Dewi Ular

Dewi Ular
44.Membentuk Aliansi


__ADS_3

Setelah seminggu berpisah dengan Arka dan Harry, tekad Xena semakin bulat seperti tahu yang digoreng dadakan lima ratusan. Latihan demi latihan dijalani oleh Xena, ia dapat merasakan kekuatannya fisik semakin bertambah kuat meski tidak terlalu signifikan.


Rain dan kedua orang bertopeng sengaja melatih fisik Xena terlebih dahulu agar fisiknya mampu menggunakan mode transformasi tahap pertama. Tujuan dari latihan fisik ini adalah agar Xena tidak kehilangan kendali ketika menggunakan mode transformasi miliknya


"Rain, mengapa kau tidak memberikan aku sebuah jurus saja?" tanya Xena.


"Kau harus mempunyai fisik yang lebih kuat dari ini, sebelum kau menerima latihan jurus-jurus dariku" balas Rain


"Baiklah, aku akan lebih giat lagi berlatih agar fisikku semakin kuat" ucap Xena dengan semangat yang berapi-api


"Aku suka semanggatmu" Rain tersenyum melihat semangat Xena.


'Kalian tunggu saja aku akan berada sejajar dengan kalian berdua' batin Xena.


Setelah latihan yang cukup keras Xena diperintahakan ke hutan untuk berburu sebanyak mungkin tanpa mengunakan senjata apapun, Xena juga dilarang menggunakan jurus miliknya. Dia harus mengandalkan tinju dan tendangan miliknya.


Awalnya mudah bagi Xena membunuh para hewan yang diburu olehnya, namun ketika semakin dalam masuk kehutan Xena semakin kesulitan untuk membunuh para monster. Sampai ia bertemu beruang merah yang cukup kuat, Xena terlihat kewalahan melawan beruang merah itu karena gerakan dari beruang merah sangat cepat terlebih lagi dia sudah kehabisan tenaga karena telah membunuh banyak monster.


"Ini adalah hari terakhirmu melihat matahari hewan jelek" teriak Xena sembari berlari mengepalkan tinju dengan aura ungu.


"Graaaaauuuuum" erang beruang merah kesakitan sebelum jatuh ke tanah dan mati.


Dengan nafas terenggah-enggah Xena membersihkan tanganya yang penuh dengan darah milik beruang merah. Ia berhasil menembus kulit beruang merah yang sangat kuat dan menghancurkan jantung miliknya.


...----------...


Sementara itu Arka dan Harry masih sibuk mengurus segala keperluan untuk pemulihan kedua kerajaan. Ya, mereka telah berhasil mengembalikan kerajaan mereka menjadi seperti semula.


Saat pertama kali mereka sampai, mereka melihat para monster yang masi menjaga 2 kerajaan itu, tidak ada yang berubah dari 2 kerajaan yang Arka dan Harry pimpin.

__ADS_1


Alelius kini diangkat menjadi perdana menteri dan juga penasihat raja mengantikan Isabel mengundurkan diri sebagai penasihat raja karena Isabel ingin membantu kakaknya Gresia sebagai ketua bidang ekonomi.


Tetapi impiannya membuat restroan terkenal tidak ia lupakan dengan uang 10.000 koin emas sebagai kontribusi kepada kerajaan Alelius membangun sebuah restoran mewah dan membeli alat canggih dari kantor bidang teknologi dan pembangunan, ia juga menpekerjakan para pelayan yang bersamanya dulu.


Arispun diangkat menjadi seorang duke mengantikan Xena dengan bantuan dari Zin. Kerena dirasa belum cukup pengalaman menjadi bangsawan bergelar duke, Zin diminta untuk membantunya. Walaupun Arka yakin Aris dapat memimpin wilayahnya dengan baik


Mereka berencana ingin menaklukan 8 kerajaan kecil yang ada disekitar mereka dan menganti sistem pemerintanan dari kerajaan menjadi kekaisaran agar proses pemulihan 5 bidang dapat kembali seperti semula, yaitu bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang pembangunan teknologi serta bidang pertananan.


"Yang mulia raja Arka mengumpulkan para bangsawan karena ingin membicarakan perihal perubahan sistem pemerintahan yang awalnya adalah kerajaan yang individu menjadi kekaisaran dan menaklukan beberapa kerajaan kecil yang berada didekat kita" ucap Alelius.


"Apakah ada yang keberatan?" lanjutnya


"Apakah yang mulia Arka yakin dengan cara ini kita akan berhasil mengembalikan kondisi seperti semula?" tanya Dixon.


"Ya, aku sangat yakin dengan beberapa kerajaan yang bersatu kita akan mudah memulihkan semuanya" ucap Arka.


"Tapi bagaimana caranya agar mereka mau menyerahkan kerajaan mereka, yang mulia? jika harus berperang itu akan menimbulkan banyak korban" tanya bangsawan yang lain.


