
setelah meletakkan bahan lukis kekamar nya, kanza melepaskan baju dan mengganti kan dengan baju santai.
dan kanza menghampiri bibik didapur
"masak apa bik," tanya kanza pada pembantu nya
"masak ikan balado, ayam goreng dan sayur asam juga sambal balacan" jawab bibik
"sambal nya pedas gak bik" tanya kanza lagi
"gak non" jawab bibik
"ya udah, kanza panggil papa dan mama dulu" ucap kanza
kanza pun pergi menemui mama dan papa nya yang dikamar
sebab setelah tau suami nya pulang, manda langsung masuk kedalam rumah menyusul suami nya
sedangkan Kenzo ditinggal dengan 2 karyawan nya
"tok tok tok,,,ma, pa" kanza mengetok pintu kamar orang tua nya
"iya sebentar nak" jawab Manda
Manda pun langsung membuka kan pintu
"ada apa sayang" tanya Manda
"makan yuk, kanza lapar" jawab kanza sambil mengajak mama nya
"bentar ya sayang, tunggu papa bersih bersih dulu" ucap Manda pada anak nya
"oke, kanza tunggu dimeja makan ya ma" ucap kanza sambil meninggalkan mama nya
"iya sayang" ucap mama nya sambil sedikit berteriak
tidak berapa lama, Manda dan Ilham bergabung dengan kanza
Manda pun mengambil nasi untuk suami nya dan meletakkan didalam piring
setelah itu Ilham mengambil sendiri lauk nya
kanza pun sudah bisa ngambil sendiri nasi nya dan langsung dengan lauk nya
mereka bertiga pun makan tanpa ada yang bersuara
tiba tiba terdengar suara tangisan Kenzo
Manda mendengar suara anak nya langsung menghentikan makan nya dan langsung bangun untuk melihat anak nya
setelah sampai ditoko Kenzo lagi ditenangi oleh Meri dan Tuti
"sayang kenapa" tanya Manda gitu melihat putra nya menangis
"Kenzo gitu bangun langsung mencari mbak, tapi mbak gak ada, makanya dia nangis" jawab Meri
"ooooo cup cup cup sayang, jangan nangis lagi ini mama sayang, yuk kita kedalam, kak kanza udah pulang tue, lagi makan siang, Kenzo mau makan juga kan" ucap manda panjang lebar sambil menggendong putra nya itu
mendengar suara mama nya, Kenzo langsung diam dan mengangguk kan kepala nya
"Meri, Tuti, yuk makan dulu, nanti dilanjutkan Pekingan nya" ajak Manda kepada kedua karyawan nya itu
" bentar lagi mbak, nanggung soalnya, mbak makan aja dulu, nanti giliran kami pula" ucap Meri
"ya udah, mbak duluan ya" ucap Manda
"iya mbak" jawab Meri dan tuti barengan
Manda pun pergi menuju keruang makan
"adik Kenzo kenapa" tanya kanza
__ADS_1
"bangun tidur gak ada mama, langsung nangis" jawab manda
"sini sama kakak" ujar kanza
Kenzo pun diduduki didekat kanza
"kakak suapi mau sayang" ucap kanza
Kenzo mendengar nya pun mengangguk kepala nya
dengan senang hati kanza langsung menyuapi adik nya itu
Ilham dan manda merasa senang melihat keakraban antara kanza dan Kenzo
"mama harap kamu dan adik mu, seperti ini selalu" ucap manda
"aminnnnn" ucap Ilham
"senang banget melihat kedua anak kita seperti ini kan mas" ucap manda
"iya sayang" ucap Ilham pula
selesai makan Ilham pun pergi masuk kamar untuk mengecek berkas kasus yang diberikan oleh atasan nya itu
sedangkan Manda melanjutkan aktivitas mengecek barang
dan sekalian menyuruh kedua karyawan nya untuk makan siang
"meri, tuti kalian makan siang aja dulu" ucap Manda
Meri dan tuti pun mengangguk dan langsung bergegas untuk makan siang
