Di Antara Dua Wanita Berbeda

Di Antara Dua Wanita Berbeda
Kedekatan Kekasihku dengan Sahabatnya


__ADS_3

Kami pun kembali ke kantor, lalu aku menelpon ibu ku dan bilang akan malam di rumah. Setelah menelpon ibu, aku juga menelpon Sherly kekasihku dan bilang aku makan malam di rumah.


Pekerjaan ku pun selesai, aku pulang dari kantor jam 6 karena banyak sekali pekerjaan yang harus selesai. Lalu aku melihat Nindy sedang menunggu angkot lalu aku membuka kaca mobil dan menyuruhnya masuk.


"Hai, masuklah. Saya antar kamu pulang." Ujar ku.


"Tidak pak. Nanti merepotkan." Balasnya


"Tidak kok. Sudah masuk jangan menolak." Paksa ku


"Iya pak baiklah." Jawabnya sambil membuka pintu mobil.


Lalu aku pun mengantarnya pulang ke rumah, dan pada akhirnya aku tau rumah serketaris culunku. Dia pun keluar dari pintu mobil dan saling mengucapkan selamat tinggal lalu aku pergi.


Setiba di rumah aku memeluk ibu ku dan kami pun ke ruang makan, aku terharu ibu ku memasak makanan kesukaan ku.


"Pelan-pelan makannya.. nanti keselek loh." Kata ibu ku


"Iya Bu, Willy kangen masakan rumah." Ujar ku sambil mengunyah.


"Habisnya kamu pulang malam terus." Balas ibu ku.


Mendengar ibu bilang seperti itu aku agak sedikit sedih karena aku malah sibuk dengan kekasih ku sampai lupa quality time dengan ibu ku.


****


Aku pun sudah masuk ke kamar ku, mandi dan mengganti pakaian ku. Setelah selesai aku gak lupa melihat ponselku dan tidak ada pesan atau pun telpon dari Sherly, lalu aku pun menelponnya.

__ADS_1


(Tut....Tut.....Tut....)


"Hay sayang, gimana makan malamnya?" Jawab Sherly


"Happy kok.. senang bisa makan malam sama mama." Jawab ku dengan senyum.


"Aku juga senang dengarnya." Balas Sherly


"Kamu gimana? Maaf ya kamu jadi makan sendiri." Tanya ku


"Iya gak apa. Aku juga tadi makan dengan Hendry. Dia datang ke butik tadi." Balas Sherly.


"Oh ya, sepertinya setiap hari dia ke butik." Ujarku dengan sedikit cemburu.


" Ya namanya dia teman aku. Kamu jangan cemburu ya sayang." Ucap Sherly dengan menggoda ku.


"Ya sudah kamu tidur sana.. besok pagi kan harus ke kantor." Ucap Sherly.


"Iya sayang. Ini juga mau tidur kok. Kamu juga ya tidur. Bye!" Balas ku.


Kami pun menutup telponnya. Aku pun mengantuk dan tidur.


*******


Waktu pun berlalu dengan cepat, hari libur pun tiba, aku mengikuti saran serketaris ku untuk datang siang hari ke rumah Sherly, karena aku tau dia sudah ada di rumah. Saat sampai di rumah aku melihat pintu rumah kekasihku terbuka dan aku langsung masuk saja, saat aku masuk ke dalam ternyata di rumah ada Hendry yang sedang bersenda gurau dengan Sherly. Aku langsung menyapa mereka dengan santai karena aku menganggap mereka teman dan harus berfikir positif.


"Hay sayang, Hendry di sini?" Sapa ku dengan senyum palsu

__ADS_1


"Loh sayang, kamu datang! Kok gak ngabari aku dulu?" Tanya Sherly.


"Aku mau kasih kejutan, ini aku bawa bunga untuk kamu." Balas ku sambil memberikan bunga yang sudah ku beli kepada kekasihku.


"Wah, makasih ya sayang. Aku suka sekali." Jawab Sherly.


"Kalau begitu aku pulang saja ya, sher.." sambung Hendry.


"Oh jangan! Kenapa setiap ada aku kamu langsung pergi?" Ujarku dengan santainya.


"Iya hen, gak pa pa gabung aja sama kami." Sambung Sherly lagi.


"Baiklah kalau begitu." Jawab Hendry.


Lalu Sherly membuatkan ku minuman di dapurnya sementara aku tinggal berdua di ruang tamu dengan Hendry.


"Apa kamu sering ke rumah Sherly?" Tanya ku penasaran.


" Ya dulu sering, setelah pulang dari Singapore baru ini aku ke rumah Sherly karena dia sering di butik." Jawab Hendry.


"Kalau malam hari kan bisa main ke sini." Tanya ku penasaran.


"Kalau malam hari belum pernah karena orang tua Sherly tidak di rumah, jadi aku gak enak sama tetangga yang lain." Jawab Hendry.


"Tapi Sherly pernah kan ke rumah kamu pas malam kamu baru sampai ke sini?" Tanya ku lagi.


"Ya itu memang benar, itu karena aku minta tolong padanya." Jawab Hendry.

__ADS_1


Lalu aku pun mulai diam, ternyata benar mereka tidak punya hubungan spesial. Lalu tidak lama Sherly datang dengan membawa minuman.


__ADS_2