Dibalik Senyuman Indah

Dibalik Senyuman Indah
Pergaulan remaja 2


__ADS_3

Aar pun dia mulai mendekati saya dan menembak saya , saya pun merasa cocok dia ada perhatian. tetapi dia berbeda dengan Hardy keliatan cool, kalau aar banyak bicara senonoh. Saya pun kadang mengirim pesan singkat kasar, dia selalu mengirim pesan kata jorok seolah saya ini dikira murahan.


Dia pun tak marah saya katakan kasar, mungkin karena baru pacaran. Lama-lama sekitar satu bulan dia mulai kesal dengan saya. Katanya saya ini berkata kasar. Padahal salah dia berkata jorok kaya orang sudah menikah saja. Kalau dibayangkan jijik.


Saya pun mulai ada rasa sayang, tetapi saya minta ke dia untuk tak berkata tak senonoh atau jorok, dikira nanti saya wanita murahan.


Dia sendiri pun masih berhubungan kontak dengan riri mantan pacarnya saat mts, saya pun tak berpikiran curiga. Kata aar dia curhat  jarang di hubungi pacarnya Ezra karena pacarnya sibuk dengan urusan kuliah dan lainnya.


Saya masa bodo tidak mungkin juga mereka balikan. Riri sudah pasti memilih Ezra seorang berprestasi dan lumayan tampan.


Beda dengan aar, badan gemuk besar dan muka sudah kelihatan matang, padahal umur masih dewasa muda sekitar 20 tahun. Tetapi karena perawakan besar keliatan mukanya boros.


Sedangkan aar hanya pekerja serabutan yang putus sekolah, karena ortunya di kenal kaya raya meninggal. Dia banyak saudara, ada yang seumuran bapak saya jadi kurang tau masalah pembagian warisan mereka. Kemungkinan Aar sepertinya mengalah putus sekolah untuk adiknya yang masih lanjut sekolah.


Dia pun mulai perlahan, lebih banyak diam. Tetapi diamnya jadi cuek. Saya jadi bingung saat itu, ya biarkan lah kalau dia harus ngerti kalau saya tak suka dengar yang tak senonoh.


Saat dia ijin keluar kota, hp dia hilang, disini dia mulai jarang hubungi saya. Dia kurang usaha untuk menghubungi saya.


Biasanya dia tiap malam nongkrong di tempat pacar lisa, itupun cuma sekali dia mengubungi saya saat kehilangan hpnya, saat esoknya dia tak ada hubungi lagi.


Saya benar trauma dengan kejadian ini, berapa kali putus karena Miss komunikasi jarang kasih Khabar. Karena rasa curiga pasti berkecamuk.


Saya hubungi pacar Lisa namanya maman, dengan pesan singkat. Ternyata kata maman, aar agak berbeda mungkin pusing karena hp nya hilang, memang setiap sore dia main kerumah maman. Tetapi tak meminjam hp maman buat hubungi saya.


Saya coba hubungi lagi besok sore melalui kontak maman, dia bisa di hubungi, kata dia mau bekerja di warung makan keluarga nya.


Saya merasa lega, kalau dia ada pekerjaan, tetapi sudah 1 Minggu saya biarkan tanpa khabar nya. Malu rasanya bertanya ke maman terus, sedangkan aar tak ada usaha kasih khabar, kan bisa pinjam hp kakanya atau teman nya untuk memberi Khabar ke saya.


Maman pun kalau ditanya mungkin dia gak tau pikir saya, karena aar bekerja. Jadi saya biarkan saja. Sampai benar-benar saya minta kepastian darinya. Saya gak enak mau  putus duluan. Nanti jadi serba salah.


Saya pun masih mengirim pesan singkat kepada nya, walau hp nya rusak, siapa tau dia ada buka pesan dari saya. Ternyata memang ada dibacanya dengan ada pemberitahuan terbaca, tetapi dia tak membalas pesan saya.


Saya penasaran, bertanya ke maman lewat pesan singkat. Maman bilang seperti nya aar ada hp baru, maman tak menanyakan dikira maman saya pasti di hubungi nya selama ini.


