
"Apa yang akan kau lakukan padanya?" tanya
Seana agak kesal.
"Itu urusanku." tukas Prof. Albert.
"Mungkin seperti biasa ia akan mengurung young
kembali seperti hewan peliharaannya." timpal
Jonathan. Menyindir.
"Kau ...." geram Prof. Albert.
"Ayolah Prof. Albert, aku sangat mengenal kau dan
keluargamu itu bahkan perlakuan buruk kalian
terhadap Young." ujar Jonathan dengan wajah
mengejek.
"Bagi kalian Young hanyalah alat atau di bilang
senjata rahasia kalian." sambungnya.
"Itu yang ia rasakan selama ini bahkan kesalahan apapun yang ia buat kau pasti memberinya hukuman yang berat. " tambahnya.
"Maksudmu apa?" tanya Dennis.
"Cih! anda bisa tanyakan langsung kepadanya." decih Jonathan lalu pergi meninggalkan semuanya bersama Seana.
Di keluarga Leonard, Kara tidak mempunyai hak untuk hidupnya sendiri. Kara hanya diperbolehkan mengikuti semua aturan yang di buat sang kakek dan tak boleh memberontak sama sekali. Kara pernah mencoba memberontak namun pada akhirnya ia harus menerima nasib terburuknya
yaitu di kurung di paviliun mansion selama 1 tahun sebagai hukuman pemberontakannya. Bahkan selama itu ia harus menerima perlakuan yang tidak menyenangkan yaitu ingatannya di manipulasi dan ia di jadikan pelayan oleh keluarganya sendiri. Setiap kesalahan yang ia buat sekecil apapun akan mendapat hukuman yang berat. Selama ini tak ada yang mampu dan berani
menentang keputusan Prof. Albert karena
keputusannya adalah mutlak terutama untuk Kara.
Sore Pun telah tiba Kara sedari tadi terdiam di
dalam kamarnya memikirkan apa yang akan ia
terima karena gagal dalam misi. Kara memahami
sifat kakeknya itu dan selama ini ia sudah banyak
menerima perlakuan tak adil darinya. Prof albert
begitu keras kepada Young sehingga kesalahan
apapun yang young buat ia akan menerima
hukuman yang berat dari kakeknya itu. Tamparan
bahkan cambukan sudah pernah ia rasakan saat
pemberontakan yang ia lakukan 1 tahun yang lalu
setelah beberapa tahun ibundanya meninggal.
Namun saat hendak mengenangnya Kara
__ADS_1
mendengar suara wanita yang sangat mirip
dengan suara ibundanya. Kara pun mengikuti arah
suara itu dan tiba - tiba ada yang memukul tengkuk Kara dari belakang lalu ia pingsan seketika.
"Bawa dia." ujar seseorang yang memukulnya
tadi.
"Baik tuan." balas dua orang yang bersamanya.
Sebelum membawanya ia mengikat tangan dan
kaki Kara dengan kencang dan tidak lupa
menutup mulut Kara dengan kain. Mereka
membawanya ke sebuah portal dan menghilang.
Sesampainya di tempat yang ia tuju ia meminta
anak buahnya menyeret tubuh Kara dan membuatnya berlutut.
"Ayah, lihat hadiah apa yang aku bawa untukmu." ujar orang yang memerintah yang tak lain adalah Lucas putra Albgraham.
Albgraham yang sedang turun tersenyum melihat
apa yang di bawakan oleh putranya.
"Lucas putraku, terima kasih atas hadiah yang kau bawakan karena aku sangat menyukainya. " ujar Albgraham.
Albgraham mengeluarkan sebuah kotak hitam lalu
...Necklet Griffin Type CAD Specialized...
...----------------...
"Apa itu ayah?" tanya Lucas.
"Dia sangat berbahaya jadi aku membuatnya
menjadi tak berdaya dengan mengunci sihir ability
element miliknya dengan CAD Itu." balas
Albgraham sambil memakaikannya ke leher Kara.
"Sekarang bawa budak kita ke ruang tahanan sekarang." perintah Albgraham.
"Baik tuan." jawab anak buahnya membawa Kara ke ruang bawah tanah.
"Jangan lupa ikat dia kencang agar tidak kabur dan barulah aku akan membalas dendam padanya." titah Albgraham.
......................
Ditempat lain, Emil tergesa - gesa saat mendapat
pesan singkat pagi ini. Dengan langkah terburu -
buru ia mencari kedua anaknya di akademi. Emil pun menemukan mereka bersama para murid serta guru dan para dewan parlement serta clans master theurgist dan Knight.
__ADS_1
"Ayah, ada apa?"
" Kenapa wajah ayah terlihat gusar?" tanya Seana saat melihat ayahnya datang.
"Dimana Young?" hanya kata itu yang terlontar dari mulutnya.
"Young." ulang Seana sambil menatap satu-persatu murid namun ia tidak menemukan Kara sama sekali.
"Ann, dimana Kara?" tanya Dee karena ia tau Ann satu asrama dengan adik sepupunya itu.
"Aku gak tau bang, karena aku pikir ia sudah di sini
soalnya tadi aku ke kamarnya dan dia sudah tidak ada." balas Ann menjelaskan.
"Damn it! " umpat Emil kesal.
"Aku kecolongan dan mereka sepertinya mengetahui segalanya. " sambungnya.
Prof. Albert yang sedari tadi diam mulai berjalan dan menghampiri Emil di ikuti yang lain.
"Ada apa denganmu Emil?" tanya Prof. Albert.
"Aku mengkhawatirkan Young." balasnya.
"Kenapa dengan Young?" tanya Castor.
"Sejak kapan kau peduli pada Young." cibir
Jonathan.
"Kau ..... " erang Castor di potong oleh Emil.
"Bisakah kalian tenang sedikit karena kondisi saat ini rumit dan masalah yang serius terjadi saat ini. " timpal Emil memotong ucapan Castor.
"Masalahnya sekarang Young di culik Albgraham." lanjutnya.
"Apa!" pekik semua orang kaget.
"Ini masalah yang sangat serius jika Young di tangan mereka maka dunia bisa hancur. " tukas Emil.
"Maksudmu apa?" tanya Dennis.
"CAD senjata terintergrasi itu ayahku ciptakan
khusus untuk Young karena spesialis sihir milik
Young yang khusus dan berbeda. Jadi, walaupun
kalian mencarinya CAD itu tak akan muncul
sampai sang pemilik datang. " jelas Emil menjawab pertanyaan dari Dennis.
"Jadi, maksudmu pencarian ini bergantung pada
Young." timpal Dr. Bobby.
"Iya, itulah yang sebenarnya dan aku takut mereka
menyiksa Young." ujar Emil binggung.
"Young bukan anak yang lemah jadi tenanglah
baginya siksaan apapun ia bisa tahan dan terima." timpal Prof. Albert.
__ADS_1
To Be Continued