Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
episode 58


__ADS_3

Mama ana kini bersiap mau kerumah Ilham dan Manda


sedangkan mama Ita dari tadi sudah pulang


jeni pun lagi bersiap siap mau pergi dengan mama ana dan papa Bahri


papa Bahri sudah menunggu didalam mobil, mama ana dan jeni yang sudah siap pun langsung keluar dan tak lupa masakan yang akan dibawa kerumah manda


setelah semua masuk, mobil pun melaju meninggalkan pekarangan rumah


mereka menuju ke rumah Manda


🌸🌸🌸


Manda kini menuju kekamar kanza


kanza yang sudah siap pun menghampiri mama nya


"ada apa ma" tanya kanza


"gak papa sayang" jawab Manda


padahal Manda menghindari Ilham


Ilham yang melihat Manda masuk kamar kanza hanya tersenyum


tiba tiba terdengar suara mobil didepan


ternyata mama ana, jeni dan papa Bahri sudah sampai


Ilham langsung keluar kedepan rumah


mama ana dan jeni langsung keluar dari mobil sedangkan papa Bahri memakirkan mobil nya


setelah itu papa Bahri menyusul istri dan anak nya


"assalamualaikum sayang" ucap mama ana ketika melihat Ilham


"wa'alaikum salam ma" jawab Ilham


"masuk ma, masuk pa" ucap ilham


"ini yang disuruh masuk cuma mana dan papa aja" ucap jeni cemberut


"eh iya abang lupa, masuk adik abang yang cantik" ucap Ilham


"telat" ujar jeni kesal


"mana ponakan ku" ucap jeni sambil langsung masuk kerumah


"assalamualaikum ponakan aunty, aunty datang nih" teriak jeni


kanza dan Manda yang mendengar dari dalam kamar kanza pun langsung membuka pintu dan kanza langsung keluar kamar


"aunty jeni" teriak kanza sambil berlari


jeni pun menangkap kanza dan membawa kedalam gedongan nya


sedangkan Manda langsung menemui mertua nya


"apa kabar menantu mama" ujar mama ana


"Alhamdulillah baik ma" jawab manda


mama ana pun memeluk Manda dan memberi rantang kepada manda


Manda langsung menerima sambil bertanya


"ini apa ma"


"itu makanan mama masak buat kamu sayang" jawab mama ana


"kanza gak ada granma" ujar kanza tiba tiba


"pasti ada juga sayang" ucap mama ana


kanza pun turun dari gendongan jeni


Dan dia mendekati mama nya,

__ADS_1


"ma, dibuka dong, kanza mau lihat" ucap kanza sambil naik diatas kursi di meja makan


Manda pun kemudian membuka rantang yang dibawa oleh mertua nya


setelah dibuka kemudian manda mengatur nya diatas meja makan


"huuuiii kayak nya enak nih masakan granma" ujar kanza


"kanza mau makan sekarang" tanya Manda


"mau ma" ucap kanza


Manda pun mengambil piring untuk kanza dan semua nya


Manda pun mengatur piring diatas meja makan


"ma pa, yuk kita makan dulu" ujar Manda


Manda pun menaruh nasi tuk kanza, dan meletakkan nya didepan kanza


kemudian Manda beralih ke piring Ilham suami nya itu


dia menaruh nasi untuk Ilham dan meletakkan nya juga didepan Ilham


Ilham pun tersenyum


jeni dan mama ana juga papa Bahri pun duduk dan jeni mulai menaruh nasi nya sendiri, disusul mama ana menaruh nasi untuk suami nya pula.


