
Rei dan kakaknya akhirnya sampai di rumah, ayahnya dan juga Leona menyambutnya di pintu gerbang
"Kakak…!!" Leona berlari memeluk Rei yang baru turun dari kereta kuda
Rei menyambut pelukan hangat adik kecilnya itu
"Bagaimana kondisimu Rei ? Apa tubuhmu masih sakit ?" Tanya ayahnya
Rei menjawabnya dengan santai
"Yah luka luarku sudah disembuhkan oleh tabib, tapi untuk luka dalam…"
Jeni langsung memotong pembicaraan Rei
"Sudahlah kita jangan bahas itu dulu, ayo kita masuk"
Ayahnya setuju dengan Jeni, untuk sekarang biarkan Rei beristirahat terlebih dahulu
Didalam, yang lainnya sudah menunggu untuk makan bersama
"Ibu aku pulang…" Jeni memeluk ibunya
"Ayo makan dulu"
…
Setelah makan Rei kembali kekamarnya, dia merindukan tempat tidur super nyamannya itu
"Akhirnya aku bisa istirahat sepuasnya…"
Rei terlentang di tempat tidurnya, dan dia tertidur pulas
…
"Rei… Apa aku boleh masuk ?"
Suara dari luar membangunkan Rei, itu adalah suara kakaknya.
"Masuklah kak"
Jeni kini duduk disofa yang ada dikamar Rei, begitupun Rei
"Sekarang apa rencanamu Rei ?"
"Hmm… Aku mungkin akan menjadi pedagang keliling ?"
"Kupikir sebaiknya kamu mengurus bisnis keluarga seperti ayah Rei"
"Aku mau berkeliling kerajaan ini, pedagang keliling mungkin pekerjaan yang tepat untukku"
"Baiklah jika itu maumu, tapi kamu harus berhati hati diluar sana, apalagi dengan kondisimu yang seperti ini"
"Aku mungkin tak akan lama dirumah, aku harus kembali keakademi. Aku harus berlatih keras supaya bisa masuk turnamen kesatria" Tambah Jeni
"Turnamen kesatria ? apa itu ?"
"Itu adalah turnamen kerajaan yang diikuti semua akademi di kerajaan Celsia. Setidaknya ada sekitar satu tahun untuk turnamen itu, aku harus bisa masuk untuk mewakili akademi Elang biru"
"Jadi, kapan kakak akan kembali keakademi ?"
"Mungkin 2 hari lagi"
Jeni kemudian keluar membiarkan Rei beristirahat lagi. Rei juga sebenarnya tak mau lama lama dirumah, Rei harus cepat mencoba artefak menara iblis
"Sistem, apa ada perubahan lain setelah kamu diupgrade selain di profilku ?"
[Tentu tuan, sekarang sistem menyediakan persediaan persediaan dibumi tuan dulu]
Sistem kemudian menampilkan beberapa makanan dan persediaan lain dibumi dulu
"Eh… apa ini ? Rokok ?"
[Ya tuan, itu adalah rokok favorit tuan ketika dibumi]
Tapi harga rokok itu sangat mahal
"Tapi kenapa harganya mahal sekali, ini 2.000 point untuk satu bungkus" Tanya Rei kesal
[Rokok ini telah dimodifikasi, rokok ini tak lagi memiliki efek samping negatif]
"Baiklah aku beli rokok satu bungkus, lagi pula sudah lama aku tidak merokok"
[Point ditukar \= 2.000]
Kemudian Rokok keluar. Tapi sebelum Rei merokok dia harus menyembuhkan luka dalamnya terlebih dahulu
Rei mengambil pil berwarna hijau dari cincin penyimpanannya kemudian dia memakannya, Rei seketika menjadi sehat kembali
Kemudian Rei mengambil satu rokok dari bungkusnya, dan telunjuknya mengeluarkan api, didekatkan nya api itu dengan rokok
"Ah… Ketenangan ini adalah yang terbaik"
__ADS_1
…
*Malam
"Tuan, kami telah selesai menyelesaikan misi. Kami membunuh 8 pengawal dan sudah menggantungnya di pintu kamarnya" Salah satu pasukannya melapor
"Baiklah, kerja bagus" Jawab Rei yang kemudian tersenyum
…
*2 hari berlalu
"Aku akan pergi sekarang, jaga dirimu baik baik Rei"
Kakaknya menaiki kereta kuda menuju keakademi, Rei menaruh 3 pasukannya untuk menjaga Jeni
Rei juga berencana pergi, Rei meminta izin ke ayahnya
"Ayah… Aku sudah memikirkannya, aku ingin menjadi pedagang keliling"
"Bukannya lebih baik kamu mengurus bisnis keluarga saja ?"
