
Sepulang dari kantor Dika menemui liana yg sedang asik melihat tanaman di taman belakang. Liana terlihat melamun dan berpikir, untuk apa hidup mewah jika tak bahagia. Lalu ia ingat dengan keluarga kecilnya.
" oh anakku , mama sangat merindukanmu , hikkk hikkk '' liana menangis dalam lamunannya karena merindukan anaknya yang selalu membuat hari harinya menjadi berwarna.
''APA YANG KAU LAKUKAN PELAC**??
seketika suara bariton Dika mengagetkan lamunan gadi malang itu.
''Ya tuan maaf, saya hanya melihat lihat taman i-ini '' jawab liana lsg berdiri karena takut.
''Apa kau mulai menikmati kehidupanmu yg indah ini ''?? Tanya dika dengan senyum yang mengerikan.
''maaf tuan '' liana sudah tidak tau lagi harus bagaimana. Karena apapun yang ia lakukan selalu salah di mata dika.
''cepat bersiap, kauakan menemani ku ke pesta undangan malam ini!! lelaki itu segera pergi setelah memerintah.
liana yang tak mau mencari masalah segera berlari ke kamar nya untuk bersiap . Ia lelihat ada dress yg tergantung di depan lemari kaca nya.
''apa aku harus mengenakan ini, waw bagus sekali gaunnya'' ucap liana kagum karena seumur hidup tak pernah mengenakan gaun mewah seperti itu.
Setelah membersihkan diri liana segera berdandan tipis dan mengenakan gaun mewah itu. Saat menuju pintu depan liana melihat Dika pun sedang berdiri menunggunya sambil memainkn ponsel.
Suara sepatu liana membuat Dika mengalihkan pandangan kepada liana. bahkan sebegitu terkejut . Sampai tak sadar Dika terpana melihat betapa cantiknya liana malam ini.
''kak apa kita sudah bisa berangkat ?''
"kak apa kita ''??
__ADS_1
''kak ??
Ucap liana dan Dika akhirnga tersadar dari keterpesonaan wanita itu...
''hhmmmm''.
''cepat masuk dasar lelet ''. keus Dika mencoba menutupi kegugupannya.
setibanya di acara pesta
Acara yang sangat meriah di tempat yg begitu mewah. Liana berjalan berdampingan dengan Dika yang tentu saja itu semua atas perintah Dika.
Semua mata terpana melihat keindahan dua mahluk yang sangat mempesona. Bisik-bisik para tamu undangan memuja dan banyak wanita yang iri karena pria tampan yang melalui mereka.
''Hai tuan pramana terima kasih atas kehadirannya. '' ucap pemilik pesta pengusaha sukses kedua yaitu Amer sanjaya.
''oh ya siapa nona cantik ini??''
''oh dia wanitaku''
''hai nona senang bertemu denganmu''
Liana hanya membalas dengan senyuman lalu mereka memasuki ruang privat agar lebih nyaman.
Setelah acara pesta mereka pulang ke mansion. Dan sampai di rumah Dika langsung memsuki kamar membersihkan diri. Liana pun memasuki kamar tamu dan juga membersihkan diri di sama.
Paginya liana terkejut karena ternyata dia terdidur di ruang tamu setelah membersihkan diri semalam.
__ADS_1
''mati aku kenapa aku bisa ketiduran.
''Apa tian Dika akan marah ya.
''Aduuh kenapa aku ceroboh sekali sih''
Liana terus mengumpat diri nya sendiri. Tanpa ia sadari sejak tadi sepasang mata memperhatikannya dari sudut sofa .
''sudah selesai mengumpatnya '' tiba tiba suara bariton menambah keterkejutan liana.
Liana menoleh ke arah suara ternyata benar apa yang ada dipikirannya. Pasti Dika marah besar karena semalam liana bisa ketiduran.
'ma-maaf tuan'' liana gugup sekali.
''apakah tidurmu nyenyak?'' tabta dika dengan wajah tanpa ekspresi.
''sa-saya se-''
''apakah kamu masih ingin tidur di balik selimut yang hangat itu?''
''ti-tidak tu-tuan''.
Liana semakin takut dia merasa mungkin ini adalah akhir hidupnya. Kenapa dengan dia bertanya pelan malah membuat bulu kuduk ku merinding. Apakah setelah ini ia akan dipenggal. ''ya tuhan apakah ini akhir hidupku. Apakah aku benar-benar akan mati. Batin Liana''.
''Sini kamu'' ucap Dika masih dengan nada yg dingin.
''baik tuan''. Liana tak ingin membantah.
__ADS_1