Dendam Salah Sasaran

Dendam Salah Sasaran
#BAB7


__ADS_3

Liana masuk dan melihat lihat isi kamar. Dia heran mengapa pintu ruangan itu terbuka tetapi tidak ada orang di sana.


Wanita itu mengelilingi isi kamar itu dan betapa terkejutnya dia melihat sebuah poster mirip dengan dirinya. Dia pun tak merasa pernah berfoto dengan pakaian di tempat seperti itu. Siapa sebenarnya orang yang ada di foto itu. Tak mungkin itu editan. Liana terus bertanya tanya dalam hati. setelah lama memandang poster di dinding itu liana tersadar bahwa ada perbedaan dari gambar itu. Sebuah tanda hitam di telinga nya tidak ada di gambar itu. karena posisi gadis itu agak menyamping. Jadi liana melihat telinga gambar di bingkai itu.


''ini bukan aku, jelas dia hanya mirip''


''tunggu,, apa yang kemaren di katakan lelaki itu saat ia ingin membalas dendam terhadapku adalah untuk wanita ini.''


''tapi mengapa bisa ''


''jadi maksudnya dia membalas demdam dengan orang yang salah''


''tapi apa yang wanita ini lakukan hingga lelaki itu menjadi sekejam ini''


Liana terus bertanya tanya dengan gambar di depannya. Seketika dia menatap benci pada gambar yang mirip dirinya.


''sebenarnya apa yang kau lakukan hingga Dika bisa semurka itu.''


''gara gara kesalahanmu aku yang menjadi sasaran''


''kau harus membayar kesalahanmu bukan aku''


''bahkan aku sampai tak bisa bertemu keluarga ku''


Dengan penuh emosi wanita itu terus saja mengatakan kata kata itu.

__ADS_1


''APA YANG KAU LAKUKAN DI SITU PELA CUR'..


Seketika tubuh liana menegang. Dia menoleh ke arah suara.


''tu tuan maaf a aku tadi tak seng.. ''


Kata katanya terpotong karena dika sudah menarik tangan liana keluar dari kamar itu.


dika membawa liana ke kamar nya. Dan mendorong liana di sopa lalu mencengkeram leher liana dengan kuat. Liana sampai tak dapat berkutik. mencoba melepaskan diri dari lelaki itu tetapi sangat sulit.


''apa kau sekarang mentertawakan ku karena masih menyimpan gambarmu di sana hah''


''apa kau merasa bangga karena aku sangat bodoh''


''engg enggg le pas tu tu an a ku su dah tak ku at.


Tok tok


Tiba tiba pintu ke ketok oleh seorang asisten rumah tangga.


''Tuan ini minuman yg tuan minta'' ucap orang di balik pintu itu.


Seketika Dika mengembalikan kesadarannya. Dia melepas cengkeraman dari leher liana. Liana langsung ter batuk batuk.


Hampir saja nyawanya hilang dari raganya kalau saja asisten rumah tangga dika tak mengetuk pintu.

__ADS_1


''PERGI KAU '' teriak dika pada asistennya.


Setelah itu asisten rumah tangganya pergi berlari kerena bentakan dika.


'Uhukk uhukk uhukk''..


Liana terus saja ter batuk setelah lepas dari maut.


''hampir saja aku menyelamatkan mu dari dosa. ''


''belum saat nya kau mati''


Dika masih menatap tajam liana.


''tu an to long be ri wak tu aku bi cara se bentar uhukk uhukk ''


Ucap liana sambil ter batuk.


Dika kembali mencengkeram rambut liana.hingga liana meringis kesakitan.


''apa hak mu bicara''


''apa kau sudah merasa hebat sekarang''


Lalu dengan kasar mendorong tubuh liana hingga terbentur ujung sopa.

__ADS_1


Dika kembali membuka pakaiannya dan mulai melakukan aksinya lagi dan lagi. Kegiatan panas yg baru saja mereka lakukan pagi tadi terulang kembali. Tapi dika kembali melakukannya dengan kasar. Entah mengapa ia tak pernah bisa menahan gairahnya jika bersama dengan liana.


Liana pingsan karena kelelahan.akan tetapi dika tak pernah berhenti melakukannya lagi dan lagi. Sampai tiga jam berlalu akhirnya dika menyelesaikan kegiatan panasnya dan meninggalkan liana yaang berbaring lemah di sopa.


__ADS_2