Dewi Ular

Dewi Ular
28.Kerja Sama dan Konflik


__ADS_3

Sudah 3 bulan Arka menjadi raja di kerajaan kabut. Kerajaan kabut sangat damai dan tentram. Penduduk di kerajaan kabut sudah mencapai 1 juta penduduk, dengan 1 juta penduduk kerajaan kabut menghasilkan 1 juta koin emas per bulan dari pajak.


Kerajaan kabut juga sudah diakui oleh para kerajaan kecil dan kerajaan besar. Arka akan menjalin kerja sama dengan beberapa kerajaan kecil.


"Kita akan melakukan pertemuan dengan kerajaan rosvelt dan kekaisaran shine besok persiapkan semua yang dibutuhkan" ucap Arka.


Arka akan menjalin kerja sama untuk meningkatkan pertahanan, ekonomi, dan pendidikan.


"Arka kau harus pikirkan lagi. Para tikus kerajaan itu hanya mau memanfaatkan para monster sebagai senjata mereka" ucap Harry yang disambut dengan anggukan Aman dan Xena.


"Kalian tenang saja, mereka semua tidak akan berani memanfaatkan para monster yang aku miliki" ucap Arka datar.


Sebenarnya Arka sudah tau sejak awal para petinggi dari kerajaan lain hanya ingin memanfaatkan para monster dengan kedok kerja sama. Tapi Arka berpikir akan mendapat dukungan dari kerajaan-kerajaan besar berkat tikus-tikus kerajaan itu.


Keesokan harinya para petinggi dari kerajaan rosvelt dan kekaisar shine sudah menunggu di ruang pertemuan untuk membahas kerja sama yang akan mereka jalin.


"Maaf aku sedikit terlambat" ucap Arka setela memasuki ruangan.


'Sedikit terlambat katanya' gumam raja rosvelt.


"Tidak masalah raja kabut" ucap raja rosvelt dengan senyum palsu.


"Baiklah kita akan bahas kerja sama yang akan kita lakukan" ucap kaisar shine.


"Aku setuju akan perjanjian kita. Tapi mengenai mengirim para monster ke kerajaan kalian aku tidak bisa"


"Kenapa raja kabut berubah pikiran?" ucap kasiar shine.


"Memang aku pernah menyetujui perjanjian ini?"


"Kita ini sama-sama pemimpin. Keselamatan rakyat lebih penting untuk kita daripada keselamatan kita sendiri"


"Anda benar raja rosvelt. Tapi seperti yang aku katakan aku tidak akan mengirim satupun monster ke kerajaan manapun"


"Jangan terlalu terburu-buru mengambil keputusan raja kabut. Anda bisa memikirkannya lagi"

__ADS_1


"Apa yang harus dipikirkan lagi raja rosvelt? Aku tidak akan pernah mengubah keputusanku"


"Baiklah raja kabut aku setuju dengan tawaran dirimu. Tapi bisakah kau membantu kekaisaran shine ketika perang?"


"Apa maksudmu kaisar shine? Kita sudah membicarakan ini sejak lama tapi kenapa semuanya mendadak berubah?!" teriak raja rosvelt mengebrak meja.


"Tenanglah raja rosvelt. Aku hanya tidak ingin menggunakan para monster sebagai senjata perang" ucap Arka.


"Kalian adalah kerajaan baru jangan berlaku sombong. Aku dan kerajaanku bisa menghancurkan kerajaan kalian" Raja rosvelt berteriak dan mengancam Arka.


"Apa ini kelakuan seorang pemimpin kerajaan rosvelt? Mengajak kerja sama lalu mengancam seenaknya. Dasar tikus kerajaan" sindir Harry karena tidak senang melihat sikap yang ditunjukan oleh raja rosvelt.


"Diam Kau!" teriak raja rosvelt sembari mengacungkan pedang ke arah Harry.


"Bukankah aku sudah bilang dilarang membawa senjata ke ruang pertemuan!" Arka mengebrak meja.


"Aku menyatakan perang pada kerajaan kalian. Bukankah kau bilang tidak akan menggunakan para monster sebagai alat perang" seringai raja rosvelt.


"Tanpa para monsterpun, kami bisa menang" ucap Harry yakin.


Setelah raja rosvelt keluar, Arka dan kaisar shine melanjutkan kerja sama yang telah mereka sepakati.


"Apa anda yakin tidak memerlukan bantuan dari kekaisaran shien untuk menghadapi kerajaan rosvelt?" ucap kaisar shine menawarkan bantuan.


