Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
Mempercepat tanggal pernikahan


__ADS_3

setelah mengingat kembali ingatan nya tentang Ilham,kini mereka berdua kelihatan bahagia


sudah beberapa hari setelah mengingat kembali ingatan nya Manda sudah mulai tidak canggung lagi berdekatan dengan Ilham


hari ini Manda mengundang Ilham makan malam dirumah dan disetujui oleh papa dan mama nya, Antoni yang melihat adik nya merasa sangat bahagia


dan malam pun tiba,Manda sedang siap siap untuk terlihat cantik Dimata Ilham,tiba tiba ada yang mengetuk pintu


tok tok tok


"boleh Abang masuk dek" ucap antoni


"masuk aja bang" jawab Manda


Antoni pun masuk,dia melihat Manda yang tampak bahagia pun merasa senang


"seperti nya kamu bahagia sekali dek" ucap antoni


"iya bang, setelah mengingat kembali tentang Ilham,aku merasa bahagia bang" sahut Manda


"Abang doa kan supaya kamu bahagia selalu" ucap antoni


"aminnn!!"


"terima kasih Abang ku sayang" jawab Manda


"kamu sudah selesai yuk turun kebawah, Ilham udah tungguin kamu dari tadi," ucap antoni lagi


"kok Abang baru kasih tau sekarang, gimana bang apa aku kelihatan cantik" kata Manda sambil bertanya kepada Abang nya


"kamu sangat sempurna adik ku sayang" kata Antoni sambil tersenyum


"terima kasih Abang ku sayang" ucap Manda


mereka pun turun ke bawah dan bergabung dengan papa mama dan Ilham


Ilham yang melihat Manda sangat terpesona karena dandanan nya yang natural


"yuk kita makan,takut keburu dingin jadi nanti gak enak lagi" ajak mama Ita mengejutkan Ilham yang sedang menatap Manda


"udah natap nya, gak bakalan diambil orang kok" ucap antoni menggoda Ilham


Ilham mendengar nya langsung malu sendiri karena ketahuan menatap Manda


Manda hanya tersenyum melihat kegugupan Ilham setelah ditegur Abang nya.


makan malam berjalan lancar dan sekarang mereka sedang duduk diruang tamu dan ngobrol santai


"Ilham gimana dengan kerja nya jadi polisi, apa ada pindahan tugas lagi nanti nya" tanya pak dika

__ADS_1


"belum tau om,tapi biasanya kalau udah selesai masa sekolah nya dan udah ditetapkan di satu kota seperti nya tidak akan ada pemindahan lagi " ucap Ilham memberi penjelasan


"oh seperti itu,!!"


"om apa boleh saya ajak Manda jalan jalan" tanya Ilham memberanikan diri


pak Dika mendengar itu melihat ke arah mama Ita dan Manda, mama Ita hanya mengangguk memberi syarat


"boleh asal jangan pulang lewat jam 10 malam" jawab pak dika tegas


"baik om" jawab Ilham dan langsung pamit untuk membawa Manda jalan jalan


diperjalanan tak henti hentinya Ilham mencuri pandang untuk melihat ke arah Manda,Manda yang merasa di perhatikan pun membuka pembicaraan, " fokus nyetir"


Ilham yang mendengar nya pun merasa malu karena ketahuan mencuri pandang


sampai di area taman mobil Ilham berhenti dan langsung keluar untuk membuka pintu mobil untuk Manda,Manda yang mendapat perhatian seperti itu pun merasa senang


mereka pun memilih duduk dan obrolan pun terjadi


"manda,kalau seandainya tanggal pernikahan dipercepat boleh gak jangan lagi bulan 1 tapi kita percepat bulan 12,boleh ya" Ilham memohon


"Manda ikut kata mama papa om Bahri dan Tante ana" jawab Manda


"masalah mama papa biar aku yang berbicara, setelah itu nanti biar mama dan papa yang berbicara kepada om dika dan tante Ita," usul Ilham


"aku gak mau jauh jauhan lagi dari kamu Manda" jawab Ilham sambil memegang tangan Manda


