selalu tersenyum
membuat putrinya heran.
"Ayah, kenapa sedari tadi ayah tersenyum saja?"
tanya Seana heran.
"Emmmm....,. sepertinya keadaan akan lebih sulit
bagi Young." ujarnya tanpa menjawab pertanyaan
Seana.
" Ayolah ayah, jangan memberikan teka - teki lagi." rengek Seana penasaran.
"Seana, aku baru tau putriku yang tegas ini bisa
bermanja - manja ke ayahnya. " goda Emil kepada
putrinya itu sambil mengelus rambut Seana.
"Aku ini tuan putri ayah, jadi aku berhak bermanja-
manja dengan ayah yang memberiku tugas yang
bertumpukan." timpal Seana sambil bergelayut
manja di pundak Emil.
"Baiklah, hari ini putri kecil ayah sedang ingin di
manja ya." goda Emil lagi.
"Ayah, aku sudah besar." elak Seana kesal lalu
bangkit dari pundak ayahnya.
"Maafkan ayah, memberimu beban yang berat
karena kau tau sendiri adikmu itu." tutur Emil agak
merasa bersalah.
"Iya ayah , aku mengerti tetapi masih ada hal
aku tak mengerti." timpal Seana.
To Be Continued
__ADS_1