Darkness System

Darkness System
Chapter. 11 Serigala darah


__ADS_3

Rei yang sedang istirahat sontak berdiri, Misa dan Stella yang tidak tahu apa apapun kebingungan.


Rei segera menerima misi itu tanpa ragu.


"Ada apa Rei ?" Stella ikut berdiri, di susul dengan Misa.


"Aku merasakan ada bahaya, kalian ikuti aku"


Rei membawa Misa dan Stella mundur, kemudian dilihatnya sebuah pohon yang lebih besar daripada pohon di sekitarnya, Rei membawa Misa dan Stella naik ke pohon besar itu.


"Kalian diam disini, aku akan turun" Rei bersiap turun kembali, tapi Misa memegang tangan Rei yang membuatnya berhenti sejenak


"Ada apa Rei ? Apa kamu akan bertarung ? Kalau begitu, kita akan bertarung bersama"


Stella pun setuju dengan perkataan kakak nya dan menganggukan kepalanya, tapi Rei tidak mau mereka terlibat apalagi ini adalah misi paling sulit yang pernah ia terima.


Rei tidak bisa menjamin mereka akan baik baik saja jika ikut bertarung dengannya, jadi Rei memutuskan untuk membawa mereka ke atas pohon.


"Tidak, ini berbahaya. Aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian jika kalian ikut bertarung" Rei langsung turun.


Betapa terkejutnya Misa dan Stella melihat segerombolan Serigala darah berlari kearah mereka, apalagi Serigala darah ini ada di tingkat merah.


Tapi, kalau begitu bukankah Rei akan dalam bahaya jika melawannya sendiri ?


Disisi lain mereka mengerti, jika mereka ikut bertarung mereka hanya akan menjadi beban bagi Rei

__ADS_1


"Kakak, apa sebaiknya kita kembali dan meminta pertolongan ke keluarga Rei ?" Wajah Stella mulai cemas


Misa mencoba menenangkan dirinya terlebih dahulu


"Tidak, kita akan disini menemani Rei, jika dia dalam bahaya kita harus segera menolongnya"


Stella hanya mengangguk


"Kemarilah Serigala Serigala bodoh"


Rei memegang senjatanya dan memanggil para pelayan setianya


Melihat para bayangan hitam muncul Misa dan Stella terheran, siapa mereka ? Apa mereka ada dipihak Rei ? Sepertinya begitu.


"Hohoho… Terima kasih sudah memberikan saya kesempatan untuk bertarung bersamamu tuan"


"Baiklah, serang mereka…!!" Rei langsung maju diikuti dengan Geas dan pak tua Kian, sedangkan Elsa mundur dan menaiki pohon dan Gill hanya berdiri tak bergerak mulai merapal mantra mantra nya.


Pertarungan terjadi, setengah jam berlalu, tak terasa Rei sudah membunuh kawanan Serigala darah


Rei sempat keheranan, tapi dia tersadar kembali mungkin itu karena semua pelayan setianya sudah mencapai Lv. 2 dan juga sudah di bekali senjata dan artefak masing masing.


Kecuali pak tua Kian, menurutnya dia sudah kuat bahkan tanpa bantuan artefak karena dia berada di tingkat ungu.


[Selamat… Geas naik Lv 2 \=> 4]

__ADS_1


[Selamat… Gill naik Lv 2 \=> 4]


[Selamat… Elsa naik Lv 2 \=> 4]


[Selamat… Kian naik Lv 1 \=> 2]


[Selamat… Tuan telah menyelesaikan misi]


[Hadiah : 2 kotak misteri ungu di terima]


[Buka Y / N]


[Hadiah : 1 kotak misteri emas di terima]


[Buka Y / N]


[Hadiah : 10.000 point diterima]


Mungkin karena beda tingkatan, Kian menjadi lebih sulit untuk naik level


Setelah pertarungan berakhir, Misa dan Stella turun kebawah dan tanpa sadar langsung memeluk Rei.


Begitu banyak pertanyaan keluar dari kepanikan Misa dan Stella, Apa kamu baik baik saja Rei ? Apa ada yang terluka ? dan masih banyak lainnya sampai membuat Rei kebingungan.


"A-aku baik baik saja, bisakah kalian melepaskan ini ? A-aku kesulitan bernapas"

__ADS_1


Misa dan Stella tersadar kemuadian langsung melepaskan pelukannya dari Rei, bahkan mereka tidak sadar mereka memeluk Rei.


Wajah mereka memerah, tapi itu malah membuat Rei tertawa karena tingkah lucu mereka.


__ADS_2