
selamat membaca
*****
setelah kedua anak nya bangun Manda kembali kedapur
dan Manda melihat bibik sudah menyelesaikan tugas nya dan lagi cuci piring
"sudah selesai bik, masak apa bik" tanya Manda
"eh nyonya, baru aja selesai nya, bibik cuma buat nasi goreng dan telur mata sapi nya" jawab bibi
"apa ada yang mau dimasak lagi nya" tanya bibik balik
"gak ada bik, cuma mau buat kopi aja untuk mas Ilham" ucap Manda
"oh ya bik, tolong buat kan susu 2 dan teh 2 ya bik" ujar Manda
"siap nya" ucap bibik
selesai cuci piring bibik langsung membuat apa yang disuruh oleh majikannya
sedangkan Manda, mulai menyajikan nasi goreng diatas meja, tak lupa kopi untuk suami nya
setelah semua tertata rapi, Manda kemudian pergi menuju kekamar nya untuk memanggil suami nya
sesampai dikamar, Manda langsung masuk kekamar dan melihat Ilham sudah rapi dengan baju dinas nya
"udah rapi mas, yuk makan dulu" ajak Manda
"yuk sayang," ucap Ilham
mereka berdua pun sudah keluar kamar dan menuju keruang makan
ternyata disana sudah ada kanza, Kenzo dan jeni
"pagi semua" ucap Manda
"pagi ma" ucap kanza dan Kenzo
"pagi kak, bang" sapa jeni
"pagi juga Jen" ucap Manda
Ilham hanya diam dan langsung duduk di kursi depan meja
Manda merasa tak enak, langsung menyenggol tangan suami nya,,
Ilham pun melihat kearah istri nya itu lalu Menaik kan alisnya, seolah olah bertanya kenapa
__ADS_1
seakan tau kode dari suami nya, Manda pun memberi kode juga pada suami, sambil menggerakkan mata nya seperti melirik gitu
Ilham yang ngerti maksud istri nya hanya menggeleng geleng kan kepala nya
Manda pun melotot kan mata nya kepada Ilham
akhirnya Ilham pun mengangguk
"jeni" panggil Ilham
"iya bang" jawab jeni
"hari ini kamu kemana, apa langsung kerumah mama" tanya Ilham
Manda pun lagi lagi melotot kearah Ilham
Ilham tanpa merasa bersalah pun memalingkan wajahnya
"ini suami ku bukan sih, kok gitu amat tanya nya" ucap Manda dalam hati
"ehemmm, rencana nya jeni mau nginap disini lagi tapi karena pertanyaan abang seperti mengusir, sepertinya jeni gitu pulang kuliah langsung pulang aja" jawab jeni panjang lebar
"kalau jeni mau nginap lagi gak papa kok dik" ucap Manda
"betul kata kakak mu, abang cuma bertanya aja tadi" ucap Ilham
karena sudah selesai makan jeni pun pamit, sekalian nganterin kanza sekolah
setelah menyalami mama dan papa nya kanza pun berangkat ke sekolah
setelah jeni pergi, Manda pun. mencubit suami nya
"aggrrhhh sakit yang" ucap Ilham sedikit berteriak
"biarin, biar tau rasa, masak iya adik sendiri di usir" ucap Manda
"bukan ngusir, tapi bertanya loh yang" ucap Ilham membela diri
"iya bertanya sambil mengusir secara halus" ucap Manda kesal terhadap suami nya
"maaf" ucap Ilham
Manda hanya diam saja dan langsung membereskan meja makan, dibantu oleh bibik
Ilham pun pamit untuk bertugas, tak mau durhaka dengan suami, Manda pun mengantar suami nya kedepan rumah
dan tak lupa menyalami tangan suami nya itu, karena itu rutinitas yang selalu Manda lakukan
Ilham pun tak lupa mencium kening istrinya
__ADS_1
dengan wajah yang dipaksa kan senyum, Manda memberi senyuman pada suami nya
sebenarnya Ilham tau itu, tapi dia pura pura gak tau dan membalas senyum pada istri nya itu
dan Ilham pun berangkat kekantor polisi dengan mobil pribadi nya itu
setelah suami nya pergi dan mobil tak nampak lagi, Manda pun masuk kamar dan mengambil kunci toko nya
kini disini lah Manda didalam toko olshop nya itu
tak lama datang Tuti dan Meri
mereka berdua pun melakukan tugas mereka dengan baik
πΈπΈπΈ
dirumah nya mama Ita, dia sibuk dengan cucu nya itu yaitu anak nya Antoni
kini mama Ita tak kesepian lagi karena sudah ada cucu nya dirumah, antoni sengaja tidak pindah rumah karena dia takut mama nya kesepian
putri pun setuju dengan keputusan Antoni itu, dia juga gak mau pindah dari rumah mertua nya itu, selain nyaman dia juga sangat disayangi oleh mertua nya, selayak nya anak kandung sendiri
seperti sekarang ini, dia duduk manis di ruang keluarga sambil ngeteh sedangkan mama Ita sibuk main dengan cucu nya itu
walaupun begitu mama Ita tak marah, toh pekerjaan rumah sudah dikerjakan oleh bibik
bagi mama Ita, putri itu seperti anak kandung sendiri bukan lah pembantu
jadi apa pun yang putri kerja kan itu harus dengan keinginan sendiri bukan karena disuruh oleh mama Ita atau pun suami nya
sedangkan papa Dika dan antoni sudah berangkat kerja dari 2 jam yang lalu
bukan tanpa alasan putri menyantai, karena pekerjaan rumah sudah dia selesai kan, dari cuci piring, nyapu dan ngepel
setelah mandikan anak dan membersihkan dirinya itu makan nya sekarang putri bisa duduk santai
karena anak nya bermain dengan Oma nya itu
bersambung
sampai disini dulu ya
seperti nya makin sepi aja like n komen nya
tolong dong like dan komen biar author semangat nulis nya
ππππππππππ
terima kasih
__ADS_1