Dewi Ular

Dewi Ular
23.Bloody Mist


__ADS_3

Seminggu berlalu, pasukan Xena dan Harry telah berhasil membersihkan para bandit kecil dan 4 bandit terkuat. Hanya tersisa satu kelompok bandit yang belum mereka runtuhkan. Bloody mist nama dari kelompok itu, bloody mist memiliki 45.000+ pasukan.


Perkiraan mereka ternyata salah, bloody mist jauh lebih kuat. Xena dan Harry terus merancang rencana. Mereka memiliki 20.000 pasukan, 500.000 koin emas dan beberapa kereta kuda milik para bandit.


"Apa sebaiknya kita menunggu Arka kembali?" ucap Xena memberi usul.


"Itu tidak mungkin. Para bandit itu tidak akan menunggu sampai bantuan datang" ucap Harry terlihat gelisah.


Mendengar sebuah kelompok bandit memiliki 45.000 pasukan itu terlihat sangat mustahil. Bahkan kerajaan kecil saja tidak bisa membendung pasukan bloody mist.


"Kau benar Harry. Apa sebaiknya kita meminta bantuan pada kerajaan?" ucap Xena.


"Jangan. Jika kita meminta bantuan pada kerajaan, aku sangat yakin para pejabat itu akan mengambil keuntungan yang sangat besar"


"Lalu kita harus bagaimana?" tanya Xena frustasi


"Kita hanya bisa berharap semoga para bandit itu tidak menyerang sebelum Arka datang" ucap Harry lirih.


Keesokan harinya hal yang paling mereka takutkan telah terjadi. Sekelompok bandit berzirah emas menyerang kamp mereka. Pasukan bloody mist terlihat berkilau ketika cahaya matahari menerangi mereka.


"Kita diserang!" teriak salah satu prajurit yang berada di menara pengawas.


3.000 pemanah yang sudah dibentuk untuk menghadapi blody mist naik keatas benteng dan menarik busur mereka demi memperlambat laju pasukan Bloody mist.


dalam satu tarikan nafas ribuan anak panah melesat kearah musuh dan menumbangkan 3.000 pasukan musuh.


Xena dan Harry terlihat panik. Bagimana bisa menghadapi pasukan dengan jumlah yang sangat banyak itu?.


'Arka kenapa kau lama sekali' gerutu Harry didalam hati.


Axel dan Daxi memahami kondisi Xena dan Harry. Mereka berusaha menenangkan mereka.


"Kita akan tetap berjuang sampai tetes darah terakhir" teriak Harry menyemangati pasukan miliknya.


5.000 Pasukan calavry forces memacu kuda mereka dan membunuh satu persatu pasukan musuh. Tepat dibelangkan mereka 4.000 dark serpent dan 7.000 pasukan berlari dengan keyakinan penuh.


Xena, Harry, Axel dan Daxi juga ikut bertempur didepan para dark serpent dan pasukan lain.


"12 Tebasan Shio" ucap Harry.


Tebasan Pertama :Tikus (Elemen Yin)


Tebasan Kedua :Macan (Elemen Yang)


Tebasan Ketiga :Kerbau (Elemen Yin)


Tebasan Keempat :Kelinci (Elemen Yin)


Tebasan Kelima :Ular (Elemen Yang)


Tebasan Keenam :Anjing (Elemen Yang)

__ADS_1


Tebasan Ketujuh :**** (Elemen Yang)


Tebasan Kedelapan :Monyet (Elemen Yang)


Tebasan Kesembilan :Kuda (Elemen Yin)


Tebasan Kesepuluh :Ayam (Elemen Yin)


Tebasan Kesebelas :Kambing (Elemen Yin)


Tebasan Terakhir :Naga (Elemen Yang)


Muncul 12 shio tepat diatas kepala Harry. Para Shio itu menyerang kearah kerumunan musuh dan berhasil membunuh 10.000+ musuh. Perasaan pemimpin bandit saat ini antara kaget karena Harry dapat menguasinya sekaligus kesal karena jurus itu membunuh 10.000+ pasukannya.


Teknik pedang 12 tebasan shio adalah salah satu teknik yang sudah punah itulah yang membuat semua orang tabjuk melihat teknik itu.


"Jangan harap aku akan membiarkanmu menghabisi pasukanku" seringai jahat menambah kesan benggis diwajah pemimpin bandit.


"Begitu ya?" tanya Harry memiringkan kepalanya.


Pertarungan antara Harry dan pemimpim banditpun tidak terelakan. Mereka berdua saling bertukar serangan. Harry terlihat terpojok karena telah menggunakan setenggah dari tenaganya untuk memanggil 12 shio.


"Mawar Pembeku"


Dua mawar es raksasa mengurung Harry dan pemimpin bandit. Cahaya hijau lembut keluar dari mawar Harry dan memulihkan tenaganya. Sedangkan disisi lain pemimpin bandit merasa setengah tenaganya terhisap ke akar mawar es raksasa.


'Seperti yang kau katakan Rain, jurus ini sangat berguna dimasa depan' pikir Xena.


