Di Antara Dua Wanita Berbeda

Di Antara Dua Wanita Berbeda
perasaan aneh ke serketarisku


__ADS_3

Kami pun sampai di rumah ku, lalu aku menyuruh Sherly untuk masuk. Ini pertama kalinya dia ke rumah setelah 6 bulan, namun ibuku tidak di rumah karena mengunjungi adik-adikku yang ada di Australia.


"Rumah kamu kok sepi sayang cuma ada pembantu doang! Mama kamu kemana?" Tanya Sherly.


"Iya, mama lagi di Australia jenguk adik-adikku di sana." Jawabku.


"Padahal aku kan mau ketemu sama calon mertua." Kata Sherly.


" Iya nanti pasti ketemu. Aku aja belum ketemu sama orang tua kamu." Ujarku


"Iya juga ya.. tapi mama sudah di rumah kok. Kalau kamu mau ketemu sekarang juga bisa." Balas Sherly


"Besok aja deh, aku hari ini capek banget sayang. Kamu pijitin ya biar badan aku enakkan." Ujar ku manja.


"Ih gak mau, ntar kuku aku rusak sayang. Lagian aku gak bisa mijit." Balas Sherly


"Ya udah deh gak usah, sini peluk aja gimana?" Ujar ku sambil senyum manja.


Lalu Sherly pun mendekat dan memeluk ku erat, satu sisi aku juga cinta sama Sherly namun aku merasa nyaman dekat dengan Nindy. Lalu Sherly mencium kening dan pipi lalu mencium pipiku sekilas.

__ADS_1


Lalu aku mengantuk dan ketiduran di sofa. Karena aku tertidur ternyata saat aku bangun Sherly sudah pulang. Lalu aku pergi ke kamar ku dan mandi.


Sekilas aku jadi kepikiran tentang Nindy, apa dia marah padaku atau tidak.


*****


Esok harinya seperti biasa aku ke kantor dan melihat Nindy ada di mejanya, namun kali ini sikap Nindy berbeda biasanya dia menyapaku dengan senyum sekarang dia hanya melihat ke monitornya. Lalu aku pun langsung masuk saja ke ruanganku.


****


Jam makan siang pun tiba, aku menunggu Nindy masuk dan membawa makanan. Ternyata dia tidak datang membawa makanan.


Ternyata dia pergi makan dengan Fuad, padahal dulu Fuad cuek saja dengan si culun, sekarang mendadak mereka dekat.


Lalu aku menelpon Sherly untuk mengajaknya makan siang, lalu dia tidak bisa karena sibuk. Dan aku pun pergi makan siang sendiri di kafe dekat kantor.


Setibanya aku di kafe itu ada Nindy dan Fuad yang sedang canda tawa, lalu aku pergi mencari kafe yang lain.


Sampailah aku di kafe satunya lagi yang lumayan jauh dari kantor, di sana aku melihat ada Sherly dan Hendry sedang makan siang berdua, padahal tadi Sherly bilang dia sedang sibuk, aku pun langsung menghampiri mereka sekaligus menyapa mereka dengan sikap santai.

__ADS_1


"Hai. Sayang!" Sapa ku sambil mencium pipi Sherly.


"Willy. Kamu di sini?" Jawab Sherly kaget.


"Iya aku di sini sayang, kalau begitu aku makan di sini." Balasku sambil duduk di sebelah Sherly.


Aku tau Hendry tampak tidak suka aku datang, namun aku juga tidak suka kalau Sherly berbohong padaku, namun aku bersikap biasa dan romantis di depan Hendry.


Lalu setelah selesai kami makan seperti biasa Hendry pamit pergi dan tinggallah aku berdua dengan Sherly dan meminta penjelasan padanya.


"Sayang, tadi itu Hendry datang ke butik dan paksa aku nemenin dia makan." Penjelasan Sherly padaku.


"Oh ya, padahal kalau kamu bilang iya tadi sama aku, pasti aku juga datang ke butik kamu." Balas ku.


" Iya mau gimana lagi, dia sahabat aku sayang." Ucapnya dengan santai dan merayuku.


"Ya, tapi kamu udah bohong." Balas ku lagi.


"Aku gak bohong sayang, dia datang sesudah aku telponan sama kamu." Ucap Sherly.

__ADS_1


Dan aku pun mengalah, karena wanita selalu benar pikirku. Lalu aku mengantarkan Sherly ke butiknya lalu aku kembali ke kantor.


__ADS_2