
Setelah Alex menjelaskan tentang kemampuannya, dia menghilang.
Rei pun kini terbaring di tempat tidurnya, begitu banyak hal yang terjadi membuatnya merasa pusing, tak sadar dia mulai tertidur.
Pagi
Rei bersiap untuk pergi ke akademi, ketika membuka pintu alarm sistem berbunyi
[Peringatan…!]
[Terdeteksi dungeon tingkat ungu]
[Misi : Selesaikan dungeon]
[Hadiah : 1 kotak misteri emas]
[Hadiah : 15.000 point]
[Terima Y / N]
"Dungeon ? Apa itu ?"
[Dungeon adalah tempat yang berisi para monster, dungeon biasanya berupa lingkaran dimensi berwarna biru]
Lagi lagi terlintas di benak Rei komik komik yang ia baca dulu
"Tapi kenapa hadiahnya begitu besar ? bukankah dungeon itu sendiri memiliki harta karun ?" Gumamnya dalam hati
"Geas, bisakah kamu mencari dimana letak dungeon di dekat sini ?"
"Maaf tuan, saya tidak bisa itu mungkin berada diluar jangkauanku"
"Kalau begitu, Jo terbanglah dan cari tahu dimana dungeon itu"
Rei menerima misi itu, dia juga mau melihat kehebatan dari Alex
Burung hitam dengan mata merah muncul dari bayangan tubuh Rei dan langsung terbang menjalankan misi tuannya.
Rei memutuskan tidak keakademi, dia keluar dari gerbang akademi
…
__ADS_1
Brak…
Terjatuh seorang perempuan berambut pirang didepannya, samar samar Rei mengingat, dia adalah Rosa barreto anak dari kepala akademi, anak dari pangeran keempat dan cucu dari Raja di kerajaannya, kerajaan Calsia, Raja Gerrad barreto.
"Ah… Aku minta maaf, aku sedang buru buru tadi" Kata Rosa dengan membersihkan pakaiannya
"Tidak apa apa ? apa kamu perlu bantuan ?"
Rosa melihat kearah wajah Rei
"Rei ? Sejak kapan kamu kembali keakademi ?"
"Itu belum lama"
"Kamu mau kemana, kenapa kamu keluar dari akademi ?"
"Hari ini aku ada urusan"
"Oh baiklah, berhati hatilah Rei…!"
Teriak Rosa dengan melambaikan tangannya berlari menuju keakademi
Reipun melanjutkan perjalanannya
"Baiklah, kerja bagus"
Rei dengan cepat menuju ke hutan sebelah timur sesuai arahan dari Jo
…
Terlihat didepan Rei sebuah lubang biru
"Apakah ini dungeonnya ?"
"Ya tuan" Jawab Jo
Tanpa berlama lama Rei langsung memasuki dungeon itu
Dunia didalam dungeon berbeda dengan dunia yang Rei tinggali, ini lebih mirip labirin dengan pepohonan mengelilinginya.
Rei mulai bersiap, dia mengambil senjata sihirnya dan memanggil pasukannya
__ADS_1
"Saya rasa saya bisa meningkat lagi disini"
"Saya tahu ini keterlaluan, tapi saya selalu menantikan sesuatu seperti ini"
"Ah… Akhirnya aku bisa mengayunkan pedangku lagi"
"Aku suka bau darah segar ini"
Dengan wajah penuh dengan kegembiraan pasukannya bersiap memulai pertempuran
"Alex, keluarlah"
"Baik tuan"
Kemudian mereka bergerak memasuki dungeon
Musuh pertama mereka adalah kawanan harimau tingkat merah, itu sekitar 30 ekor
Alex mengeluarkan kartu Diamondnya, tak butuh waktu lama untuk para harimau itu lenyap
"Alex, tahan kekuatanmu biarkan pasukanku meningkatkan kekuatannya"
Alex menurutinya, kemudian di sepanjang jalan mereka bertarung dengan pasukan undead, serigala darah, orc dan lainnya
"Sistem, kenapa dungeon ini terlihat sangat mudah ?"
[Itu karena pasukan tuan sudah naik beberapa tingkat, naik satu tingkat saja menjadikannya 10x lipat lebih kuat]
"Apakah ada batasan bagi mereka sampai mencapai batas maksimal ?"
[Tentu saja, level maksimal mereka adalah lv 10]
"Pasukanmu terlalu kuat tuan, tapi aku tahu mereka belum mencapai batas maksimal mereka, jika mereka telah mencapai batas maksimal mereka akan setara dengan para raja" Kata Alex yang tengah duduk di atas pohon.
"Itu adalah bossnya kan ?"
Alex menjawabnya
"Ya dia adalah boss tempat ini"
Harimau bersayap dan berekor ular kini berada di tengah kepungan pasukan Rei
__ADS_1
Geas dengan pukulan kerasnya, Gill dengan sihir apinya, Elsa dengan panah dan Kian dengan pedangnya mereka bersama sama menyerang boss dungeon ini
Pasukannya dengan mudah membunuh harimau itu, sekarang dungeon tingkat ungu bukan masalah lagi baginya.