kanza dan Kenzo pun sudah tidak ada lagi di ruang makan, mereka sekarang sudah duduk diruang keluarga
"Hay kanza dan Kenzo" sapa Meri
"Hay mbak, mbak mau makan siang ya" ucap kanza menebak
kanza dan Kenzo pun mengangguk
kanza pun melanjutkan bermain dengan adik nya itu
sekali kali mereka tertawa karena mainan yang dimainkan oleh mereka jatuh setelah didirikan
"ha ha ha ha,,,, jatuh kak" ucap Kenzo sambil tertawa
"iya dik,,,ha hahaha" ucap kanza yang tak henti tertawa juga
karena kelelahan akhirnya kanza dan Kenzo pun tertidur diruang keluarga
Meri dan tuti yang baru selesai makan dan ingin kembali ketoko hanya bisa menggelengkan kepala mereka melihat anak bos nya yang tertidur diruang keluarga
sesampai ditoko, mereka pun mulai bekerja kembali
"mbak, Kenzo dan kanza tertidur didepan tivi" ucap Meri tiba tiba mengingat anak bos nya tidur didepan tivi
"benar kah mer, ya udah gak papa, nanti juga akan diliat oleh papa mereka" ujar Manda santai
Meri pun kembali bekerja mempeking semua barang pesanan orang
πΈπΈπΈ
dirumah mama Ita,,,
mama Ita lagi sibuk dengan tanaman nya itu, tiba tiba cucu nya Amara menghampiri nya
"Oma" panggil Amara
"iya sayang" jawab mama Ita
Amara pun mendekati Oma nya,
__ADS_1
"tunggu sayang, Oma cuci tangan dulu" ucap mama Ita
mama Ita pun menuju ketempat dimana ada kran air untuk cuci tangan
setelah cuci tangan sampai bersih, baru lah mama Ita mendekati cucu nya itu
"kenapa sayang, mama mana sayang" tanya mama Ita
"mama lagi dikamal" jawab amara
"Amara kok kesini kalau mama dikamar, nanti dicariin sama mama loh sayang" ujar mama Ita
"tadi udah bilang kok sama mama" ujar Amara
"ooooo iya, eeemmm cucu Oma udah makan" tanya mama Ita lagi
"udah tadi disuapi mama" jawab amara
"bagus kalau begitu" ucap mama Ita
dari dalam rumah, ada suara yang memanggil nama amara
"amara, amara, kamu dimana sayang" teriak putri dari dalam rumah
"Amara disini sayang" jawab mama Ita sedikit berteriak
putri yang mendengar suara mama mertua nya pun langsung bergegas ke halaman belakang
"ternyata disini anak mama" ucap putri
"pikir mama, amara dikamar Oma" ujar Putri lagi
"tadi,, amala memang kekamal Oma, tapi Oma disini" ucap amara dengan suara cadel nya yang bikin gemes
"Amara bobok siang yuk" ajak putri
"loh, cucu Oma belum tidur siang" ujar mama Ita
"belum Oma" ucap amara jujur
"ya udah cucu Oma tidur siang dulu ya" ucap mama Ita sambil melihat arah Amara
"amala belum mau bobok Oma" ucap Amara
"kalau Amara gak bobok siang nanti malam banyak nyamuk loh" ucap mama Ita
terdengar tidak masuk akal sih, apa hubungannya gak bobok siang dengan banyak nyamuk waktu malam
tapi ya sudah lah author juga bingung ππππ
"benelan ma" tanya Amara pada mama nya
"bener sayang," mau tak mau putri ikut apa kata mertua nya
"ya udah amala bobok siang dulu ya Oma" ucap Amara pamit pada Oma nya
"iya sayang" ujar mama Ita
Amara pun turun dari pangkuan Oma nya dan menggandeng tangan mama nya
mereka pun meninggalkan mama Ita duduk sendiri dihalaman belakang
setelah itu mama Ita pun masuk kekamar nya untuk membersihkan diri
bersambung
segini dulu ya para pembaca setia "dijodohkan dengan polisi"
jangan lupa like dan komen nya πππππ€ππππ»
salam sayang dari author buat kalian semua πππππ
__ADS_1