Dewi Ular

Dewi Ular
10.Latihan Dimulai


__ADS_3

Ketiga anak itu mengikuti jendral Zaen. Jendral Zaen terkejut karena ketiga anak itu mampu mengibangi kecepatannya. Walaupun jendral Zaen tidak mengeluarkan kekuatan sepenuhnya.


'Mengagumkan!' pikir jendral Zaen.


Jendral Zaen berhenti di sebuah hutan yang sangat lebat. Hutan itu bernama hutan Goblin Forest sesuai namanya hutan ini banyak dihuni oleh para goblin dan dark animals.


Hutan Goblin Forest merupakan hutan yang paling besar di negara Angin dibandingkan dengan hutan-hutan lainnya. Hutan itu teletak di barat negara Angin.


Luas dari hutan itu kira-kira 10.000 hektar. Tapi itu semua masih perkiraan karena tidak ada yang berani mengukur luas hutan itu. Konon katanya di hutan itulah tempat penyegelan raja iblis berserta keturunananya.


Mereka berjalan memasuki hutan yang sangat lebat. Karena sangat lebat membuat cahaya matahari tidak dapat masuk ke hutan itu sehingga hutan itu menjadi gelap yang dapat membuat hutan itu terlihat sangat menyeramkan.


Jendral Zaen berhenti di tengah-tengah hutan. Ia mengeluarkan pedangnya dan mengacungkan pedangnya seakan ingin bertempur.


"Tebasan Senja" Aura jingga keluar sangat indah dan menyejukan. Dalam hitungan detik 100 pohon terbelah menjadi 10 bagian. Yang membuat sekitar menjadi tanah yang lapang.


Belum lama mereka berdiri di sana para Kera Darah Merah melompat menyerang mereka. Ada 400 lebih Kera Darah Merah yang menyerang mereka


"Ini latihan pertama kalian" Jendral Zaen pergi meninggalkan mereka bertiga


Para Kera Darah Merah terlihat marah karena hutan yang mereka tinggali telah dirusak oleh


jendral Zaen.


"Cakar bayang"


"Angin Tornado"


"Api Hitam"

__ADS_1


Harry,Xena dan Arka mengeluarkan jurus mereka masing-masing. belasan Kera Darah Merah mati terkena serangan mereka.


"Bedebah jendral itu! Dia meninggalkan kita dengan para Kera Darah Merah yang mengambuk akibat ulahnya" ucap Harry sembari terus menghidari serangan Kera Darah Merah.


"Jangan berisik bodoh! Kau bisa memanggil para dark animals lainnya"


Lima belas menit berlalu. Sudah sekitar 257 Kera Merah Darah mati ditangan Arka dan yang lainnya. Mereka mulai kewalahan menghadapin Kera Merah Darah


"Mereka terlalu banyak. Bagaimana caranya agar kita menghabisi mereka?" Xena mulai kelelahan. Keringat mengucur deras di pelipisnya.


"Aku akan menahan mereka. Sedangkan kalain gabungkan jurus api hitam dan angin tornado milik kalian"


"Jurus pengikat bayang"


Xena dan Arka berpengan tangan sedangkan tangan yang satunya lagi membuat tapak menghadap ke arah Kera Darah Merah.


"Jurus Combo\=Tornado Api Hitam" teriak Xena dan Arka secara serempak. Muncul angin tornado berukuran besar yang diselimuti oleh api berwarna hitam.


'Jurus yang cukup hebat' pikir jendral Zaen yang mengamati ketiga anak itu dari jauh.


"Jurus Tinju Bayang" Puluhan tinju bayang melesat cepat ke arah para Kera Merah Darah. Kera Merah Darah mati ketika terkena tinju bayang milik Harry.


"Huh... Akhirnya mereka semua mati" Xena dan teman-teman menjatuhkan diri mereka karena kelelahan menghadapi Kera Darah Merah.


Jendral Zaen melesat kearah ketiga anak itu. Jendral Zaen terpukau akan kehebatan tiga anak itu.


'Kau benar Frenkline. Mereka bertiga memang sangat mengagumkan.' pikir Jendral Zaen


Harry menantap sinis lelaki yang ada dihadapannya. Entah apa yang ada dipikiran jendral Zaen. Jendral Zaen hanya menonton ketika Harry dang yang lainnya bertarung.

__ADS_1


"Kenapa kau menatapku seperti itu?!" bentak jendral Zaen karena ditatap sinis oleh Harry.


"Kenapa kau hanya menonton jendral? Kau yang membuat para kera darah merah itu marah tapi malah kau pergi meninggalkan kami" ucap Harry dengan nada kesal.


"Aku tidak peduli"


"Hei jendral Zaen yang terhormat. Apa kau takut dengan Kera Merah Darah? Aku tidak pernah menyangka seorang jendral terkuat negara Angin takut dengan dark animals jenis Kera Darah Merah" ucap Harry dengan senyum meremehkan yang terukir di wajahnya.


"Diam kau bocah! Aku sudah mengatakan kalo itu adalah latihan pertama kalian" jendral Zaen mulai terbawa emosi.


"Maafkan teman kami jendral. Dia memang suka seperti itu" ucap Xena


"Baiklah aku memaafkannya. Sekarang aku akan mengajari kalian sebuah Jurus"


"Jurus apa itu jendral?" tanya Arka


"Jurus ini kuciptakan sendiri. Walaupun terbilang mudah tapi jurus ini sangat berguna untuk kalian. Nama jurus ini adalah Indra Iblis"


"Bagaimana cara kerja dari jurus itu jendral?" tanya Xena.


"Sekarang kalian serang aku dengan kekuatan kalian" ucap Jendral Zaen sambil menutup matanya dengan kain hitam.


Setelah menutup matanya dengan kain hitam jendral Zaen berseru lantang.


"JURUS INDRA IBLIS!"


-------------------------------------------


Semoga kalian makin suka ya:)

__ADS_1


Stay At Home and Stay Healthy.


Jangan lupa like,komen and votenya gais😊


__ADS_2