
tidak terasa sudah jam 9 malam, tapi ketiga keluarga ini enggan untuk pulang
mereka masih berbincang bincang, putri yang sudah terlelap di sofa ruang keluarga dan paha antoni dijadikan bantal
sedangkan Manda yang sudah meniduri Kenzo pun keluar kamar
"ma malam ini tidur disini aja ya,,,?" pinta Manda
"ya kalau mama gimana aja boleh, tapi ini jeng Ratih dan pak handoko gimana" jawab mama Ita
"kalau saya mau nya jeng kita tidur disini aja" ucap mama Ita lagi
"keputusan ditangan suami saya, saya mau ikut ikut aja" ucap mama Ratih
"kayak nya istri yang patuh nih" goda Manda
"manda, gak boleh gitu" ucap mama Ita
Manda pun meminta maaf
"maaf Tante" ucap Manda
"gak papa sayang, sebagai istri memang harus begitu kan, apa pun harus dengan izin suami" ucap mama Ratih
Manda pun mengangguk tanda setuju dengan ucapan mama Ratih
"gimana pak handoko" tanya pak Dika
"gak merepotkan nih, kalau kami nginap disini" ucap pak handoko
"gak dong om, kita kan keluarga" ucap Ilham cepat
mama Ratih dan papa handoko merasa senang mempunyai besan yang memiliki keluarga yang sangat ramah dan baik hati
mereka pun dengan kompak mengangguk kepala tanda setuju nginap di rumah Manda dan Ilham
"Alhamdulillah, akhirnya rame juga disini, walaupun cuma semalam" ucap Manda dengan senang nya
kini Manda pun langsung menyiapkan 3 kamar untuk mama dan papa, putri dan antoni, mama Ratih dan papa handoko
untung saja rumah ilham memiliki 5 kamar jadi bisa menginap rame rame seperti sekarang ini
setelah membereskan kamar yang akan ditempati oleh kedua orang tua nya dan orang tua putri dan juga putri dan antoni
Manda pun menyuruh mereka semua istirahat
antoni pun mengangkat putri untuk dibawa kekamar
mama Ita dan papa Dika pun masuk kamar, disusul dengan mama Ratih dan papa handoko
Manda pun masuk kekamar nya, Ilham sudah menunggu dikamar
tapi dia sembunyikan dibelakang pintu
ketika Manda mau menutup pintu, Ilham langsung memeluk istrinya dari belakang
"aaaaaaa" Manda berteriak
untung Ilham cepat cepat menutup mulut nya Manda dengan tangan nya
kalau gak bisa membangun semua orang
Manda pun langsung membalikkan badannya
"mas, buat aku kaget aja" ucap Manda kesal
"itu balasan Karena udah buat aku cuci piring" ujar Ilham
"lah kan gak papa sekali kali" ujar Manda
"sebagai hukumannya, malam ini kamu harus tidur peluk aku" ujar Ilham
__ADS_1
"iya iya" jawab Manda
Ilham pun mengangkat Manda, dan meniduri Manda diatas tempat tidur
dan mencium dikening, pipi kiri dan kanan, terakhir bibir
setelah itu Ilham pun naik ketempat tidur
gitu Ilham naik, Manda langsung memeluk Ilham
Ilham mendapatkan pelukan pun tidak menyia nyia kan nya,
dia langsung membalas pelukan itu dan sekali kali mencium kepala istri nya itu
Manda pun makin mempererat pelukannya nya
tak terasa Manda pun terlelap dalam pelukan yang nyaman dari suaminya itu
Ilham yang merasa kan pelukan makin regang pun tahu kalau istri nya sudah terlelap
dia tau pasti istri nya itu terlalu capek
makanya tidak protes saat meminta untuk di peluk
tidak lama kemudian Ilham pun terlelap mengikuti istri nya masuk ke alam mimpi
sedangkan dikamar putri dan antoni
Antoni belum bisa tidur
sekali kali dia melihat keistrinya yang sudah dari tadi terlelap
Antoni senyum senyum sendiri melihat istrinya tertidur lelap itu
dia sangat bahagia karena akan menjadi seorang papa
beralih ke kamar mana Ratih dan papa handoko
mereka pun merasa senang malam ini, sebenarnya mereka belum pernah tidur selain dikamar sendiri
