
Seperti biasa liana selalu pulang larut malam karena ia mengambil kerja shif agar dapet menemani anaknya sekolah di pagi hari. Walau hidup kekurangan ia selalu berusaha kuat untuk membahagiakan anak perempuannya. Tiara nama anaknya, berambut ikal berusia 6 tahun. Memulai sekolah TK yang tidak jauh dari rumahnya.
Diperjalanan pulang kerja tepat pukul 11 malam.
"aaaaaaaaaaaaaakh".. triak liana ketika tiba tiba mobil di depan motor matiknya berhenti mendadak.
Kemudian dengan cepat dua laki laki bertubuh besar keluar dari mobil tersebut dan menarik liana agar memasuki mobil yang di bawanya.
Liana berusaha sekuat tenaga menghindar dari cengkeraman dua laki laki bertubuh besar tersebut. Seolah tenaganya tak sebanding dengan dua pria tersebut. Akhirnya kini liana sudah berada di dalam mobil. Liana mulai ketakutan.
Dia memandangi motor matik yang tertinggal di jalanan.
''siapa kalian... ??
''mau apa kalian??. teriak liana kepada kedua pria di sampingnya. Tapi tetap tak ada jawaban.
Liana menatap pada dua orang yang berada di depannya. ada dua org yang sejak tadi hanya diam. liana mencoba meraih pundak org yang berpenampilan rapi. Menggoyang goyang pundak pria tersebut.
''pak kita mw kemana, tolong saya, jangan apa apakan saya. Saya hanya orang miskin g punya apa apa kalau pun kalian mau menculik saya''.. Ucap liana terus berusaha.
__ADS_1
''DIAM KAMU BISA GAK ?''. triak pria yg berada di kursi depan langsung membuat liana bungkang.
Liana mulai mengeluarkan air matanya. Perasaan cemas mulai menghantui. memikirkan kemungkinan apa yang akan mereka lakukan padanya.
Setelah menempuh perjalanan satu jam akhirnya mobil yang di tumpangi liana tiba di sebuah mansion mewah yang begitu elegan.
Liana sampai tak berkedip. untuk sejenak dia kagum sampai akhirnya kesadarannya mulai menakutinya. Ketika memasuki mansion tersebut ia tak menemukan siapapun. Satu pria membawanya ke sebuah kamar yg sangat besar.
''kamu tunggu disini sampai tuan datang kamu akan tau nanti''. Ucap pria yg bertubuh besar.
Liana tak menananggapi. Dia mulai berperang dengan pikirannya. Kenapa dia di bawa ke mansion sebagus ini. Klo mw menculik biasanya kan di bawa ke gedung tua atau ke sebuah jurang. Tapi ini dimana?apa maksudnya.?
''aawww, apa yang kamu lakukan,??mau apa kamu?'''.triak liana.
Pria tersebut hanya diam dan mulai membabi buta. Menghajar memukul membanting liana berkali kali ke tempat tidur. Liana hampri kehilangan kesadarannya. Dia tak tahu apa yg terjadi padanya. hingga akhirnya pria itu mulai berucap.
''nikmati kehancuranmu disini?
''kamu tak akan mati sekalipun kamu meminta untuk mati?.. senyum pria bertubuh besar tersebut.
__ADS_1
''apa mau mu?
''dan apa salahku,bahkan aku tak mengenalmu?ucap liana.
''kau bilang tak mengenalku, setelah apa yg kamu lakukan pada hidupku kamu bilang tidak mengenalku'',,ucap pria tersebut dengan emosinya.
''aku memang tidak mengenalmu. Kamu siapa apa memang aku pernah berbuat salah padamu. Aku minta maaf jika memang aku bersalah. '' ucap liana mulai lemah.
''dasar ****** beraninya kamu meminta maaf dengan melupakan kesalahanmu'' emosi pria itu sambil menindih liana yg sudah tak berdaya.
liana sudah pasrah. Apapun yang terjadi dia pasrah. Mungkin ini hari terakhir dia hidup, pikirnya
Pria itu mulai membuka semua pakaiannya dan dengan cepat membuka pakaian liana.
Pria tersebut mulai menciumi liana dengan kasar menggigit meremas bagian kenyalnya. Liana mulai sadar dengan apa yang di lakukan pria tersebut. liana mulai berusaha berontak. sekuat tenaga menghalangi laki laki tersebut agar tak dapat memasuki bagian sensitivenya.
Tapi dengan tenaga tersisa liana tak dapat melawan. Hingga pria tersebut berhasil memasuki tempat kenikmatan. Liana menangis sesenggukan. Dia memikirkan nasifnya. Mengingat anak,Suami dan keluarganya. Apa salahnya. Mengapa dia harus begini. pria bertubuh besar itu dengan kasar menyetubuhi liana. Menggigit membanting. Bermain kasar hingga liana merasakan seluruh tubuhnya seperti hancur remuk. hingga hampir dua jam pria bertubuh besar tersebut belum juga puas menyiksa liana. hingga liana akhirnya pingsan.. Entah sudah berapa kali pelepasan yang di keluarkan pria itu hingga akhirnya pria itu sampai di puncaknya dan cairan benih tunpah di rahim liana entah sudah ke sekian kali.
Paginya liana bangun dan merasakan badannya remuk semua. Liana melihat jam sudah menunjukan pukul 9 pagi. Dia mengingat semalam entah sudah berapa kali pria gila itu menyiksanya. Liana melihat nampan di atas nakas. Ada makanan tersaji di sana. Dia sangat lapar. Hingga tanpa berpikir panjang liana memakan sarapan itu dengan lahap. Dia juga manusia butuh makan kan.setelah makan liana mulai mengingat apa yang pernah dia lakukan pada pria semalam di masa lalu. Bahkan kenal saja tidak. Liana mulai bingung dimana salahnya.
__ADS_1
Akhirnya liana bangkit dan mencoba mencari sesuatu mungkin saja dia bisa kabur. mondar mandir melihat ke arah jendela mamun sia sia. Tanpa dia sadari kamera pengawas selalu memantaunya. Tiba tiba suara ponsel berbunyi. Liana mengalihkan pandangannya ke aras meja rias. Sebuah ponsel hatga mahal berdering. Liana menghampiri dan mengambil ponsel melihat panggilan yang masuk.dia berpikir mungkin saja dia bisa meminta tolong pada seseorang di sana.