Darkness System

Darkness System
Chapter. 27 Menara iblis 2


__ADS_3

Setelah Rei membangkitkan boss pertama menara iblis, dia melanjutkan perjalanannya ke lantai 41


Kali ini, hanya dengan bertambahnya 1 pasukan bayangan Rei merasa dia memiliki kekuatan setara 5.000 pasukan bayangan. Rei sangat terbantu dengan ini


Tapi tetap saja, setiap naik lantai maka naik pula kemampuan para iblis ini


Rei sebenarnya cukup kesal dengan ini, tapi disisi lain ini juga membantu Rei untuk mendapatkan pasukan yang berkualitas


Kali ini Rei membutuhkan waktu 3 tahun untuk sampai di boss kedua menara iblis. Sebelum melawannya dia memutuskan untuk beristirahat sejenak


"Apa ada berita terbaru tentang kakak ku ?"


"Ya tuan, aku telah mengikuti laki laki tidak baik ini untuk beberapa waktu. Ternyata dia sebenarnya hanya dimanfaatkan oleh putri Violet, pangeran keenam juga mengizinkan laki laki ini mendekati putri Violet dengan syarat mendapatkan bisnis keluarga Albert"


"Nanti malam akan ada sebuah pesta diakademi, sebenarnya itu sudah diatur oleh pangeran keenam untuk menjebak nona Jeni. Pangeran keenam berencana untuk membuat nona Jeni dan laki laki ini berhubungan dan membuat nona Jeni hamil…"


"Itu supaya dia secepatnya menikahi nona Jeni dan mengambil alih bisnis keluarga Albert "


"Rupanya mereka semakin berani kepada keluargaku !" Ucap Rei yang geram


"Kamu bawa seratus pasukan lagi, lindungi kakakku. Dan juga buat kakakku sadar kalau laki laki ini tidak baik untuknya"


"Baik tuan"


"Satu lagi, buat laki laki ini berhubungan dengan sijalang Violet"


"Kalau begitu saya akan pergi dulu…"


"Aku akan mengikuti permainanmu, pangeran" Gumam Rei dengan senyum tipisnya


"Baiklah, kita akan pergi ke boss kedua menara iblis"


Rei berjalan dan membuka pintu lantai 70


[Peringatan…!]


[Terdeteksi 1 naga iblis]


[Misi : Bunuh musuh yang terdeteksi]


[Hadiah : 5 kotak misteri emas]


[Hadiah : 100.000 point]


[Terima Y / N]


Hadiah yang diberikan sistem semakin membuat Rei tertarik


"Tak kusangka naga ini seperti yang ada dikomik yang kubaca dulu"


Sosok naga yang sangat besar dengan aura yang sangat menakutkan, itu membuat Rei semakin terasa kecil


"Sial…!! Naga ini membuatku merinding…" Ucap Rei sambil tersenyum


Tanpa berlama lama Rei dan pasukannya menyerbu naga itu


Naga ini memiliki 2 perpaduan elemen, api dan es. Dia menyemburkan api disisi kanan dan es disisi kiri


Rei tak yakin jika dengan dirinya yang dulu apa dia masih bisa bertahan sampai sejauh ini, tapi berkat evolusi senjata dan sihirnya Rei memiliki kemampuan untuk bertarung melawan lawan yang sangat kuat


Pertempuran berlangsung sangat lama, Rei beberapa kali menelan pil stamina yang ada dicincin penyimpanan nya



*Di akademi

__ADS_1


"Sayang… Apa kamu sudah siap ?" Ucap seorang lelaki


Jeni keluar dari kamarnya "Ya aku sudah siap"


Dengan gaun putihnya membuat siapapun yang melihatnya akan merasa ingin memiliki nya


"Ada apa kevin ? Kenapa melihatku seperti itu ?"


"Kamu begitu cantik sayang…" Ucap Kevin dengan nada manja dan membelai rambut Jeni


Tapi Jeni langsung menepisnya


"Ayo, pestanya akan segera dimulai" Jeni mengalihkan pembicaraan


"Apa semuanya sudah siap ?" Tanya kevin kepada seorang pelayan


"Sudah tuan, anda dapat melakukannya kapanpun"


Kevin hanya tersenyum kemudian berjalan menyusul Jeni


Pesta berlangsung dengan sangat meriah. Semua orang tertawa dan berdansa, tapi tidak dengan Jeni


Jeni berada dibalkon memandang langit yang penuh bintang


Kevin mendekati Jeni sambil membawa sebotol minuman dan gelas


"Kenapa sayang, apa ada yang membuat terganggu ?"


"Tidak ada. Hanya saja aku rindu dengan adikku, aku tak tahu bagaimana keadaannya sekarang dan dimana dia sekarang tapi aku selalu berharap dia dapat menikmati hidupnya"


"Sudahlah aku yakin dia akan baik baik saja. Cobalah segelas anggur ini, ini akan membuatmu lebih relaks" Kevin menyodorkan satu gelas berisi anggur


"Tidak, aku tidak bisa minum"


"Ayolah ini akan membuatmu lebih nyaman. Minumlah satu gelas oke ?"


