
Kara tersenyum dan mulai memeluk erat Nikki sehingga mereka hampir saja terjatuh.
"Maaf dan terima kasih." sesal Kara.
"Tidak apa - apa, aku mengerti alasanmu dan sekarang beritahu padaku apa rencanamu saat ini?" tanya Nikki.
Kara hanya tersenyum dan mulai membisikkan sesuatu ke telinga Nikki yang membuatnya sangat kaget.
"Kau yakin?" tanya Nikki ragu.
"Iya." balas Kara singkat.
"Apa Rhea tau soal ini?" tanya Nikki lagi.
"Iya Nikki." balas Kara.
"Wahhhhh.., kalian berdua memang hebat ya." pekik Nikki kagum dan sangat terkejut.
"Ia sudah tau dan sudah melakukan rencana yang aku buat. Bahkan ia juga sudah memberikan kesetiaannya padaku juga." timpal Kara.
"Dia begitu setia padamu dan rela melakukan apapun untukmu walaupun secara tidak langsung kau memanfaatkan dirinya." sela Nikki.
"Aku tau maka dari itu bisakah kau menjadi yang kedua di sisiku dan Rhea yang akan menjadi yang pertama di hatiku?" pinta Kara.
"Tentu saja, dia sangat tulus padamu dan asalkan kau tidak meninggalkan diriku saja." jawab Nikki tegas.
Cup
"Aku berjanji tidak akan melepaskan dan meninggalkan dirimu kecuali kau yang memilih berpisah dariku." janji Kara.
"Aku percaya." sahut Nikki sambil memeluk Kara.
"Bagaimana kau ikut?" ajak Kara.
"Tentu, aku ikut tetapi bagaimanapun dengan bang Joe?" tanya Nikki.
"Aku yang akan meyakinkannya. " balas Kara.
__ADS_1
"Baiklah, seterah padamu saja." ujar Nikki
pasrah.
Setelah itu mereka menghabiskan waktu bersama saling berpelukan dan tidur bersama. Di sisi lain terdengar bunyi notifikasi baru dari sistem.
...Tring!...
...[ Host Sistem akan melakukan upgrade dan waktunya sangat lama ]...
...----------------...
Pagi hari telah tiba dan Kara sudah mendapatkan apa yang ia minta pada Emil.
"Kau yakin akan pergi dengan kelompok yang kau buat?" tanya Emil.
"Iya paman." balas Kara.
Emil agak ragu melihat susunan anggota yang Kara buat dan anggota yang terpilih adalah Kara, Hyun, Hyena, Rhea, Nikki, Keith, Charlo, Ann, Dee dan Alexa. Permasalah utama adalah hubungan Keith dan Kara yang seperti kucing dan tikus saling berdebat.
"Tenang paman, aku akan mengawasi mereka terutama Keith dan Kara." ujar Dee.
Jonathan yang baru datang bersama Seana dan Youlhan menghampiri mereka. "Kau sedang apa disini?" tanya Emil heran melihat putrinya itu.
"Aku akan ikut bersama Joe dan Kara berserta yang lain." balas Seana.
"Aku pun." ujar Youlhan sebelum Emil bertanya.
"Baiklah."
"Hati-hati kalian di jalan dan Youlhan jangan bertingkah." Emil memperingati Youlhan.
"Iya paman." balas Youlhan.
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan dan akhirnya sampai di tempat tujuan. Youlhan mendekati Kara sebelum ia turun dari bus dan memakaikan sebuah kalung ke leher Kara.
"Itu kalung Infinity Burst Tone buat melindungi dirimu bunny." papar Youlhan sebelum Kara bertanya.
__ADS_1
"Terima kasih." balas Kara lalu segera turun dari Bus di ikuti Youlhan di belakang.
Mereka segera memasuki lab dan menuju lantai basement tanpa kendala.
"Bukankah aneh tidak ada jebakan selama kita masuk?" tanya Dee tiba-tiba.
"Benar apa kata bang Dee dan ini sangat aneh." sahut Hyun.
"Itu wajar karena Grandpa mendesain sistem keamanan yang canggih dan Hanay kita keturunannya yang bisa memasuki lab dengan aman. Percayalah." timpal Seana menjawab.
Akhirnya mereka sampai di sebuah pintu yang merupakan tempat dimana Perangkat CAD Senjata Terintergrasi Infinity Burst Stone tersimpan.
"Ini Save rubik yang di buat oleh Grandpa dan taruh tanganmu di sana." pinta Jonathan.
Kara segera menaruh tangannya di panel kunci pengenalan dan akhirnya pintu terbuka. Terlihat sebuah labirin yang mengelilingi ruangan. Sebelum ada yang berbicara sebuah kotak muncul di hadapan mereka dan saat mereka membukanya terkejut.
" Ini....." ujar Charlo terpotong oleh Youlhan.
"Perangkat CAD Senjata Terintergrasi Infinity Burst Stone." potong Youlhan.
Kara mengambil semua CAD dan dirinya sudah terverifikasi dan bisa mengunakan CAD itu.
"Akhirnya selesai juga." ujar Charlo senang.
Hyun terlihat terdiam dan menatap ke arah kesekeliling ruangan. "Ada apa?" tanya Alexa.
"Dimana Rhea?" tanay Hyun.
"Bukannya dia ada di belakang dari tadi." jawab Keith.
Sebelum Kara berbicara muncullah Rhea bersama orang yang tak ingin mereka lihat.
"Albgraham." pekik Hyun dan Kara berbarengan.
"Loe.... pengkhianat Rhea." sarkas Hyun geram.
Sedangkan, Rhea hanya menampilkan senyuman manisnya dan Kara diam-diam tersenyum penuh misteri. Di sisi lain, Nikki hanya diam dan berpikir sejenak."Cih! Kalian pandai sekali bermain."
__ADS_1
Apakah yang terjadi sebenarnya?
To Be Continued