
"Terima kasih kamondan" ucap Mike berkaca-kaca dan langsung berlari mengambil perlengkapan miliknya.
Xena menatap kuda putih yang dibeli oleh Mike untuknya. Kuda itu seputih salju dengan mata hitam yang sangat indah di kepala kuda itu terdapat bulu-bulu yang sangat halus.
"Sepertinya kau terlihat senang" ucap Arka sembari mengelus kuda putih miliknya.
"Tentu saja aku senang" balas Harry dengan senyum yang mengejek.
"Aku tidak bertanya padamu! Dasar bodoh!" ucap Arka geram.
"Apa katamu?!" tanya Harry terlihat marah.
"B-O-D-O-H!" ucap Arka yang sengaja mengeja
huruf demi huruf dengan penuh tekanan.
Mendengar Arka berkata seperti itu semakin mebuat Harry kesal dan marah. Harry memukul kepala Arka dengan sangat keras. Arka terlihat marah saat Harry memukulnya, ia membalas pukulan Harry.
Melihat kedua sahabatnya berkelahi seperti anak kecil yang sedang memperbutkan permen Xena hanya bisa menghela nafas panjang dan memacu kudanya mengelilingi lapangan.
Saat Arka dan Harry berhenti berkelahi, mereka berdua tersadar para prajurit sedang menikmati perkelahian mereka termasuk Mike. Dengan wajah yang merah karena menahan malu. Mereka berdua segera naik ke kuda mereka dan pergi mengikuti Xena.
Xena memacu kudanya keluar dari barak prajurit dengan sangat cepat. Arka dan Harrt mengikuti Xena dari belakang.
Dimata arka, Xena terlihat cantik saat memacu kudanya. Rambut Xena yang berterbang karena angin menambah kecantikannya.
'Cantik sekali' pikir Arka sembari mamacu kudanya.
Mereka bertiga sampai di sebuah padang rumput yang sangat luas. Terdapat sungai yang sangat jernih dan juga terlihat sebuah goa yang sangat dalam, Arka berpikir akan membuat permukiman goblin di dalam goa itu.
Mereka bertiga mulai membayangkan mansion 3 lantai yang sangat mewah dan dilindungi oleh benteng yang sangat kokoh.
Setelah lama menikmati indahnya tempat itu mereka kembali ke barak utama untuk melihat para pasukan dark serpent dan cavalry forces yang telah mereka buat.
'Kencantikan dirinya melebihi bidadari' pikir Arka ketika melihat Xena menunggang kuda putih miliknya.
"Sepertinya kau menyukai gadis itu" ucap Harry membuyarkan lamunan Arka.
"Kalau iya memangnya mengapa? Apakah kau menyukainya juga?" tany Akra dengan tatapan curiga.
"Tentu saja aku suka padanya. Dia baik kepadaku" ucap Harry santai.
"Kalau begitu mulai sekarang kita akan menjadi rival" ucap Arka sembari menatap Harry penuh permusuhan.
__ADS_1
"Haha... Aku hanya bercanda kawan" ucap Harry sembari tertawa puas.
Arka mempercepat laju kudanya. Arka tidak meladeni manusia seperti Harry lagi, jika terus diladeni dirinya bisa gila karena ulah Harry.
"Kemarilah Mike" panggil Xena sembari turun dari kuda miliknya.
"Ada apa nona?" ucap Mike sembari berlari ke arah Xena.
"Bangunlah sebuah mansion 3 lantai di sebelah barat kerajaan. Aku mau mansion itu dikelilingi benteng yang kokoh berserta menara pengawas" ucap Xena sembari memberi 2 katong koin emas.
"Baik nona. Aku laksanakan perintahmu" balas Mike.
"Mansion itu harus mewah dan bagus. Jangan lupa beri sedikit ruang dibagian belakang mansion agar aku bisa berlatih. Buat juga barak pasukan untuk para dark serpent dan cavalry forces" tambah Harry.
"Baik tuan" ucap Mike
"Kau terlalu banyak meminta. Seluru penerangan mansion harus menggunakan lampu sihir" ucap Arka sinis.
