
Kemudian Rei mengambil enam jarum perak.
"Dan ini buatmu Stella, Sihir racunmu akan sangat berguna nantinya. Meskipun kamu tak secepat kakakmu, tapi dengan jarum ini kamu bisa membunuh lawan hanya dengan satu gerakan"
Stella menerimanya. Selanjutnya seperti halnya Misa, Stella menggunakan darahnya untuk mengikat jarum perak itu
"Oh dan satu lagi, meskipun jarum ini hanya ada enam, kamu tidak perlu khawatir karena sebenarnya jarum ini tak terbatas, jadi kamu tidak perlu ragu untuk menggunakannya" Tambahnya.
Kemudian Rei membuka hadiahnya
"Sistem, untuk 2 kotak misteri ungu ini, bisakah aku tukar dengan buku jurus saja"
[Itu bisa, tapi kualitas dari kotak misteri adalah yang terbaik, dengan menukarnya meskipun itu sama sama di tingkat ungu, kemungkinan iitu hanya akan menjadi tingkat ungu kualitas menengah]
"Tidak masalah, kalau begitu aku mau menukarnya dengan buku jurus yang paling cocok untuk mereka berdua"
[Baiklah]
[Ini adalah yang terbaik untuk mereka, setelah menguasai semua jurus dibuku ini mereka berdua akan menjadi pembunuh paling ditakuti dimasa depan]
Sistem menampilkan dua gambar buku berwarna putih dan merah
Rei tak mau banyak bicara lagi, dia langsung menerimanya
"Misa, Stella ini adalah buku jurus kalian kuasailah semua tentang buku ini"
Kemudian 4 pelayan Rei datang, mereka segera pergi ketempat yang direkomendasikan Kian untuk beristirahat, sesampainya disana mereka makan hidangan sup domba.
"Misa, Stella apa kalian punya tempat aman lainnya selain di dasar jurang itu ?"
Stella menjawabnya dengan santai
"Kami punya tempat kuno warisan nenek kami, tapi hanya ras kita yang bisa masuk kesana"
__ADS_1
"Apa ada penjaga ditempat itu ?"
"Eh… Tidak ada siapapun disana, karena hanya kita berdua yang tahu tempat itu"
Rei tidak menjawabnya dan melanjutkan makan.
"Sistem buka kotak misteri terakhir"
[Selamat… Tuan mendapatkan jurus teleportasi]
[Tingkat : Emas]
[Tipe : Support]
[Terima Y / N]
Rei meminta sistem untuk menjelaskan
"Berarti aku harus ketempat itu dulu dan memberi tanda sebelum akhirnya bisa teleport ?"
[Benar tuan]
"Bagaimana dengan tanda itu sendiri ? apakah aku harus membelinya secara terpisah ?"
[Ya tuan, harganya 100 Point dan tuan bebas memilih tanda sesuai dengan keinginan tuan]
Kemudian Rei membeli tanda bergambar topeng kucing berwarna hitam
"Aku mempunyai misi pertama untuk kalian berdua"
Misa dan Stella langsung berdiri dengan semangat
"Katakanlah kami siap menerima apapun misinya, Rei"
__ADS_1
"Bagus, misinya adalah kalian berdua harus tinggal ditempat aman seperti yang Stella bilang tadi, dan berlatihlah dengan buku jurus kalian masing masing".
"Kalian tidak diizinkan menemuiku selama kalian belum menguasai semua itu"
"I-itu…"
Belum selesai Misa bicara, Rei langsung memotongnya
"Sstt… Kalian harus menurutiku. Dimasa depan aku membutuhkan orang yang kuat untuk bisa bertarung denganku, karena itu kalian harus menjadi kuat dengan cepat, hanya ini jalan satu satunya"
"Ba-baiklah"
Mereka juga sadar, jika mereka lemah mereka hanya akan menghambat Rei.
"Baiklah saatnya pulang, kita akan berpisah disini"
Rei berdiri dan berbalik
"Rei… Tunggu…!!"
Rei berhenti dan berbalik. Misa dan Stella berlari dan mencium Rei dari kiri dan kanan
"Tunggu kita Rei, kita pasti akan bertambah kuat" Misa memegang tangan Rei
"Ya… kau harus menunggu kita Rei" Stella melakukan hal yang sama seperti Misa
"Emm… Akan kutunggu kalian"
"Baiklah saatnya pulang… Selamat berlatih"
Rei berbalik dan melambaikan tangannya.
Begitupun Misa dan Stella, mereka jadi bersemangat dan pergi ketempat persembunyian.
__ADS_1