"Tidak, aku mau berpetualang"
"Kalau itu maumu ayah tak bisa melarangnya. Ayah akan siapkan kereta dagang terlebih dahulu"
Ayahnya kemudian menyuruh penjaga untuk menyiapkan kereta dagang
…
Kereta dagang sudah siap, begitupun dengan Rei. Dia membawa beberapa pakaian dari rumahnya
"Kalau begitu aku pergi sekarang"
"Apa kakak akan pergi lama ?" Tanya Leona
"Kakak akan pergi berdagang, mungkin beberapa bulan tidak akan kembali"
Leona terlihat sedih kakaknya akan pergi
Rei akhirnya pergi menunggangi keretanya
…
Setelah sampai diakademi, Jeni terheran kenapa begitu banyak orang yang terlihat cemas. Dia menghentikan seorang siswa kemudian bertanya
"Hei… Kenapa banyak sekali orang terlihat cemas ketakutan ?"
"Ya, kemarin aku pulang kerumah. Jadi ada apa sampai membuat kalian begitu ketakutan"
"Ini terjadi kemarin, saat pagi pagi putri Violet berteriak sangat kencang. Menurut teman sebelah kamarnya, setelah mendengar teriakan itu dia keluar kamarnya dan menengok kearah pintu putri Violet…"
"Disana ada 8 kepala pengawal yang selalu bersama putri Violet digantung didepan pintunya. Kita menduga bahwa putri Violet telah menyinggung orang yang salah, jadi semua murid akademi tengah berhati hati agar tidak menyinggung orang ini"
Jeni hanya menyimaknya, kemudian dia lanjut berjalan kekelas. Sambil berjalan dia terus bergumam dalam hati
"Siapa yang begitu berani memprovokasi putri Violet ? Atau siapa yang putri itu singgung sampai dia berani bertindak seperti itu kepada purti Violet"
"Orang lain akan menganggap ini sebagai teror, tapi sebenarnya ini adalah sebuah peringatan. Jika putri Violet terus menyinggung orang ini, dia akan kehilangan orang orang yang memiliki hubungan dengannya"
…
Rei terus berjalan hingga menemukan gua, Rei berencana meninggalkan keretanya digua itu
"Sepertinya aku harus meninggalkan keretaku digua itu"
Lalu dia masuk kegua dan menggunakan sihir tanah untuk menutup mulut guanya
Rei kemudian mengeluarkan artefak menara iblisnya. Rei mengikuti intruksi sistem waktu itu. Dan benar saja lubang hitam seperti dungeon muncul
Tanpa bicara lagi Rei memasukinya. Terlihat menara menjulang tinggi, Rei langsung memasukinya
Ini tak seperti apa yang Rei pikirkan. Disetiap lantai ini seperti sebuah daratan yang luas.
"Sistem, apa ini tidak termasuk misi ?"
[Tidak tuan, misi akan diberikan hanya ketika tuan melawan boss yang ada di lantai 40]
Rei tak terlalu mempermasalahkannya, dia langsung menghajar kawanan iblis yang ada didepannya.
Sekitar 1.000 iblis yang ada dilantai pertama, Rei dan pasukannya menyelesaikannya dalam setengah hari
"Apakah ini sudah berakhir ?" Ucap Rei yang sudah sangat kelelahan
Rei mengambil pil stamina dicincinnya, untuk melanjutkan kelantai berikutnya
"Dengarkan perintahku, aku adalah tuanmu dan kau adalah pelayanku. Bangkitlah…" Rei membangkitkan 1.000 mayat yang berserakan itu
Kemudian Rei melanjutkan kelantai berikutnya
…
__ADS_1
1 minggu berlalu, Rei telah sampai dilantai 10. Walaupun pasukannya bertambah banyak berkali lipat, tapi kesulitan setiap lantainya juga semakin meningkat
"Sistem, bagaimana aku keluar dari sini ?"
