
"Terima kasih telah membangkitkanku tuan, terimalah hormatku" Beruang itu berjalan mendekat dan berlutut memberi hormat kepada Rei.
"Hei, kau bisa berbicara ?" Tanya Rei keheranan.
"Ya tuan, Saya mengerti bahasa tuan dan tuan mengerti bahasa ku" Jelasnya singkat tapi jelas.
"Baiklah, tolong ambilkan 1 mayat Orc di sana" Perintahnya.
Tanpa berkata beruang itu langsung berbalik dan mengambil 1 mayat Orc dan membawa nya kepada Rei, di letakan mayat itu dihadapan Rei dan Beruang berdiri di belakang Rei.
"Dengarkan perintahku, aku adalah tuanmu dan kau adalah pelayanku. Bangkitlah…"
Seperti hal nya Beruang, asap hitam mulai muncul dan melahap Orc tersebut dan dari dalam asap hitam muncul Orc hitam dan mata merah.
Orc langsung berlutut dan memberi hormat kepada Rei, Rei tidak terlalu memperdulikan hal itu.
"Bangunlah, sekarang kau dan Beruang, apakah kalian punya nama ?" Tanya Rei kepada Orc dan Beruang.
Orc dan Beruang hanya saling bertatap muka, mereka memang punya nama dulu, tapi mereka takut untuk mengatakan nya, kemudian Beruang memberanikan diri berbicara kepada Rei.
__ADS_1
"Mohon ampuni kami tuan, kami memang mempunyai nama dulu, tetapi sekarang kami sudah membuang nama itu"
"Baiklah, kalau begitu kau kuberi nama Geas dan kau Orc ku beri nama Gill"
Dengan senang hati mereka berdua menerima nya. Tak terasa malam pun tiba, Rei harus membuat tempat untuk istirahat dan makan.
"Geas kau carilah ranting ranting pohon dan Gill kau pergi dan tangkap hewan untuk kita makan"
"Siap tuan" Jawab mereka bersamaan. Mereka langsung menghilang entah kemana, sambil menunggu mereka datang Rei membeli tenda di toko sistem untuk tempat istirahat
nya.
Geas dan Gill kembali dengan tugas masing masing. Geas mengumpulkan banyak ranting pohon, ini Rei gunakan untuk memanggang makanan dan membuat api unggun. Dan Gill membawa seekor rusa.
Pagi pun tiba, Rei keluar dari tendanya, Rei melihat Geas dan Gill berdiri di luar.
"Hei apa kalian tidak tidur semalam?" Tanya Rei
"kami tidak membutuhkan tidur tuan" Jawab Gill sambil menyodorkan daging kambing segar,
__ADS_1
"Jadi, apakah kalian akan terus mengikutiku?" Rei kembali bertanya.
"Ya tentu saja, kami akan bersama tuan kemanapun tuan pergi" Geas menjawab dengan semangat.
"Tapi orang orang akan ketakutan ketika melihat kalian"
"Kami bisa menyatu dengan tuan jika tuan mau, kami akan selalu ada di bayangan tuan" Lanjut Geas.
Rei lega mereka tidak akan ada disisi nya sepanjang waktu, setidak nya mereka akan ada di belakang Rei.
Rei segera meninggalkan hutan dan berjalan, Rei tidak tau kemana ia akan pergi, dia hanya berjalan lurus.
Rei terus berjalan hingga dia tertarik dengan sebuah gua dan berhenti di depan mulut gua itu.
"Gill, masuk dan periksa ada apa di dalam"
"Siap tuan" Gill keluar dari bayangan Rei dan masuk kedalam gua, tak butuh waktu lama untuk Gill hingga dia keluar lagi. Rei kaget melihat Gill membawa seseorang.
"Lapor tuan, tak ada apapun di dalam kecuali wanita ini" Gill menjatuhkan wanita berumur 40 tahunan.
__ADS_1
"Bukankah dia terlihat seperti Elf ?" Rei melihat telinga khas Elf.
"Benar tuan dia adalah wanita Elf, saya pikir dia sudah mati 2 atau 3 hari yang lalu" Jawab Gill.