
Saya memutuskan untuk berani katakan putus ke Nono. Karena kurang perhatian nya yang susah di hubungi. Mengganggu saya tengah malam saat tidur dia baru mengubungi saya itupun jarang.
Hanya lewat pesan singkat saya berani memutuskan. Ternyata dia cepat membalas.
******
Maaf yah Nono kamu sering susah di hubungi, saya rasa kamu kurang perhatian, bukannya aku tak pengertian, tapi aku ini juga butuh perhatian biar gak kesepian saat komunikasi.
****** Pesan singkat saya pertama terkirim
*******
Kalau begitu lebih baik kita akhiri saja yah, maaf yah no
******* Pesan singkat ke dua saya kedua terkirim
*******
Baiklah itu mau kamu, semoga kamu bahagia dengan keputusan kamu ini, maaf kalau ada salah.
****** Balasan pesan singkat Nono
*****
Maaf yah no, kita putus baik-baik kan, habis berapa hari ini kamu gak ada Khabar, dengan pesan singkat ini kamu cepat balas
****** Balasan pesan saya
******
Gak apa-apa, saya sibuk jadi gak bisa balas
***** Balas Nono
******
Maaf kalau ganggu kamu lagi sibuk no, dengan banyak pesan saya. Tapi kita masih berteman kan?
***** Balasan saya
*******
Boleh saja
***** Balasan nono
******
Terimakasih yah no
****Pesan singkat terkirim, saya menjadi lega.
Saya memang ada dekat dengan laki-laki lain namanya Hardi kami hanya berteman saja. Belum pacaran. Saya sudah merasa nyaman berkomunikasi dengan nya. Selalu ada perhatian hanya menanyakan Khabar saja. Hardi ini lelaki yang dikenalkan Lisa dengan dia mengirim nomor saya ke hardi.
--------
__ADS_1
Saya juga dapat nomor ferdy dari teman saya saat SMP namanya Ernis. Dia orangnya loyal tapi agak jutek. Dia lumayan gaul sekarang, sama seperti saya gaul hanya ada perkembangan ada hp, sedangkan dia sudah memiliki motor.
Ernis tak pernah bercerita kalau Ferdy ini berbohong. Dia menutupi segalanya cuma mengetes saya saja, lagi-lagi saya jadi bahan tes mereka, apa saya bodoh atau polos. Pikir saya. Tetapi saya tetap berpikir positif dan masih butuh teman.
Saya berterimakasih dengan ernis telah memberikan nomor ferdy, saya coba hubungi ferdy. Ternyata ferdy lewat sms ternyata mau menanggapi saya.
Saya tanya kan kenapa nomor nya tak bisa dihubungi, dia kata lewat pesan singkat karena dia kecelakaan lalu hp ny rusak dan dia tak bisa jalan. Dia pun tak ajak ketemuan atau balikan. Saya pun pasti tau dia tak suka sama saya lagi karena sudah lama tak bertemu. Saya tegur dia hanya sekedar berteman saja.
Saya pun mau cari pacar dengan meminta ke ernis, dia pun membagikan nomor teman-teman nya sebagai pengenalan saja.
Saya rasa tak ada yang cocok karena hanya kenalan sebentar ketemuan lalu mereka tak menanggapi lagi. Tak ada perhatian lagi dari mereka.
Saya pun minta dengan Lisa carikan pacar atau teman lelaki juga, lisa pun kurang menanggapi.
"Lis, carikan nomor temanmu lelaki yah terserah saja deh, saya sepi gak ada teman SMS" ucap saya
" Aduh ren, kalau teman sih banyak di nomor hp ku, tapi kurang tau dia punya pacar atau gak. Entar aku jadikan tersangka mereka putus" kata lisa
" Ya yang jomblo aja, aku ini cuma niat berteman aja, bukan ngerebut pacar orang" ucap aaya
Lisa dan teman lainnya apakah mereka menanggapi saya merebut mantan pacar riri waktu dulu, saya tak tau hanya dugaan saya sendiri saja. Sedangkan riri dan pipik menanggapi saya hanya di bodohi uzin atau mantan saya dulu. Jadi riri dan pipik tak menanggapi saya merebut. Tapi tak tau pikiran teman lainnya.
--------
Tiba-tiba ada pesan masuk dari hp saya, dia mengaku dapat nomor saya dari lisa. Saya pun kaget ternyata Lisa mau memberikan juga yang jomblo.
Dia perhatian, tetapi dia belum menembak saya juga. Hanya pengenalan saja lebih lama. Saya merasa cocok untuk berteman sms san.