[Tidak ada jalan kembali tuan, jika tuan ingin keluar maka tuan harus menyelesaikannya sampai lantai 100]
"Hah…?!! Tapi berapa lama aku harus terjebak disini"
[Tuan tenang saja, waktu disini dan diluar memiliki perbedaan waktu. Waktu disini berjalan 10 kali lipat lebih cepat dari pada diluar]
Mendengar itu Rei sedikit tenang, tidak apa menghabiskan waktu 1 sampai 2 tahun didalam sini. pikirnya
"Baiklah mari kita lanjutkan permainan ini"
…
*2 Tahun kemudian
"Kupikir aku dapat menyelesaikannya dalam waktu 1 atau 2 tahun, tapi ternyata itu lebih sulit dari pada dugaanku…"
"Walaupun setiap lantainya berisi sekitar 1.000 pasukan iblis tapi kekuatan mereka berbeda setiap lantainya"
"Baiklah mari kita melawan boss pertama dari menara iblis ini"
[Peringatan…!]
[Terdeteksi 1 iblis]
[Misi : Bunuh musuh yang terdeteksi]
[Hadiah : 2 kotak misteri emas]
[Hadiah : 50.000 point]
[Terima Y / N]
Menyadari jumlah hadiah yang diberikan sistem sangat besar, Rei sadar kalau tingkat emas disini dan diluar memiliki perbedaan
Terlihat 1 iblis bersayap berdiri tegak, seolah menantang Rei dan 30.000 lebih pasukan bayanganya
Serentak pasukan bayangan Rei menyerbu iblis itu, tapi iblis ini seolah tak merasa tertekan dengan banyaknya pasukan bayangan milik Rei
Seketika semuanya hening, tak ada suara dan tak ada pergerakan. Rei pun tak bisa berbicara, dia hanya bisa bicara dalam hatinya
"Apa ini adalah sihir waktu ?"
[Benar tuan, dia adalah pengguna sihir waktu]
Rei kemudian langsung mematahkan sihir itu dengan sihir waktu lagi. Walaupun ini pertama kalinya Rei menggunakan sihir waktu, tapi iblis itu menganggap Rei adalah seorang master sihir waktu
Berlanjutlah kembali peperangan itu. Iblis sekarang tak bisa berbuat apa apa karena Rei selalu mematahkan sihir waktunya ketika dia menghentikan waktu
…
Butuh waktu 1 minggu untuk iblis ini tumbang. Akhirnya Rei menyelesaikan misinya
[Selamat… Tuan telah menyelesaikan misi]
[Hadiah : 2 kotak misteri emas di terima]
[Buka Y / N]
[Hadiah : 50.000 point diterima]
Rei memutuskan istirahat sejenak setelah menyelesaikan lantai 40
Tiba tiba salah satu pasukan bayangannya yang menjaga Jeni memberikan laporan
"Lapor tuan, Ada laki laki yang mendekati nona Jeni, tapi laki laki itu mempunyai niat tidak baik…"
"Dia hanya mau mendapatkan bisnis keluarga Albert dan berkolusi dengan putri Violet"
"Apa kakak ku menyadarinya ?"
"Tidak tuan, nona Jeni menganggap laki laki itu benar benar cinta kepadanya. Mereka sudah pacaran tuan"
"Hoh ? Sejauh mana hubungan mereka ?"
"Sejauh ini mereka hanya makan dan berbelanja bersama saja, nona Jeni masih belum kehilangan kesuciannya"
"Baguslah, kamu awasi saja mereka. Jika laki laki itu mau merebut kesucian kakak, kamu kuizinkan keluar"
"Baik tuan…"
"Walaupun begitu, ada satu laki laki lain yang benar benar mencintai nona Jeni, aku sudah memastikannya setelah mengikutinya beberapa hari. Tapi dia hanya seorang yatim piatu, dia tak berani bersaing dengan laki laki sial itu"
"Biarkan saja dia. Kalau dia benar benar seperti yang kamu ceritakan aku sendiri yang akan membantunya"
Kemudian pasukan bayangan yang melapor itu menghilang kembali
Setelah sehari istirahat, Rei melanjutkan perjalanannya menaiki menara iblis
__ADS_1