Dewi Ular

Dewi Ular
24.Membangun Kerajaan


__ADS_3

Dengan ini Xena menghabiskan 131.000+ koin emas milik mereka. Para tawanan terdiam karena mereka bingung. Awalnya mereka pikir mereka akan dibunuh tapi pikiran itu salah besar mereka malah direcruit menjadi prajurit.


Tentu saja mereka mau, daripada harus mati karena hukuman kerajaan lebih baik mereka mengabdi pada pasukan musuh.


Keesokan harinya Arka pergi ke istana untuk menemui kaisar bersama dengan Xena dan Harry. Mereka disambut hangat oleh kepala pelayan disana.


"Yang mulia" ucap Arka sembari membungkuk diikuti oleh Harry dan Xena.


"Ada urusan apa kalian kemari?" ucap kaisar Chen.


"Kami ingin membicarakan mengenai wilayah kabut" ucap Harry.


"Apa kalian sudah tau tentang pengumuman yang aku buat?" ucap kaisar Chen menebak.


"Benar yang mulia. Kami semua sudah mendengarnya. Apa benar isi dari pengumuman itu?" tanya Xena.


"Buat apa aku berbohong? Tidak ada untung bagiku"


"Bagus jika seperti itu. Kami hanya ingin memberi tau bahwa kami sudah membersihkan para bandit" ucap Arka santai.


"Apa kalian membawa persyaratannya?" tanya permaisuri.


"Tentu saja ratu. Kami menbawa 25 kepala pemimpin bandit yang berkuasa di wilayah kabut" ucap Harry santai.


"Aku akan melihatnya" ucap kaisar.


Xena, Arka, Harry, Kaisar dan para jendral pergi menuju halaman istana. Di halaman istana terpampang 20 kepala pemimpin bandit yang dihargai sekitar 10.000 koin emas satu kepala. Sedangkan 5 kepala pemimpin terkuat dihargai 20.000 koin emas satu kepala


Kaisar Chen dan para jendral terkejut melihat 25 kepala pemimpin bandit, yang paling terkejut adalah jendral Frenkline. Jendral Frenkline tidak pernah menyangka bawahannya bisa membunuh 5 pemimpin bandit terkuat.


Bahkan dirinya sendiri belum tentu bisa membunuh salah satu dari mereka. Begitupun dengan jendral Zaen, dari awal dirinya sudah yakin dengan kemampuan mereka.


"Baiklah wilayah kabut menjadi milik kalian" ucap kaisar Chen sembari memberikan selembar kertas resmi milik kerajaan angin.


"Terima kasih kaisar" ucap mereka bertiga serempak


"Ini upah kalian" ucap permaisuri memberi kantong berisi 300.000 emas.


"Memangnya kalian akan mengunakan wilayah itu untuk apa?" tanya jendral Frenkline

__ADS_1


"Kami akan membuat kerajaan disana" jawab Harry santai.


"Apa?! Jadi kalian ingin memberontak?!" teriak jendral Selena.


"Kami tidak akan memberontak kepada kerajaan justru kerajaan kami akan membantu kerajaan angin ketika perang nanti" ucap Xena.


"Apa ucapan kaliam dapat dipercaya?" tanya Lightnes.


"Kau bisa memengang janjiku jendral. Jika aku melanggar aku rela kau bunuh" ucap Arka bersungguh-sungguh.


"Begitu ya?. Baiklah aku setuju dengan kalian" ucap Lightnes setelah beberapa saat berpikir.


"Tapi Light-"


"Aku juga setuju"


"Aku selalu percaya pada rencana kalian" ucap Frenkline.


"Aku setuju"


"Sepertinya patut dicoba"


"Apa-apaan kalian ini? Aku tetap pada pendirianku" ucap Elfman.


Mereka bertiga sudah menduga jika jendral Elfman tidak suka kepada mereka. Itulah sebabnya Arka akan membangun kerajaan mereka sendiri dan tidak akan pernah berurusan dengan kerajaan angin lagi terkecuali dalam perang dan perdagangan.


"Tetap saja kau kalah" sindir Trisheden.


Akhirnya kerajaan angin membuat perjanjian dengan Ketiga komandan itu. Surat perjanjian itu ditanda tangani oleh kaisar Chen sebagai pemimpin dari kerajaan angin, Lightnes sebagai perwakilan dari 7 jendral besar dan ketiga komandan devisi ular.


