
"Wah kau sungguh hebat bisa mempunyai wujud Transformasi" ucap Harry.
"Kalian juga bisa jika kalian rajin berlatih" ucap Rain
"Baik!" ucap ketiganya secara serempak.
'Aku berjanji akan membuat kalian bertiga lebih kuat dariku' pikir Rain.
"Hei! Ayo kita mulai latihannya" ucap Harry yang sudah tidak sabar dan ingin sekali berguru dengan Rain.
"Baiklah. Sekarang aku adalah guru kalian, Aku akan selalu datang ke alam mimpi untuk melatih kalian bertiga. Apakah kalian siap untuk menjadi muridku?" ucap Rain.
"Siap guru!" ucap ketiganya secara serempak.
Rain tersenyum melihat semangat dari ketiga anak itu. Ia yakin bisa membimbing mereka sampai mereka bertiga menjadi kuat dan dapat membasmi keangkaramurkaan yang ada di dunia.
Rain mengangkat kedua telapak tangannya dan dalam sekejap tiga ember berisi air muncul dihadapan Xena dan teman-temannya.
"Sekarang kalian angkat ketiga ember itu dan larilah 10 putaran. Ingat jangan sampai ada air yang tumpah jika ada yang tumpah kalian harus mengulangnya dari awal" ucap Rain
Xena, Arka dan Harry saling bertatapan. Mereka bingung, bagaimana caranya mereka bisa berlari dengan ember berisi air tanpa tumpah sedikitpun.
"Apa kalian tidak sanggup?" tanya Rain yang melihat wajah bingung ketiga anak itu.
"Kami sanggup guru" ucap Arka dengan percaya diri.
"Bagus. Aku sangat suka dengan semangat kalian. Lari sekarang!" ucap Rain.
Mendengar aba-aba dari Rain ketiga anak itu berlari dengan sangat lambat dan hati-hati. Walaupun mereka berlari dengan lambat air di ember mereka bertiga tetap tumpah. Memvuat Rain terus mengulang hitungannya.
***
Sementara di dunia nyata ada sesosok pria yang sedang mengintip Arka dan Harry yang sedang tertidur. Dengan mimik muka yang bingung jendral Zaen terus memperhatikan Harry.
__ADS_1
'Bagaimana bisa dia mempunyai kekuatan sebesar itu?' pikir jendral Zaen.
Seakan telah tersihir oleh rasa penasaran yang sudah meluap-luap jendral Zaen menatap Harry dengan penuh kebingungan.
'Aku harus menguji ketiga anak ini besok' pikir jendral Zaen.
***
Kembali ke alam mimpi.
Xena, Arka dan Harry sudah mengelilingi lapangan sebanyak 20 kali. Sebanyak 16 putaran gagal karena air yang berada di ember mereka tumpah. Jadi, mereka baru menyelesaikan 4 putaran.
"Apa kami boleh beristihat guru?" tanya Arka yang sudah kelelahan.
"Apa kalian sudah menyelesaikan 10 putaran?" Rain balik bertanya kepada ketiga murid barunya.
"Kami sudah menyelesaikannya guru. Tapi kau terus mengulang hitunganmu" ucap Harry sambil menyeka keringat yang ada di pelipisnya.
Mereka memang tidak akan merasa kelelahan ketika keluar dari alam mimpi. Tapi jika mereka di alam mimpi mereka akan tetap merasa lelah seperti biasa.
"Tidak guru, kami masih ingin dilatih olehmu. Kami akan mencoba terus hingga kami bisa" ucap Xena.
"Kuncinya adalah keseimbangan. Jika kalian bisa seimbang dengan ember yang kalian bawa. Kalian dapat berlari sekencang mungkin tanpa tumpah sedikitpun. Sebalik, jika kalian tidak bisa seimbang dengan ember yang kalian bawa. Walaupun kalian berjalan dengan lambat air itu akan tumpah" ucap Rain.
"Baik guru. Kami mengerti!" ucap Arka sambil berdiri disusul oleh Xena dan Harry.
Xena, Arka dan Harry menghela nafas panjang secara bersamaan. Mereka menatap lurus penuh keyakinan.
'Kuncinya keseimbangan' pikir Arka.
'Kamu pasti bisa Xena' gumam Xena menyemangati dirinya sendiri.
'Aku bisa!' pikir Harry.
__ADS_1
Mereka mulai berlari dengan pelan dan santai. Mereka sangat baik menjaga keseimbangannya. Putaran kelima telah selesai.
"Tambah kecepatan kalian!" teriak Rain.
Xena, Arka dan Harry mengangguk dan saling bertatapan sebelum mereka menambah kecepatan lari mereka. Mereka berlari dengan cepat 7 putaran telah selesai dengan mulus dan sudah tidak ada tumpahan air.
Rain memperhatikan ketiga muridnya sembari tersenyum bangga. Sementara Xena dan teman-temannya terus menambah kecepatan lari mereka masing-masing.
Putaran demi putaran mereka lalui dengan sangat baik. Hanya tinggal satu putaran lagi.
Mereka bertiga berhenti di samping Rain. Rain menatap mereka bingung.
"Tinggal 1 putaran lagi. Bagaimana kalau kita berlomba?. Yang menang akan digendong oleh yang kalah" ucap Harry menantang
"Aku setuju!" ucap Xena. Sedangkan Arka hanya mengangguk menandakan dia juga setuju dengan usul Harry.
Ketiga anak itu mengambil posisi masing-masing. Rain yang akan menghitung mundur.
1
2
3
MULAI!
Ketiga anak itu melesat dengan cepat sembari membawa ember yang berisi air. Air yang mereka bawa tidak bergoyang sama sekali. Itu karena mereka berlari dengan sangat cepat.
-------------------------------------------
Jangan lupa buat like dan komen.
Stay At Home And Stay Healthy😊
__ADS_1
Bersama kita bisa melawan virus jahat💪
Indonesia Bisa!