
Hari hari berlalu seperti biasa, sudah 1 minggu sejak Rei membantai para penganggu itu. Tentu saja banyak orang yang mencurigai Rei, tapi mereka tak punya bukti kuat untuk menuduh Rei.
Hari ini semua siswa akan memasuki dungeon, termasuk Rei
…
"Pehatian anak anak…!! Sekarang kita akan memasuki dungeon, kalian akan dibagi menjadi 3 tim untuk memasuki dungeon" Seorang instruktur kemudian membagikan tim
Rei satu tim dengan putri pangeran ke 6, Rosa dan lainnya. Tim mereka berjumlah 10 orang
"Kalian ikuti aku, dungeon kita sedikit lebih jauh jadi jangan tertinggal"
Rei dan yang lainnya mengikuti instruktur dari belakang
…
"Ini dia dungeonnya, kalian boleh masuk sekarang tapi ingat untuk mengutamakan keselamatan"
Semua orang masuk kecuali Rei, perhatian Rei teralihkan oleh sistem
[Tuan, dungeon ini tidak sederhana. Dungeon ini sebenarnya bukan tingkat merah, ini adalah dungeon tingkat emas]
"Apa…!!? Itu akan bahaya bagi mereka"
[Ya tuan, tapi tenang saja tuan tidak akan kesulitan di dungeon ini]
Rei khawatir akan ada korban jiwa dalam dungeon kali ini
"Instruktur, aku rasa dungeon ini sedikit berbahaya…"
"Sebaiknya panggil mereka kembali keluar"
Instruktur tak percaya dengan ucapan Rei, dia menganggap Rei yang terlalu takut memasuki dungeon
"Apa kamu takut untuk masuk dungeon ? Kalau begitu silahkan kembali keakademi, aku tidak akan memberimu nilai"
Rei sedikit kesal dengan ucapannya, tapi kalau Rei tidak masuk mereka mungkin akan dalam bahaya
__ADS_1
Dengan kesal akhirnya Rei memasuki dungeon
Rei sedikit terkejut, didungeon ini tidak ada satupun monster yang terlihat
"Kenapa kau sangat lama Rei ?" Tanya Rosa kepada Rei
"Tidak apa apa"
"Dia pasti ketakutan masuk dungeon, dia hanya sampah keluarga Albert" Ucap putri pangeran ke 6 dengan wajah mengejek ke Rei
Rosa langsung membela Rei
"Jangan begitu Vio, mungkin dia ada sedikit urusan"
"Kupikir benar apa kata putri Violet, Rei pasti ketakutan dengan dungeon ini"
"Dungeon ini berbahaya untuk kalian, sebaiknya kita kembali saja" Ucap Rei dengan tenang
"Lihat ? Sudah jelas dia ketakutan" Violet kembali mengejek Rei
Rosa juga tak percaya kepada Rei
Percuma bagi Rei mencoba menghentikan mereka, Rei mengikuti mereka
Sepanjang perjalanan tak ada satu monsterpun, hingga mereka sampai didepan gua yang sangat besar
"Kupikir ini adalah tempat bossnya, ayo kita masuk" Seorang lelaki berjalan memimpin didepan
Gua ini sangat gelap dan sangat hening, hingga sesuatu mengerikan terjadi
Lelaki yang memimpin jalan berteriak sangat keras
**A**arrghhh*
Semuanya ketakutan, Rei sudah menduga ini akan terjadi
Rosa mencoba untuk tenang dan menggunakan sihir apinya untuk menerangi sekitar
__ADS_1
Betapa terkejutnya mereka, seekor high orc duduk seperti seorang raja sedangkan yang lainnya berdiri di belakang
Lelaki yang berteriak tadi sudah meninggal karena hantaman high orc
"A-apa apaan ini ?!! Kita harus kabur dari sini capat…!!" Violet langsung berlari keluar dari gua besar tersebut
Semua orang ikut lari keluar, tapi pasukan high orc tidak membiarkan hal itu mereka mengejarnya
"Kalian lindungi aku, sebuah kehormatan bagi kalian bisa mati untuk melindungiku" Anak anak terus melindungi Violet
Tapi mereka tak begitu kuat, satu persatu mereka terkena serangan high orc dan mati
Tersisa 3 orang, Rei, Rosa dan Violet
Rosa tersandung dan tertinggal, menyadari itu Rei langsung berbalik kembali membantu Rosa
"Jangan kesini Rei…!! Cepat keluar dan beritahukan ini kepada instruktur"
Rei tak mendengarkan Rosa, dia mengangkat Rosa dan berlari keluar
Violet yang sangat ketakutan tak berpikir panjang, dia meledakan mulut gua menyebabkan gua runtuh
"Kalian bermainlah disini bersama mereka, biarkan aku keluar dengan selamat"
"Rei, kita tidak akan sempat keluar dari gua ini…"
"Turunkan aku Rei, mungkin jika sendirian kamu bisa keluar dari sini"
Rei menatap Rosa dengan wajah kesal
"Jangan bodoh, aku tidak berencana keluar dari sini. Aku hanya akan mengeluarkanmu, dan aku akan menahannya disini"
Rei melemparkan Rosa keluar dari gua kemudian berlari kembali masuk kearah kawanan orc, pintu keluar dari gua sudah tertutup sepenuhnya
"Rei… Tidaakkk…!!"
Rosa menangis, dia ingin menolong Rei tapi dia sekarang tak bisa berdiri
__ADS_1
"Apa yang kamu tangisi, dia telah mengorbankan dirinya kita sebaiknya keluar dari sini dengan selamat" Violet mengambil Rosa dan membawanya keluar dungeon