Jendral Frenkline tentu sangat sedih karena kehilangan bibit unggul dari kerajaan Angin. Walaupun mereka baru menjadi komandan pasukan tapi dirinya menjadi sedih karena harus kehilangan mereka.


"Dasar jendral cenggeng" sindir Harry.


"Aku tidak menangis bodoh. Aku hanya merasa sedih karena kalian akan mengundurkan diri dari devisi ular" ucap jendral Frenkline sendu.


"Kami sudah memilih 3 orang yang pantas menjadi komandan pasukan devisi ular. Kami juga akan memberikan 8.000 pasukan kepada devisi ular" ucap Xena.


"Terima kasih. Dimana calon komandan baruku?" tanya jendral Frenkline.

__ADS_1


3 orang datang dan memberi hormat kepada jendral Frenkline dan para komandan terdahulu.


"Namaku Kris" ucap pria bermata hitam.


"Namaku Lexa" ucap perempuan berambut pirang.


"Namaku Hirden" ucap pria bermata colkat.


"Mereka adalah komandan baru devisi ular" ucap Xena.


"Kami titipkan devisi ular kepada kalian semoga devisi ular bisa terus berkembang" ucap Harry.


11.000 pasukan baru mengikuti mereka kemansion milik mereka. Nantinya mansion itu akan diberikan oleh ketiga komandan baru. Disana sudah ada 40.000 pasukan sedang menunggu.


"Apakah kalian akan ikut bersama kami" tanya Arka kepada Griton dan pelayan lainnya.


"Kami akan selalu mengikuti tuan dan nona kemanapun kalian pergi" ucap Griton.


"Kalai begitu persiapkan diri kalian" ucap Xena.


Mike, Axel, Dexi, 46.000 pasukan dan 20.000 monster dan dark animals milik Arka diperintahkan oleh Harry untuk membangun kerajaan besar diwilayah kabut, 4 kota besar disegala penjuru kerajaan dan membuat goa yang dalam untuk para monster dan dark animals milik Arka. Mereka semua segera berangkat ke wilayah kabut untuk melaksanakan tugas mereka.


"Griton kau cari 15.000 orang yang bersedia menjadi pelayan kerajaan kita dan suruh mereka mempersiapkan diri untuk pindah ke kerajaan kita" ucap Xena.


"Kira-kira berapa upah yang akan ditawarkan nona?" tanya Griton.


"3 koin emas" ucap Xena.


"Baik nona" ucap Griton lalu pergi.


Griton menyebarkan informasi dengan cara membuat kartu pengumuman yang ditempelkan diseluruh sudut kerajaan angin. Hanya dalam tempo 5 hari 15.000 orang sudah terdaftar dan siap kerja kapan saja.


Xena dan yang lainnya menggeleng tidak percaya semua yang mereka ingikan pasti lebih banyak dari yang mereka harapkan.


Sudah sebulan lebih Mike dan yang lainnya membangun kerajaan yang diminta oleh Harry. Tugas mereka hanya tinggal membuat goa yang dalam dan luas untuk para monster. Dengan 46.000 pasukan, 20.000 pasukan monster dan dark animals pekerjaan mereka menjadi lebih cepat.


400 goblin normal mulai menggali tanah hingga membentuk 4 buah lobang sebagai pintu masuk. Pintu masuk terbagi menjadi 4 yaitu pintu barat, pintu timur, pintu utara dan pintu selatan. Lobang-lobang tersebut dapat dimasuki oleh troll berukuran 15 meter.


Para pasuka manusia mengumpulkan beberapa pohon besar untuk tempat tinggal kera merah darah dan membangun 3.000 kandang untuk green wolf dan singa api. Para goblin cheif dan 7.000 goblin juga membantu mereka untuk membangun rumah kecil untuk para goblin dan rumah besar untuk para troll.

__ADS_1


Mereka juga membangun rumah untuk para gagak petir milik Arka dengan para pohon itu. Sedangkan para troll mengumpulkan kayu dan membuat sungai yang luas dan dalam di sekeliling pintu masuk. Jembatan gantung yang terbuat dari kayu dan tanggan sengaja dibangun agar musuh sulit memasuki permukiman mereka. 2 menara pengawas dibangun di setiap pintu masuk.


__ADS_2