Seketika badannya terasa pusing dan panas, dia tidak bisa bergerak. Tubuhnya lemas tak berdaya


Kevin kemudian membawanya ke salah satu kamar dan melemparkan Jeni ke tempat tidur


"Malam ini kamu milikku sayang" Ucap Kevin sambil membelai rambut Jeni


"Tidak Kevin, jangan lakukan ini… Kumohon"


"Hoh ? Kamu tak bisa memohonnya sekarang sayang"


Kevin mulai merobek gaun putih Jeni. Jeni terus memberontak dan teriak meminta pertolongan, tapi itu percuma ini adalah bagian dari rencana busuk Kevin


Ini waktunya pasukan bayangan Rei menampakkan wujud mereka. Seketika 3 pasukan Rei langsung muncul


"Si-siapa kalian ?!" Tanya Kevin ketakutan


Kemudian salah satu dari pasukan Rei membawa Kevin ke putri Violet yang berada di sebelah kamar tadi


Putri Violet terlihat sudah mabuk berat. Dia melemparkan Kevin ke putri Violet, dan secara ganas mereka langsung bermain tanpa sadar


"Si-siapa kamu?"


"Tenang saja nona Jeni, aku diperintahkan tuan Rei untuk melindungimu" Jawab salah satu pasukan itu


"Rei…? Apa Rei ada disini ?"


"Tidak, tuan Rei sedang ada urusan. Jadi dia memintaku untuk menjagamu sementara waktu"


Kemudian salah satu pasukan itu memberikan pil penawar agar Jeni tidak kehilangan kendali

__ADS_1


"Sekarang nona sudah aman. Sebaiknya nona kembali keasrama, kami akan melindungi nona dari balik bayangan" Pasukan Rei mulai menghilang


Benar juga yang dikatakan nya tadi, tak aman jika terus berada disini. Jeni kemudian keluar dan pergi dari pesta itu



*Sementara itu


"Hah…hah…"


"Akhirnya selesai juga… Empat bulan untuk mengalahkan seekor naga, naga ini jelas bukan sesuatu yang bisa dilawan oleh manusia !" Rei terlihat sangat kelelahan


[Selamat… Tuan telah menyelesaikan misi]


[Hadiah : 5 kotak misteri emas di terima]


[Buka Y / N]


[Hadiah : 100.000 point diterima]


Rei langsung ambruk begitu sistem menampilkan hadiah misinya


"Ini adalah pengalaman terbaik selama 1.000 tahun aku hidup" Alex mendekat dan duduk di dekat Rei


"Ternyata cerita nenek moyangku benar benar nyata"


"Apa maksudmu Alex ?" Rei hanya menolehkan wajahnya


"Ras kami memiliki satu cerita mitos yang diturunkan turun temurun. Sebenarnya aku tak peduli karena aku tahu itu hanya sebuah mitos…"


"Tapi sekarang aku telah menyaksikannya sendiri. Cerita itu bukan mitos"


"Hei hei apa maksudmu ? Mitos apa yang kau maksud ?" Rei mulai terbangkit dari rebahnya


"Akan ada satu manusia yang bahkan dewa tak mau menjadi musuhnya" Ucap Alex singkat


"Dan itu adalah kamu tuan Rei" Tambahnya


"Apa aku sehebat itu ?"


"Kamu mungkin tak menyadarinya, tapi begitu kamu keluar dari sini kamu akan tahu sehebat apa dirimu. Itu bahkan membuat para raja bisa gemetar"


Rei tak meladeninya. Rei berjalan menuju mayat naga itu dan membangkitkannya


"Kira kira sekuat apa boss terakhir dari menara iblis ini" Gumam Rei dalam hati


Setelah istirahat beberapa hari Rei kembali melanjutkan perjalanannya


30 lantai tersisa, tapi Rei merasa kekuatan iblis ini meningkat dengan sangat tajam. Mereka jadi lebih kuat dan bisa bekerja sama dengan baik


Ditengah pertarungan, Rei seperti melupakan sesuatu…


"Sial… !!Aku lupa belum mencoba jurus pemakan jiwa ini" Ucap Rei sambil menepuk jidat


Kemudian Rei menangkap salah satu iblis


"Matilah…" Iblis itu langsung hilang hanya menyisakan tulang


Dengan ini lebih menghemat waktu Rei. bahkan iblis di lantai 71 pun mati oleh jurus ini



Setelah kejadian dipesta itu Jeni menjauhi Kevin, tapi Kevin tak membiarkannya begitu saja, dia selalu memohon maaf kepada Jeni dan solah olah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Beberapa bulan berlalu akhirnya Jeni mau memaafkan Kevin dan mereka dekat kembali


Putri Violet juga sangat dendam dengan Jeni. Karenanya dia kehilangan kesuciannya, walaupun putri Violet tidak hamil dia terus memberikan teror kepada Jeni

__ADS_1


Tapi semua yang dilakukannya percuma, pasukan bayangan Rei melindungi Jeni dengan sangat baik


__ADS_2