
"Semoga ini berhasil" Gumam Ular putih itu
Setelah menggigit xena ular putih itu meninggalkan xena agar tidak ada yang melihat dirinya.
***
Setelah kejadian hari itu Xena tak sadarkan diri. Xena terkena racun akibat gigitan dari ular putih yang mengakibatkan tubuhnya berubah menjadi ungu.
Tapi anehnya setelah sampai di rumah sakit, dokter tidak menemukan adanya racun di dalam tubuh Xena. Padahal Jendral Frankline sangat yakin bahwa Xena terkena racun kelas rendah.
"Dimana aku?" Setelah dua hari tak sadarkan diri,akhirnya Xena mulai membuka matanya secara perlahan-lahan. Xena berada di sebuah ruang putih yang lumayan luas dengan tangan diinfus.
"Hai nona,kau sudah sadar. Bagaimana keadaanmu" Kata Arka tersenyum manis.
"Kau sudah bangun nona. Aku menunggumu sadar selama dua bulan" Harry menahan tawa.
Sementara Arka menepuk jidatnya karena selalu dibuat pusing oleh kelakuan Harry. Arka merasa heran darimana asal muasal ide-ide jahil yang ada di otak Harry.
"Apa? Jadi aku tidak sadarkan diri selama dua bulan" Xena terkejut mendengar perkataan Harry.
"Haha... Aku hanya bercanda nona. Kau hanya tidur selama dua hari nona" Harry tertawa puas melihat reaksi dari Xena.
Harry sudah sangat lama menunggu reaksi seperti itu dari Xena. Sementara Xena geram dengan tingkah Harry yang baru saja menjahili dirinya.
"Aku Arka. Jadi siapa namamu nona?" Arka tersenyum manis sambil mengulurkan tangan sebagai tanda perkenalan diri.
__ADS_1
"Aku Xena. Senang berkenalan denganmu" Xena menyabat uluran tangan Arka dan membalas senyum Arka.
"Hai Xena aku Harry. Senang berkenalan denganmu" Harry melepas gengaman Arka dan menyambat tangan Xena sembari terrseyum.
Walaupun mereka baru saja berkenalan tetapi mereka dapat akrab dalam waktu singkat. Mereka tertawa terbahak-bahak karena lelucon yang dibuat oleh Harry.
'Manis sekali' Gumam Arka ketika melihat Xena tertawa.
Saat mereka sedang menikmati jokes yang dibuat oleh Harry, Aman datang menjeguk Xena dengan senyum terukir manis diwajahnya yang sudah keriput.
"Cucuku kau sudah sadar rupanya. Aku sangat mengkhawatirkanmu" Kata Aman dengan wajah yang sangat cemas.
"Kau tidak perlu mengkhawatirkan aku kakek. Kau bisa lihat sendiri aku baik-baik saja bukan?" Xena mencoba menghibur Aman agar tidak begitu cemas akan kondisi dirinya.
"Sebenarnya ada yang mau aku bicarakan denganmu Xena" Raut wajah Aman menjadi serius.
"Apakah kita bisa bicara berdua saja?" Aman memandang wajah kedua pemuda yang ada di sebelahnya.
Arka dan Harry mengerti maksud dari sang kakek, merekapun beranjak keluar kamar rawat Xena. Setelah kedua pemuda itu keluar Aman memulai penbicaraan.
"Sebenarnya tiga hari sebelum kedatang ular raksasa itu,aku mendapat sebuah mimpi-" Aman menceritakan di dalam mimpi Aman bertemu dengan ular putih yang bisa bicara. Ular putih itu menyuruh Aman menceritakan yang sebenarnya kepada Xena.
"Apa yang dimaksud menceritakan yang sebenarnya kakek?" Xena terhilat sangat binggung.
"Sebenarnya kau bukan cucuku Xena. Aku menemukanmu 15 tahun lalu di sebuah sungai saat aku pergi memancing dan aku tidak tau siapa orang tuamu?" Aman menceritakan semua kebenaran yang selama ini tidak diketahui oleh Xena.
__ADS_1
Xena terkejut mendengar kakeknya berbicara seperti itu. Awalnya Xena mengira kakeknya hanya bergurau tapi dari sorot mata Aman mengatakan bahwa Aman sangat serius.
Tanpa sadar air mata jatuh membasahi pipi Xena. Gadis itu segera menyeka air matanya agar Aman tidak melihatnya.
"Maafkan aku Xena. Aku baru bisa mengungkapkan yang sebenarnya sekarang. Aku takut kau marah padaku dan pergi meninggalkan diriku" Kata Aman dengan naca sendu.
"Aku tidak mungkin marah denganmu kakek, aku sangat menyayangimu dirimu kakek. Terima kasih sudah mau jujur kepadaku kakek dan sudah mau menjaga diriku" Xena mengelap air matanya yang jatuh.
"Tidak usah berterima kasih kau adalah cucuku,sudah seharunya aku menjaga dirimu." Aman mengelap air mata yang jatuh di pipi cucunya.
Aman merentangkan kedua tangannya dan disambut hangat oleh Xena. Mereka berpelukan seperti sepasang kekasih yang sudah lama tidak bertemu.
Arka dan Harry yang melihat moment tersebut ikut terbawa suasana kerena mereka tidak merasakan kasih sayang seorang kakek.
Tanpa disadari oleh Aman dan Xena. Ular putih yang datang dimimpi Aman dan yang sudah menggigit tangan Xena sedang memperhatikan mereka berdua dari jauh.
Ulat putih itu sedang mendengarkan semua pembicaraan antara Xena dan Aman. Ular putih itu tersenyum dengan mata yang berbinar.
'Akhirnya aku berhasil. Aku harus membujuknya agar aku dapat memasuki tubuhnya dengan begitu aku akan lebih mudah melindungi dan melatih gadis itu' Gumam ular putih itu.
-------------------------------------------
Gimana gais seru g?
Kasih pendapat kalian dong😊
__ADS_1
Semoga kalian makin suka ya😙