Saya bilang terus terang ke maman lewat pesan singkat selama satu Minggu tak ada di hubungi nya, mau menghubungi maman saya takut menganggu maman dan pekerjaan aar.


Maman bilang dari pesan singkat dia liat aar di kejauhan teleponan dengan seseorang, maman kira telponan dengan saya. Jangankan aar menelpon balas sms pun dia tak ada.


Saya minta tolong dengan Maman untuk kepastian hubungan saya dengan aar yang menggantung belum ada komunikasi, dan meminta tolong maman untuk menanyakan siapa aar telpon kemarin saat maman lihat.


Saya coba telpon aar, nomor nya kadang aktif dan kadang tidak aktif, mungkin dimatikannya.


Dari situ saya mulai bertanya untuk kepastian lewat pesan singkat.


******


Aar, nomor mu saya telpon kadang aktif tidak kamu angkat, kadang tidak aktif apa kamu matikan? Kamu minjam hp siapa? Tapi tak menghubungi aku. Pasti kamu baca puluhan SMS aku. Untuk menanyakan Khabar mu, tapi tak ada kamu respon.


****** Pesan singkat saya

__ADS_1


Hanya dibacanya saja, tapi tak membalas.


Saya coba hubungi lagi, lagi-lagi tak aktif nomor nya. Aktif pun masih tak di angkat. Mungkin dia ingin saya mutusi, saya tak enak kalau mutusin, karena kejadian sebelumnya memutusi Nono, masih merasa tak enak. Walau alasan saya sudah jelas karena sama seperti aar susah di hubungi.


Besok sore, saya mencoba menghubungi maman, siapa tau ada aar ketempat nya lagi. Ternyata maman memberi Khabar kalau aar ada dekat dengan wanita di luar kota saat dia kemarin keluar kota dengan sepupunya. Saya kaget antara percaya atau tidak. Saya harus percaya karena harus ada kepastian dari aar.


-------


Saya mencoba menghubungi aar lagi.


Tetapi ada pesan masuk di hp saya dari hardy. Dia menanyakan Khabar saya. Saya pun karena kesepian tak ada teman SMS an, saya balas saja.


Hardy mulai perhatian seperti dulu awal kenal, saya tanyakan saja apa tak cemburu pacar nya si dian, hardy kata dia sekarang jomblo.


Saya pun tak percaya, masa baru dua bulan lalu memutusi saya lalu balikan dengan si dian secepat itu putus dengan dian.


Saya pun mau menanyakan itu nanti dulu, mau membereskan permasalahan saya dengan aar. Dengan mengirim pesan singkat lagi.


******


Aku masih belum paham, kenapa nomor kamu aktif dan sms aku tak dibalas, aku cuma minta kepastian dan kejelasan saja. Kata maman kamu punya hp telponan dengan siapa?


***** Pesan terkirim saya


Lagi-lagi hanya dia baca saja. Saya pun sudah mulai malas menelpon karena pasti di cuekkin nya.


Hati wanita mana tak sakit, tidak di beri kepastian begini. Saya tak suka di cuekkin begini menjalani hubungan. Nanti malah tak ada komunikasi sama sekali dengan ketidakjelasan pacaran atau tidak, saya mau dekat dengan lelaki lain pun nanti di duga saya selingkuh.


Saya juga butuh perhatian gak tau harus cerita ke siapa. Cerita ke teman pun, saya malu.


Saya beranikan bertanya ke hardy kenapa dia putus dengan dyan. Kata nya dyan gak bisa melanjutkan hubungan nya, karena dian akan segera  di nikahkan lulus sekolah nya. Berarti hardy seperti nya dijadikan ke dua? Pikir saya, kenapa hardy mau? Hardy sendiri sudah tau dyan sudah tunangan.


Mau bertanya lagi pun, kenapa dia dan dyan berbohong sudah tunangan, saya takut dia tersinggung. Ya sudah saya ambil kesimpulan kemungkinan hardy rindu mantannya dyan, saat mereka bertemu lagi mereka balikan.