Kata-katanya walau singkat, tapi selalu nanya khabar dan mendengarkan keluh kesah saya yang masih bermasalah sama ka hesty.
Saat itu Hardi mengajak ketemuan, saya kaget. Rasa belum siap, mencoba cari tau bagaimana orang nya, ternyata pipik bilang dia baik dan kalem. Saya belum yakin laki-laki seperti hardi kalem bisa menyapa perempuan.
-----
Malam ini Hardy ajak ketemuan, saya merasa gugup karena belum pernah bertemu. Ternyata dia perawakan tinggi sedang dan kurus juga. Kulit kuning langsat dan motor apa adanya dia tak malu Makai motor butut zaman dulu.
Secara fisik dia bagus.
Saya waktu itu merasa cocok karena perhatian nya. Dia pun menembak saya, saya terima tanpa pikir panjang lagi.
Apa saya terlalu cepat ambil keputusan?
Menurut saya tidak, selama ada yang mau perhatian dengan saya, mau latar belakang nya biasa saja tak masalah.
Saya hanya orang biasa cocoknya juga sama orang biasa saja.
Sungguh kalau dapat yang luar biasa, apakah saya luar biasa juga?
mungkin iya atau tidak.
------
Selama pacaran satu bulan, saya liat Hardy juga masih kontakan dengan mantan nya, ternyata sama dengan saya juga.
Apa Hardy masih ada perasaan ke mantan nya, seperti saya juga??
__ADS_1
Saya membaca pesan Hardy lewat pesan SMS nya, dengan mantan nya hanya biasa saja.
Saya pun bertanya
"Dian ini siapa say, kok menyapa kamu terus ??"
" Sebenarnya mantan, dia udah lama curhat ke aku masalah keluarga nya" jawab hardy
"emang masalah apa? " Tanya saya
"Dia mau di nikahkan dengan Kaka angkat nya" ucap hardy
"ouh, kenapa dia udah ada calon malah mengubungi kamu?" Tanya saya lagi
"Dia terpaksa nikah aja, karena ada ikatan antara ibu dan ayahnya" kata hardy
"ikatan apa yah?" Tanya saya
" mungkin kekeluargaan" kata hardy
" seharusnya dia bersyukur sudah ada calon untuk nya di pilihkan ortunya, aku yakin itu terbaik untuk nya" ucap saya
"Iya, karena Kaka angkat mengurus sekolah, bapaknya yang bangun sekolah swasta" ucap hardi
"ouh orang berada dong, masa depan nya pasti terjamin dan ortunya perhatian sekali, harus banyak bersyukur dia" ucap saya
" kok dia malah curhat, emang kenapa terpaksa??" Tanya saya lago
"Bisa jadi, karena dia gak ada kebebasan untuk memilih sendiri" ucap Hardy
" Ouh gitu yah, kamu seperti nya senang menanggapinya" ucap saya
" Kamu sendiri ngapain juga sms dengan Ferdy? " Tanya hardy
" Cuma smssan doang, baru aja dapet nomor nya, jadi ya cuma temenan aja nanya khabar saja" ucap saya
"Ouh udah lama putusnya, lama sudah satu tahun lalu" jawab saya
"Kamu sendiri kapan putus sama dian??" Tanya saya balik
" Sudah lama juga, waktu lulus Smp, gak ada Khabar, jadi yah putus gak jelas" ucap hardy
Saya jadi curiga seperti nya dyan masih perhatian ke hardy. Berbeda dengan Ferdy jarang komunikasi dengan saya.
Apa dyann menganggap Hardy teman curhat nya atau masih ada perasaan.
Mereka saling perhatian dan menanggapi, sedangkan hardy masih menyimpan pesan singkat nya dengan dyann yang hampir tiap hari.
Kalau saya menyimpan pesan ke Ferdy bekas yang dulu, setelah itu tak ada lagi komunikasi, kalau ada itupun jarang.
------
Ada pesan singkat masuk di ponsel saya, dia mengaku namanya dyan, dia ingin berteman dengan saya, saya tanggapin saja, saya malas berpikir negatif. Saling simpan nomor dengannya.
Saya bertanya ke hardy, kenapa dia kasih nomor saya ke temannya, katanya karena dyan yang minta mau berteman dengan saya.
__ADS_1
Seperti nya dyan kesepian, kenapa dia mau nambah teman seperti saya. Saya jujur ilfil tapi gak enak mau gak balas pesan singkat nya.
Ternyata mereka berdua seperti nya punya rencana yang saya curigai. Saya curiga nya sadar saat sudah kejadian.