"Terima kasih Xena. Jurusmu itu sangat membantu diriku" ucap Harry.


Serangan demi serangan dilancarkan oleh pemimpin bandit bloody mist. Walaupun tenaganya sudah berkurang drastis tapi itu seperti bukan penghalang. Xena dan Harry hanya bisa menahan serangan brutal dari pemimpin bandit.


"Hahaha... Kau pikir bisa mengalahkan aku dan pasukanku dengan cara rendah seperti itu." ucap Pemimpin bandit.


"Aku tidak pernah berfikir bisa mengalahkan pasukanmu" ucap Harry dengan senyum tipis menghiasi wajahnya.


"Mereka sudah tiba" ucap Xena tersenyum meremehkan.


"Apa mak-"


JDAARR


Ucapan pemimpin bandit terpotong karena terdengar suara ledakan dari petir yang menyambar. Pemimpin bandit menelan ludahnya dengan susah payah ketika melihat 1.700 gagak petir menyerang pasukannya.


Belum pulih dari keterkejutannya pemimpin bandit melihat kearah timur pasukan monster dan dark animals datang menyerbu. Pasukan itu dipimpin oleh seorang pria berzirah hitam yang sedang menaiki three-tailed white tiger.


Pria itu menuju tempat Xena dan Harry dengan 2 three-tailed white tiger lain dan menyuruh mereka naik.


"Maaf aku sedikit terlambat" ucap pria itu.


"Pertarungan baru saja dimulai" ucap Harry sembari melihat pasukan monster milik Arka.

__ADS_1


"Waktu bermain-mainnya sudah habis" ucap Xena dingin lalu melesat dengan cepat kearah pemimpin bandit.


"Angin Tornado"


Angin tornado dengan kecepata luar biasa menyerap pemimpin bandit.


"Api Hitam"


"Cakar Bayang"


Arka dan Harry menambah daya rusak angin tornado milk Xena dengan jurus mereka.


"Aggrrrhhhh" jerit pemimpin bandit saat merasakan panas yang luar biasa dan cakar-cakar tak kasat mata mencabik-cabik tubuhnya.


Saat angin tornado itu berhenti nampak siluet dari pemimpin bandit yang masih berdiri tegak dengan seringai jahat di wajahnya.


"Apa kaliam pikir akan mudah mengalahkan diriku?" tanya pemimpjn bandit dengan gelak tawa.


Muncul 1.000 clone pempimpin bandit. Para clone tersebut memiliki wujud yang sama dan tidak ada satupun yang membedakan.


"Shad-"


"Bukan. Ini bukan shadow body" ucap Xena memotong perkataan dari Harry.


"Harry bisakah kau mengunakan indra iblis milikmu?" tanya Arka.


"Indra Iblis" teriak Harry.


"Sekarang tunjukan clone mana yang memilik warna aura yang berbeda" perintah Arka.


Sekilas semuanya nampak sama. Mereka semua memiliki aura berwarna hitam. Tapi setelah diperhatikan lebih detail lagi ada 1 clone memiliki aura hitam yang lebih pekat diantara yang lain.


"Disana!" tunjuk Harry.


"Tebasan Senja" ucap Xena.


Cahaya berwarna jingga itu membelah semua clone dan pemimpin bandit menjadi 2 bagian. Arka dan Harry tidak percaya melihat Xena menggunakan teknik pedang tebasan senja.


"Kapan kau mem-" Arka tidak bisa menyelesaikan pertanyaanya karena dipotong oleh Xena.


"Setelah kita pulang berlatih bersama jendral Zaen dan memintanya mengajariku" ucap Xena santai.


"Kenapa kau ti-" Pertanyaan Harry juga dipotong oleh Xena.


"Karena aku juga ingin menjadi kaut sama seperti kalian" ucap Xena.


Dari 45.000+ pasukan bandit 30.000 pasukan memilih menyerah. Xena mengambil hasil rampasan mereka yang jumlahnya hampir mencapai 300.000 koin emas. Tapi itu semua harus dibayar dengan mahal dari 20.000 pasukan hanya tersisah 10.000 pasukan. Para pasukan monster yang Arka bawa juga banyak yang terbunuh.


Mereka membawa harta jarahan mereka kembali kemansion. Pasukan dark serpet milik mereka hanya tersisa 2.000 orang saja. Sedangkan cavalry forces tersisa 3.000 orang saja.


Seluruh koin telah dihitung, Mereka mendapat 700.000 koin emas. Xena memberi 25 koin emas kepada Mike, Axel, Daxi Dan Griton 7 koin emas untuk 10.000 pasukan miliknya, 5 koin emas kepada 200 pelayan mansion dan 2 koin emas kepada 30.000 tawanan.

__ADS_1


Dengan ini Xena menghabiskan 131.000+ koin emas milik mereka. Para tawanan terdiam karena mereka bingung. Awalnya mereka pikir mereka akan dibunuh tapi pikiran itu salah besar mereka malah direcruit menjadi prajurit.


__ADS_2