"Berapa kerajaan kecil yang kita butuhkan, yang mulia?" tanya Zin.


"Saat ini aku hanya butuh 8 kerajaan kecil dengan kerajaan kabut kerajaan rosvelt kurasa sudah cukup, dengan 4 kerajaan yang berada dekat dengan laut. Aku berencana akan membuat pelabuhan dan memulai jalur perdagangan dari lewat laut" ucap Arka tersenyum membayangkan rencananya akan terealisasikan.


"Ada banyak kerajaan kecil disekitar kerajaan kita, yang mulia. 15 diantaranya berbatasan dengan laut" ucap Alelius sembari membuka peta wilayah kerajaan kabut dan kerjaan rosvelt


Arka memilih 8 kerajaan yang paling dekat dengan kerajaan rosvelt dan kerajaan kabut, yaitu kerajaan arendelle, kerajaan borostyria, kerajaan druznia,kerajaan azerium yang dekat dengan kerajaan kabut. Kerajaan arendelle dan druzina memiliki laut dengan pelabuhan.


Sedangkan kerajaan themberia, kerajaan olimpix, kerajaan nordland dan juga kerajaan vesyka berdekatan dengan kerajaan rosvelt dengan jalur laut yang dimiliki kerajaan olimpix dan themberia, kekaisaran yang dibuat oleh Arka akan berkebang pesat.


"Baiklah jika kalian semua sudah setuju. Aku juga akan memperbolehkan seluruh ras masuk kekaisaran yang akan kita buat dan aku akan menganti nama kerajaan kabut menjadi kekaisaran sunrise, apa ada yang tidak setuju?"

__ADS_1


Mereka diam sebelum mengangguk setuju secara bersamaaan karena mereka telah dibantu oleh ras goblin, thor dan gagak petir. Akan bagus jika seluruh ras berkumpul walaupun akan sulit menyesuaikan diri.


"Jadi kalian semua setuju, kalau begitu aku tutup rapat kali ini. Aku ucapkan terima kasih kepada para bangsawan yang mau membantu kerajaan ini agar bisa lebih maju lagi" ucap Arka tulus.


Setelah pembahasan yang cukup panjang akhirnya rapat ditutup. Semua bangsawan setuju dengan renacana Arka, Alelius segera diperintahakan untuk segera membuat untuk delapan kerajaan. Arka juga memerintahkan Hirden untuk menyiapakan bahan-bahan untuk membangun palabuhan yang lebih besar.


Arka segera menemui guru barunya yaitu orang bertopeng yang bersama oleh rain, namanya adalah lynux, ia lebih lemah dari Rain tapi kekuatannya tidak bisa diremehkan. Hanya dengan melihatnya saja semua orang pasti tau dia adalah orang yang kuat. Aura wibawa dan kharismatiknya serta wajah tampan mampu menyihir seluruh kaum hawa yang ada.


"Guru aku ingin segera berlatih denganmu." ucap Arka.


"Jangan terlalu terburu-buru Arka, selesaikam dahulu urusan kerajaan ini. Aku tidak ingin konsentrasimu terpecah saat berlatih." balas Lynux sembari terkekeh, padahal ia hanya ingin bersantai sebentar dan menikmati indahnya kerajaan kabut.


"Baik, guru jika itu maumu. Aku akan segera menyelesaikan urusan kerajaan agar bisa berlatih" ucap Arka.


...----------...


Tujuh orang pria sedang duduk disebuah ruangan gelap, hanya lampu kecil ditengah meja sebagai penerangan.


"Rupanya kau gagal lagi ya?" tanya seorang pria dengan luka diwajahnya.


"Mereka dibantu oleh 5 jendral ular, jelas saja aku kalah. Jika saja kaisar iblis bangkit aku yakin bisa mengalahkan mereka" ucap pria yang memiliki rambut pirang.


"Kau tidak akan dapat mengalahkan 5 jendral ular itu walau dalam mimpi sekalipun. Hahahaha" hina pria bertubuh gempal itu.


"Diam kau! Atau aku akan..."


"Akan apa hah? Akan membunuhku? Aku yang akan membunuhmu terlebih dahulu" teriak pria bertubuh gempal itu.


Suasana seketika menjadi ricuh dan tak terkendali. Dengan tenang seorang pria mengeluarkan aura pembunuh yang sangat kuat sehingga membuat kedua pria yang sedang berseteru diam seketika.

__ADS_1


Mereka merasa tertekan karena aura milik pria itu sangat kuat. Seakan atmosfer yang ada diruangan diserap oleh tubuh pria itu.


"Kita harus tetap mengawasi mereka semua dari jauh. Jangan sampai kelima jendral ular tau dan kita harus menyelidiki dimana si perempuan berada dan jangan lupakan tugas kalian" ucap pria dengan luka diwajahnya.


__ADS_2