Manda ingin keluar tadi dipegang oleh Ilham


"mau kemana sayang" ucap Ilham


"mau kedepan,mau suruh Tuti untuk makan siang" ucap Manda


"ya udah hati hati kalau berjalan" ucap ilham lagi


"iya mas" ucap Manda sambil berlalu pergi menuju keluar rumah


sambil memegang perutnya Manda berjalan menuju toko nya


"tuti, mira yuk makan dulu, nanti lanjut lagi Pekingan nya" ujar Manda setelah sampai didalam toko nya


"iya sudah setelah itu langsung kedalam ya" ucap manda


mereka berdua mengangguk tanda mengiyakan ucapan manda


Manda pun kembali lagi kedalam rumah nya


dan dia menuju ke ruang makan


dia duduk didekat Ilham


"sudah sayang" ujar Ilham sambil mengelus tangan nya Manda


"sudah mas, bentar lagi kata mereka" ujar Manda


"ya sudah kamu makan terus dulu" ucap ilham dengan lembutnya


sedangkan yang lain memang lagi menyantap makan nya yang didepan mereka


Manda pun mulai mengambil nasi untuk diri nya, masakan mertua nya seperti menggiurkan untuk segera dimakan


"mama, kanza udah siap ya" ucap kanza dan turun dari kursi nya


"pelan pelan sayang" ucap Manda


kanza pun mengangguk


"kanza mau kemana aunty ikut dong" ucap jeni


"kanza mau main berbie, apa aunty mau ikut" ucap kanza tak lupa menoleh kebelakang


"boleh, kayak nya seru, aunty pun udah siap makan nih" ujar jeni sambil bangun dari kursi nya menuju ke arah kanza


melihat tingkah jeni Manda dan yang lain hanya geleng geleng kepala


"tidak terasa sudah tujuh bulan saja kandungan mu Manda" ucap mama ana


"iya ma" ucap Manda

__ADS_1


"kapan Antoni nikah nya Manda" tanya papa Bahri


"gak lama lagi pa, tinggal 1 bukan lagi kalau gak salah" ucap Manda


"seperti nya, mereka mempercepat ya nak" ucap mama ana


"iya ma, mereka takut Manda duluan lahiran sebelum acara abang Antoni" ujar Manda


Ilham hanya menjadi pendengar setia


kini mereka sudah selesai makan dan mereka duduk di ruang keluarga


sedangkan meja makan dibereskan oleh bibik


tak lama datang Tuti dan Mira


"permisi mbak, apa gak papa kalau toko ditinggal tanpa ada orang yang menjaga'" ucap Tuti


"oh gak papa Tuti, kalian makan siang aja dulu" ucap Manda sambil mau berdiri


"kamu mau kemana sayang" ujar Ilham


"aku mau ketokoh mas" ucap Manda


"jangan biar jeni aja" ucap Ilham


"itu betul nak kata Ilham" mama ana membenarkan kata kata Ilham


"tapi ma, sayang jeni, kan lagi main dengan kanza" ucap manda merasa tak enak


"gak papa sayang" ucap ilham


"jeni,,,,jeni,,,,,," teriak mama ana memanggil anak nya


jeni yang mendengar suara mama nya langsung menghampiri mama nya


"ada apa ma' ucap jeni


"kamu tolong jaga toko kakak ipar mu, karena pegawai kakak istirahat makan siang" ucap mama ana


jeni pun mengangguk, dan kembali kekamar kanza, dan mengajak kanza main didalam toko aja


sedangkan Tuti dan Mira sudah kedapur


mereka mengisi perut supaya mendapatkan nutrisi yang baik


Manda dan keluarga Ilham ngobrol dengan santai


sekali kali terdengar suara tertawa Manda, karena merasa lucu cerita yang di dengar dari mama ana tentang Ilham suami nya


Tuti dan Mira sudah selesai makan, mereka kembali kedalam toko


melihat kanza main dengan jeni, membuat Mira dan Tuti hanya bisa tertegun


ternyata ada juga yang udah dewasa main Barbie


jeni melihat mereka hanya tersenyum


mereka pun membalas senyuman jeni, sambil mengangguk kan kepala mereka


dan mereka berlalu pergi ketumpukan barang yang harus dipeking lagi


jeni yang melihat kedua pegawai kakak ipar nya masuk pun mengajak kanza untuk masuk kedalam rumah


mereka berdua pun masuk kedalam rumah


**bersambung


jangan lupa tinggalkan jejak nya, like dan komen


biar author semangat nulis nya


dan maaf kalau novel nya di up lama πŸ™πŸ™πŸ™


sebab lumayan banyak kegiatan


semoga masih tetap setia membaca novel ku😍😍😍😍


terima kasih yang sudah banyak ngelike**

__ADS_1


__ADS_2