Manda yang tiba tiba tangan nya di pegang terkejut tapi terasa ada sesuatu yang berdesis di hati nya, jantung nya berpacu dengan cepat


"aku ingin cepat cepat menghalalkan kamu,biar aku bisa berduaan terus dengan kamu" lanjut Ilham


Manda hanya mematung memandang Ilham dan hati nya terasa senang saat Ilham berbicara seperti itu


"hey kok diam,apa kamu tidak suka bila aku percepat hari pernikahan kita" kata Ilham


Manda yang terkejut pun refleks menjawab "aku suka kok" jawab Manda


"oke kalau begitu, nanti pulang dari antar kamu aku langsung berbicara kepada orang tua ku" ucap Ilham bahagia


Ilham sangat senang malam ini, setelah mengantar manda, Ilham langsung pamit pulang


sampai dirumah Ilham disambut adik nya jeni


"gimana bang,makan malam dengan calon istri dan keluarga nya" tanya jeni sambil menggoda


"eeeemmm senangggg banget,kamu tau dek, abang udah bertanya apa boleh dipercepat tanggal pernikahan kami,dia menjawab boleh" ucap Ilham senang


jeni mendengar nya pun ikut senang,tapi yang dipikirkan jeni apa orang tua mereka setuju

__ADS_1


"apa mama dan papa setuju bang,dengan ide abang mempercepat hari pernikahan Abang" tanya jeni


"besok Abang coba bicara dengan papa dan mama" sahut Ilham


setelah itu Ilham pun berlalu pergi kekamar nya.


jeni pun masuk juga kekamar nya


dikediaman Manda,Manda masih merasa belum percaya selama mereka dijodohkan belum pernah Ilham memegang tangan nya, hari ini Ilham memegang tangan nya, dan Manda memikirkan nya langsung tersenyum sendiri


sambil tersenyum sendiri Manda langsung berlalu pergi kekamar nya,tanpa disadari manda orang tua nya melihat Manda senyum senyum sendiri dan hanya menggeleng kepala, mereka pun merasa bahagia karena anak gadis nya sudah mulai ceria lagi setelah ingatan kembali


Sampai dikamar Manda langsung ganti pakaian nya dengan pakaian tidur nya,karena besok gak masuk kerja, jadi malam ini dia mau tidur dan bangun nya mau kesiangan, itu sih niat Manda tapi belum tau tercapai apa gak


dikamar Ilham, Ilham sedang memikirkan gimana cara nya, menyampaikan kepada orang tua nya tentang mempercepat tanggal pernikahan nya dengan manda


dia masih ragu sebenarnya apa orang tua nya setuju dengan keputusan nya


tapi dia akan mencoba besok,kalau belum dicoba bagaimana bisa tau bisa apa gak tanggal pernikahan nya dipercepat


jeni pun dikamar masih memikirkan apa yang Abang nya bilang tadi


tapi dia akan tetap membantu Abang nya untuk menyakinkan orang tua nya nanti


karena dia juga sangat menyukai Manda menjadi kakak ipar nya


selain baik Manda pun orang nya sangat dekat dengan jeni dan Keluarga nya apa lagi setelah ingatan nya kembali


jadi apa pun yang terjadi dan bagaimana nanti nya jeni tetap akan meyakinkan orang tua nya


tak terasa pagi pun datang jeni dan Ilham sudah dimeja makan untuk sarapan


dan ini kesempatan baik untuk berbicara kepada orang tua mereka


setelah sarapan mama dan papa duduk santai didepan rumah


Ilham dan jeni menyusul


"pa,ma ada yang ingin Ilham bicarakan'?" kata Ilham sambil duduk didekat mama ana


"mau bicara apa nak"tanya mama ana lembut


"ini tentang pernikahan Ilham dan Manda" lanjut Ilham


"iya kenapa memangnya nak" tanya mama ana lagi


"bisa gak ma, Ilham mempercepat tanggal pernikahan Ilham dengan Manda" tanya Ilham pelan takut mama dan papa nya marah


"kenapa tiba tiba kamu ingin mempercepat pernikahan kamu" tanya papa Bahri

__ADS_1


__ADS_2