"Tidak, terima kasih. Saya tidak ingin melibatkan siapapun dalam perang ini" ucap Arka mengantarkan kaisar shine keluar dari kerajaan.


Di kerajaan Rosvelt


"Siapkan 300.000 pasukan, kita akan mengempur kerajaan kabut" ucap raja rosvelt.


"Apa anda yakin tuan? Mereka punya pasukan monster yang sangat banyak" ucap salah satu jendral kerajaan rosvelt.


"Aku pernah mendengar, pasukan monster yang mereka punya yang membantu mereka menghabisi para bandit" ujar jendral lainnya.


"Mereka tidak akan berani menggunakan monster jadi kalian siapkan pasukan atau aku akan mengantung kalian"

__ADS_1


"B... ba... baik yang mulia" ucap para jendral.


Sementara di kerajaan kabut Arka terlihat tenang seperti tidak memiliki beban padahal semua ketenangan itu hanyalah topeng. Dirinya sangat frustasi, jika ia berperang rakyat kerajaan kabut akan terkena dampak tapi dirinya sudah tidak bisa mundur lagi.


"Evakuasi para penduduk ke wilayah kera hitam. Beri perintah kepada para troll dan goblin cheif agar mereka menjaga para penduduk. Aku tidak ingin ada satupun penduduk yang kehilangan nyawa karena perperang ini" perintah Arka.


Wilayah kera hitam sudah menjadi kerajaan kecil bagi para monster. Para monster terus memperluas daerah kekuasaan mereka dan meningkatkan pertahanan, 1 juta penduduk akan aman selama berada disana. Para monster juga sudah bisa menghasilkan bahan-bahan makanan dan mengolahnya sehingga tidak perlu banyak persedian yang diberikan kerajaan kepada para monster.


"Baik" ucap 7 jendral serempak.


Para jendral segera menevakuasi para penduduk agar tidak terkena dampak dari peperangan antara 2 kerajaan. Sementara Kris mengirim surat kepada walikota agar mereka datang ke istana untuk membahas perang yang tidak lama lagi akan terjadi.


"Arka sebaiknya kau melindungi para penduduk diwilayah kera hitam" saran Harry.


"Aku sudah meminta jendral Frenkline dan jendral Zaen mengirim pasukan terkuat mereka untuk melindungi para penduduk"


"Tapi kau seorang raja, kau tidak boleh mati dalam perang" ucap Aman khawatir.


"Tenang saja kakek. Aku akan mempertahankan kerajaan ini sampai titik darah terakhir. Lebih baik kau ikut bersama para penduduk"


"Baiklah jika itu yang terbaik. Tapi kau harus berjanji padaku, kau tidak boleh mati dimedan perang"


Arka hanya tersenyum menanggapi perkataan Aman. Dirinya sedang berusah menyembunyikan kegelisahan yang sedang melanda hati agar orang-orang disekitarnya tidak ikut merasa gelisah sama seperti dirinya.


Raut wajah para penduduk terlihat sangat khawatir saat proses evakuasi, ada beberapa anak-anak menangis karena ketakutan. Walaupun mereka akan dijamin keselamatannya tapi tetap saja mereka takut kehilangan kerajaan yang mereka sayangi.


Setelah para penduduk dievakuasi dan melaksanakan rapat dengan para petinggi kerajaan dan para jendral. Arya memerintahkan untuk mempersiapkan 500.000 prajurit disetiap kota dan tidak menyerang pihak lawan sebelum mereka menyerang terlebih dahulu.


500.000 pasukan dikirim ke masing-masing kota, pasukan itu terdiri dari 250.000 pasukan khusus dan 250.000 pasukan normal. Pasukan itu dipimpin oleh jendral yaitu Monna, Eudrat, David dan Eridan.


Freya, Hirden dan Lexa ditugaskan untuk menjaga para penduduk di wilayah kera hitam. Sedangkan Gremio, Falxus dan Kris tetap di pusat kota menjaga istana dan para petinggi kerajaan.


"Apa kalian semua siap mempertahankan kerajaan kabut?" ucap Arka.


"Pertanyaan macam apa itu? tentu kami semua siap mempertahanka kerajaan" ucap Harry diikuti anggukan yang lainnya.

__ADS_1


"Kita akan merebut kota ini terlebih dahulu" ucap Arka sembari menunjuk sebua kota yang dekat dengan kerajaan kabut.


__ADS_2