mungkin ini bukan yang terakhir tapi permulaan bagi mereka karena setelah ini mereka akan sering tidur di luar rumah
tapi mereka bahagia menikah kan anak mereka dikeluarga yang penuh dengan cinta dan kasih sayang seperti keluarga pak Dika
"ma, papa bahagia sekali berada ditengah tengah keluarga pak Dika, mereka penuh dengan kasih sayang, dulu papa takut menikah kan putri kita, tapi setelah melihat kebahagiaan dikeluarga ini, rasa takut itu hilang" ucap pak handoko kepada istri nya
"iya pa, berarti putri memang tidak salah pilih menikah dengan Antoni anak nya pak Dika" ucap buk Ratih
"Ilham pun kayak nya anak nya baik ya ma" ucap pak handoko lagi mengingat sosok menantu dari pak Dika
"iya pa, walaupun seorang polisi tapi sikap nya sangat lembut" ucap buk Ratih membenarkan ucapan suami nya itu
"waktu nikahan anak kita orang tua nya Ilham pun sangat antusiasi" ucap pak handoko
istri nya pun membenarkan ucapan suami nya itu
"ya sudah kita tidur aja, biar besok gak malu maluin karena bangun kesiangan" ucap pak handoko sambil tersenyum
mereka pun akhirnya tidur dan memasuki alam mimpi, terpancar dari wajah mereka yang saat tertidur tersenyum
dikamar mama Ita sudah pada tidur, karena gitu masuk kamar mama Ita dan papa Dika langsung naik ketempat tidur dan berbaring
tidak ada pembicaraan, seperti nya baik papa Dika atau mama Ita, sama sama mengantuk
πΌπΌπΌ
pagi pun menjelang, suara azan dan kokoan ayam terdengar
seperti biasa Ilham dan Manda melaksanakan sholat subuh nya
setelah selesai sholat Manda pun langsung kedapur
__ADS_1
didapur sudah ada bibik, mama Ita dan mama Ratih
"maaf Manda kesiangan bangun nya" ucap Manda yang tak enak karena didapur sudah ada mama nya dan mama Ratih
"masih pagi kok sayang" ucap mama Ratih
manda pun tersenyum malu
"gimana Tante tidur nya nyenyak" tanya Manda sekedar basa basi
"Alhamdulillah nyenyak kok, gimana gak nyenyak, tuan rumah nya sangat ramah" ucap mama Ratih
"hehehehe Tante bisa aja, seharusnya memang begitu kan Tante" ucap Manda merendah
"iya sih, tapi tante merasa nyaman banget" puji mama Ratih
"makasih Tante kalau Tante memang nyaman disini" ujar Manda senang
"mama buat apa" tanya Manda
"mama lagi buat nasi goreng untuk kita semua" ucap mama Ita
"eeemm dari harum nya kayak nya enak nih" ucap Manda
"pasti dong" ucap mama Ita
mereka pun tersenyum saat mendengar ucapan mama Ita
tidak lama datang kanza yang udah siap dengan seragam nya
"duh cucu Granma udah siap" ucap mama Ita
"udah dong granma" jawab kanza sambil tersenyum
"granma buat apa" tanya kanza
"granma lagi buat nasi goreng" ucap mama Ita
"ada ayam goreng granma" tanya kanza lagi
"untuk cuci granma pasti ada dong" ucap mama Ita
kanza pun tersenyum senang
"sayang, ini Kenzo sudah bangun" tiba tiba Ilham datang sambil menggedong Kenzo
Ilham pun sudah siap dengan seragam kepolisian nya
"aduh duh anak mama udah bangun ya" ucap Manda sambil mengambil alih Kenzo
Kenzo yang melihat mama nya pun tersenyum senang
"ma, Tante, Manda mandikan Kenzo dulu ya" ucap Manda pamit
"iya sayang" jawab mama Ita
"maaf ngerepotin mama dan Tante, seharusnya Manda yang masak, ini udah tamu pula" ucap Manda sambil tersenyum tapi gak enak hati
"gak papa sayang, kayak siapa aja gitu" ucap mama Ratih pula
Manda pun pergi memandikan Kenzo
sedangkan mama Ita lanjutkan masak nya
mama Ratih pun menyiapkan semua diatas meja makan
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak untuk author πππ
biar author makin semangat nulis nya πππ
__ADS_1
makasih yang selalu mendukung cerita dijodohkan dengan polisi ππππππππ
salam sayang dari author ππππ