Sama saya dengan ferdy saya merindukan nya, tetapi ketemu lagi saya langsung hampa karena sikapnya saya baru sadar difitnah nya lalu takut di ajak gak bener langsung saya tinggalkan tanpa kejelasan langsung tak ada komunikasi lagi.


------


Saya pun telponan dengan ernis, ingin menceritakan kejadian dengan ferdy dan lainnya, selama ini ernis juga susah di hubungi atau di telpon karena dia sibuk sama tugas sekolah nya.


"Assalamualaikum er, hallo apa Khabar nya? Kamu lama gak main kerumah ku" ucap saya


"Hallo,,, Iya ren, sibuk kerjakan sekolah, namanya sekolah kejuruan jadi sibuk, aku baik ren" ucap ernis


"Kamu sendiri gimana khabar nya?". Tanya saya


"Alhamdulillah baik, tapi agak sedikit pusing pilek" ucap saya


"Ah kamu, pasti aja gak jauh dari pilek" ucap ernis

__ADS_1


"Hhee, begitulah aku er alergian, tapi udah biasa aku lawan" ucap saya


" Kamu sama Ferdy gimana khabar ny?" Tanya erniss


"Khabar gimana er??" Tanya saya balik


"Kalian balikan kan?" Tanya ernis


"Kok kamu tau er?? " Tanya saya


" Lah terus kamu minta nomor ferdy dengan aku, kamu mau coba balikan?" tanya ernis keheranan


" Iya, tapi cuma sebentar aja er, setelah itu tak ada komunikasi lagi" ucap saya


"Emang gak aktif lagi nomor nya ferdy?" Tanya ernis


" Aktif kok, kami aja gak saling komunikasi lagi" ucap saya


"Kok bisa ren??" Tanya ernis keheranan


"Panjang ceritanya er, makanya kamu main kerumah ku" ucap saya


"Kalau aku gak sibuk, aku mau main ke rumah mu" ucap ernis


"Baguslah kamu udah putus dengan Ferdy" ucap ernis 


" Kok bagus sih??? " Tanya saya heran


" Aku mau ngetes kamu doang, segitu amat kamu suka sama ferdy kaga jelas begitu" kata ernis


"Maksudnya kamu apa er??" Tanya saya tambah bingung


" Ferdy cerita dia sudah punya pacar, yang kecelakaan itu pacar nya jadi Ferdy ini ketauan selingkuh sama kamu, makanya dia gak aktif-aktif nomor nya" kata ernis


"Aku dibohongin selama ini dong er, kok kamu baru bilang sih, kalau gitu gak bakal ada kejadian seperti ini er, aku gak bakal mendekati ferdy" ucap saya sedikit nada tinggi


" Kejadian apa ren??" Tanya ernia


"Panjang ceritanya, aku di fitnah ferdy. Di serang hardy dan dyan" ucap saya


"Siapa lagi itu ren??" Tanya ernis


"Nanti aku ceritakan deh, lagi gak mood bahas mereka, kamu juga kenapa baru bilang, sudah dulu yah, aku mau tidur kepala ku puyeng jadi nanti aja bahasnya" ucap saya emosi mau meledak, tapi gak enak harus diungkapkan


"Iya deh GPP" ucap ernis


Langsung saya matikan hp, saya yang mau bercerita tentang semua nya, malah sontak kesel sama ernis malah dia kata mau ngetes saya, emang saya ini apaan pakai di tes segala?? Apa saya ini bodoh, patut jadi bahan perbincangan?? Pikir saya.


Saya selalu jadi korban atau saya yang bodoh atau polos??

__ADS_1


kenapa susah mendapatkan orang yang benar baik, dan gak neka neko. Mereka ada saja ulahnya ingin mengetes saya ??? Pikir saya yang gak karuan malah membuat pusing kepala saya. Saya pun tertidur untuk merileks kan pikiran.


Saya memang baru bisa bergaul, mungkin keliatan nya saya terkesan aneh masih polos bisa di bodohi, apalagi saya lagi senangnya bisa di ajak bergaul masuk dalam kelompok , walau kelompok saya hanya orang biasa.


__ADS_2