"Bawa 5.000 pasukan untuk membantumu Mike." ucap Harry tidak memperdulikan tatapan sinis dari Arka.
"Aku percayakan tugas ini padamu" ucap Xena.
"Terima kasih nona atas kepercayaanmu padaku. Aku akan lakukan yang terbaik" ucap Mike lalu pergi melaksanakan tugasnya.
"Apa kalian senang dengan perlengkapan kalian?" ucap Arka.
"Terima kasih tuan"
"Kalian adalah pasukan dark serpent, dan pasukan cavalry forces. Kalian akan pindah ke barak yang ada di mansion kami dan berlatih disana" ucap Arka.
"Baik tuan" ucap para pasukan secara serentak.
Sudah seminggu lebih Mike membangun mansion untuk Xena, Arka dan Harry. Pembangunan mansion sudah hampir selesai, hanya tinggal mengisi mansion dengan interior yang sangat mewah
Arka sangat senang melihat mansion yang sangat megah dan sangat puas atas kinerja dari Mike. Harry memberi 500 koin emas untuk Mike sebagai upahnya.
Para pasukan dark serpent dan cavalry forces pindah ke barak mansion dan belatih disana. Arka juga membawa 35 goblin dan 35 green wolf ke dalam goa yang sudah disiapkan oleh Arka.
Selama seminggu Arka terus berlatih jurus tamer miliknya sehingga terus meningkat sebesar 30%. Dengan meningkatnya jurus tamer miliknya, Arka juga sudah bisa menjinakan berbagai jenis monster dan dark animals tingkat rendah dan tingkat menengah.
Sedangkan Harry dan Xena sudah dapat mengguasi jurusnya milik mereka.
'Mungkin aku harus memikirkan nama yang cocok untuk pasukan monsterku' pikir Arka.
__ADS_1
Arka kembali ke mansion untuk membereskan barang-barangnya. Sesampainya di mansion ia disambut oleh kepala pelayan.
"Selamat datang tuan Gold" ucap kepala pelayan.
"Panggil aku Arka saja" ucap Arka.
"Baik tuan Arka"
"Siapa namamu?" tanya Arka.
"Namaku Griton tuan" jawab Griton.
Arka segera menemui Xena dan Harry di ruang kerja milik mereka bertiga. Ternyata Aman juga sedang bersama mereka.
"Ck, tidak tau sopan santun" decak Harry.
"Berisik!" balas Arka.
"Apa ini kelakukan seorang komandan?" sindir Aman.
"Maafkan aku kakek. Ada yang harus aku bicarakan" ucap Arka.
"Ada apa Arka?" tanya Xena.
"Kita harus memberatas para bandit yang ada di wilayah kabut. Para bandit itu sudah semakin merajalela, jika terus dibiarkan kerajaan Angin bisa diserang oleh mereka" ucap Arka.
"Diwilayah kabut terdapat 25 kelompok bandit. 5 diantaranya adalah kelompok bandit terkuat. Mereka adalah blood breeze, wolf demon, devil bandits, kera hitam, dan bloody mist" ucap Aman.
"Aku sudah tau tentang itu kakek" ucap Xena.
"5 bandit terkuat memiliki 10.000+ pasukan, sedangkan yang lainya hanya sekitar 1.000-3.500 pasukan saja" ucap Aman.
"Apa 10.000+ pasukan?!" tanya Harry kaget.
"Kita bisa memanfaatkan pasukan bandit yang lainnya" ucap Arka.
"Memanfaatkan pasukan bandit lain?" tanya Harry.
"Bandit lain memiliki pasukan yang lemah. Kita hanya perlu menjadikan mereka pasukan kita. Dengan 450 pasukan khusus dan 2.000 pasukan kurasa sudah cukup untuk membuat para bandit lemah" ucap Arka.
"Aku dan Mike akan mempersiapan pasukan yang kita butuhkan" ucap Harry.
"Kapan kalian pergi?" tanya Aman.
__ADS_1
"Dua hari lagi" ucap Arka mantap.
Harry segera keluar untuk mempersiapkan pasukan yang mereka butuhkan untuk memberantas para bandit. Sedangkan Xena dan Arka membicarakan strategi yang akan mereka pakai untuk melawan para bandit.