Daivat System

Daivat System
Perangkat CAD Senjata Terintergrasi bag 2


__ADS_3

"Tetapi apa fungsi dari setiap CAD?" tanya Dennis.


"Perangkat System Viola Specialized Type CAD


memiliki kemampuan mengacau pikiran seseorang dengan gelombang resonansi di setiap alunan nadanya." Emil menjelaskan secara detail satu persatu.



...ilustrasi Viola Specialized Type CAD...


Perangkat Intelligent System Knuckle duster-


Shaped Thought Dioperasikan Specialized Type


CAD Integrasi ( Berbentuk Earphone Wireless dan


Kaca mata ) memiliki kemampuan yang unik. CAD


berbentuk kaca mata memiliki kemampuan untuk


menganalisis setiap gerakan lawan dan tidak


hanya itu dia juga bisa memasuki program lalu


mengendalikannya. Sedangkan earphone Wireless


itu memiliki kemampuan mendengar lawan dari


jarak jauh atau bisa mengambil ahli senjata lawan


lewat suara." sambungnya.



...Ilustrasi Blue Earphone Wireless Sistem Knuckle...


duster-Shaped Thought Type CAD Integrasi



...Ilustrasi Kaca Mata Black Sistem Knuckle duster-...


Shaped Thought Type CAD Integrasi


" Sedangkan Pistol Detonatio Custom" Mist


Dispersion" (High - Speed Specialized Type CAD)


mempunyai kemampuan untuk meledakan sesuai


dengan energi mist dispersion." lanjutnya


menyelesaikan penjelasannya.



...llustrasi Pistol Detonatio Custom " Mist Dispersion...

__ADS_1


"(High - Speed Specialized Type CAD )


"Lalu dimana senjata itu?," tanya Prof. Albert.


"Ditempat yang aman dan hanya sang Terpilih


yang bisa mengambilnya." balas Emil lalu pergi


begitu saja.


Semua terlihat kesal dengan tingkah emil yang tak


jauh berbeda dari kedua anaknya. Dennis pun


merasa kesal dan membenci yang berhubungan


dengan keluarga Emil.


" Dia menyebalkan." umpat Dennis.


"Ada apa denganmu?" tanya Dr. Bobby.


"Ini bukan sifatmu , kau bermasalah dengan


mereka jangan di bawa kesini, " sambungnya.


"Aku hanya tak suka sikapnya saja." balas Dennis.


" Tapi tingkahmu itu terlalu berlebihan." desis


"Tapi, jika apa yang ia katakan benar kita harus


waspada dan jagalah semua keluarga kita." sambungnya.


"Kita harus segera menemukan Senjata itu lebih


dulu." sela Dennis.


"Caranya? Bahkan kita tidak tau lokasinya."


Dr. Bobby menimpali.


"Young." terlintas dalam pikiran Prof. Albert.


Merekapun akhirnya mengakhiri rapat dan


memikirkan cara agar bisa mengatasi masalah ini. Prof. Albert bergegas pulang dan mulai menelpon seseorang segera mungkin dan orang yang ia telpon menjawab.


"Halo." sapa Prof. Albert.


"......"


"Apa info yang kamu dapat?" tanya Prof. Albert.


"....."


"Baiklah, aku mengerti." balas Prof. Albert.

__ADS_1


"Maafkan kakek,tapi kakek harus memanfaatkan


dirimu Young dan ini untuk kepentingan semua


orang." lirihnya dalam hati.


Emil yang sudah bersama dengan Seana sedang


berada di dalam mobil menuju arah pulang. Terlihat raut wajah Emil yang selalu tersenyum


membuat putrinya heran.


"Ayah, kenapa sedari tadi ayah tersenyum saja?"


tanya Seana heran.


"Emmmm....,. sepertinya keadaan akan lebih sulit


bagi Young." ujarnya tanpa menjawab pertanyaan


Seana.


" Ayolah ayah, jangan memberikan teka - teki lagi." rengek Seana penasaran.


"Seana, aku baru tau putriku yang tegas ini bisa


bermanja - manja ke ayahnya. " goda Emil kepada


putrinya itu sambil mengelus rambut Seana.


"Aku ini tuan putri ayah, jadi aku berhak bermanja-


manja dengan ayah yang memberiku tugas yang


bertumpukan." timpal Seana sambil bergelayut


manja di pundak Emil.


"Baiklah, hari ini putri kecil ayah sedang ingin di


manja ya." goda Emil lagi.


"Ayah, aku sudah besar." elak Seana kesal lalu


bangkit dari pundak ayahnya.


"Maafkan ayah, memberimu beban yang berat


karena kau tau sendiri adikmu itu." tutur Emil agak


merasa bersalah.


"Iya ayah , aku mengerti tetapi masih ada hal


aku tak mengerti." timpal Seana.


To Be Continued

__ADS_1


__ADS_2