
Youlhan pun dibawa ke dalam kastil tua di hutan di belakang sekolah oleh Emil. Dia di bawa masuk kedalam kastil oleh emil dengan secara paksa.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Emil.
"Youlhan Andryu Cane." sambungnya.
"Aku ingin mengatakan yang sebenarnya." tukas Youlhan singkat.
"You Crazy!" sergah Emil.
"Yes, Aku gila karena terkurung selama bertahun -tahun hanya untuk menjadi tahanan dari Felix." ujarnya dengan emosi menggebu - gebu.
"Untuk apa aku, Young, Felix dan Lucas di ciptakan jika hanya di perlakukan seperti ini." sambungnya kesal meluapkan segala emosinya.
"Sabarlah Youlhan, aku mengerti perasaanmu tetapi apa dayaku karena tak punya kuasa untuk menolong mu." timpal Emil mencoba menenangkan Youlhan.
"Kau tau Felix sangat mencintaimu dan itulah menjadi awal dari Obsesi Felix dan terciptanya penderitaanmu." sambung Emil.
"Aku sudah lelah." ujar Youlhan.
"Bantulah aku agar Felix tak menemukanku." lanjut Youlhan meminta bantuan.
"Apa kau tak bisa membantuku Emil?" tanya Youlhan.
"Tolonglah aku." sambungnya berharap.
"Maafkan aku, aku tak bisa dan kembalilah ke rumah Felix." balas Emil meminta maaf.
"Panggil aku paman, aku lebih tua darimu." tukas
Emil.
"Baiklah paman, kau menyuruhku kembali ke neraka itu dan itu tidak akan pernah terjadi." timpal Youlhan menolak.
"Jangan gegabah Youlhan, apa kau ingin bila ayahku yang turun maka kau akan lebih menderita lagi." sergah Emil.
__ADS_1
"Kembalilah, dan memohon ampunan dari
Albgraham serta Felix." pinta Emil.
"Aku tak mau dan lebih baik jika ayahmu yang datang." Tukas Youlhan menolak kembali ke rumah Albgraham.
"Kau bodoh." umpat Emil.
"Biarlah aku memang bodoh." sela Youlhan santai.
"Jika dia tidak ingin kembali biarkan saja." timpal
Prof. Albert yang baru datang bersama yang lain.
"Tetapi." ujar Emil terpotong oleh Dr. Bobby.
"Urusan ayahmu biar kami yang urus lagipula ia hanya sebuah program bukan dari tubuh ayahmu yang sebenarnya." balas Dr. Bobby.
"Baiklah, lalu dimana ia tinggal?" Emil mengalah dan bertanya lagi.
"Ia bisa tinggal di kastil ini." balas Prof. Albert.
"Baiklah, tetapi sampai kapan kita menyembunyikannya?" tanya Youlhan.
"Sampai cucuku Young berhasil mendapatkan CAD senjata terintergrasi itu," balas Prof. Albert.
"Baiklah, tetapi apa kalian mengetahui segalanya?" tanya Youlhan merasa binggung.
"Tentu kami tau, karena kami semua bersama Prof. Antonius, Albgraham yang menciptakan kalian berempat kau, Young, Lucas dan Felix." balas Dennis menjelaskan semuanya.
"Kalian pendiri Bridwraltrent City." tukas Youlhan.
"Iya, kami yang membuat kota ini dengan tujuan menciptakan perdamaian namum semua berubah karena Albgraham." timpal Dennis menjawab.
"Tetapi, aku pikir kalian ..."ujar Youlhan
__ADS_1
terpotong oleh Dr. Bobby.
"Youlhan, kau pasti binggung sebenarnya kami berempat termasuk Emil adalah manusia ciptaan dari Prof. Antonius." tutur Dr. Bobby.
"Ia menyelamatkan kami berempat saat terkena ledakan bom nuklir Biozenitocin dan menjadikan kami manusia buatan generasi pertama. Emil serta yang lain adalah generasi kedua dan kau dengan
yang lain adalah generasi yang terakhir," timpal Prof. Albert.
"Hanya Prof. Antonius dan Albgraham yang murni manusia." sambungnya.
"Kalian berempat adalah pilar utama dalam kota ini yaitu Auror ( Felix), Lucifer (Young), Ashley (Youlhan) dan Ariel (Lucas ). Kau dan Young adalah Vampire sedangkan Felix serta Lucas adalah werewolf itulah faktanya." timpal Dennis.
"Sebenarnya, di luar kota ini ada sebuah kota yang berisi manusia murni dan mereka terjebak dalam masalah yang besar. Kekurangan pangan dan gizi
serta tempat tinggal yang masih terkontaminasi oleh nuklir Biozenitocin . Karena Prof. Antonius berniat menciptakan sebuah tempat yang indah
dengan kedamaian dan kesejahteraan. Awalnya berjalan mulus tetapi karena albgraham semua jadi kacau oleh karena itu prof antonius meminta bantuan kami untuk mengelola kota ini." tutur
Dr. Bobby menjelaskan semuanya.
Albgraham memang sangatlah ambisius di tambah dengan bergabungnya lucas serta felix." tukas Youlhan.
"Bagaimana dengan dirimu, Youlhan?," tanya Emil.
"Maksudmu ?" tanya balik Youlhan.
"Kehidupanmu bersama Felix." timpal Dennis.
"Ya tuhan, apa harus aku ceritakan padahal kalian tau apa saja yang terjadi kepadaku." ujar Youlhan kesal.
"Kau sudah menikah dengannya ?" tanya Emil.
"Ck ... menikah, baginya aku cuma seorang ****** yang harus melayaninya di ranjangnya " runtuknya kesal dengan pernyataan Emil.
"Sudahlah, sekarang kau sudah bebas jadi lupakan masa lalu." ujar Dennis.
__ADS_1
"Baiklah." balas Youlhan.
To Be Continued