
sore hari nya mereka semua siap siap mau pergi kedokter kandungan
Antoni dan putri sudah menunggu kedua orang tua Antoni
didalam mobil Antoni tak henti henti tersenyum
putri tak heran lagi dengan sikap suami nya itu
ti ti ti ti Antoni membunyikan klakson mobil nya
"ma cepat lah, kok lama banget sih, kita mau kedokter kandungan ma, buka arisan atau semacam acara" teriak Antoni dari dalam mobil
mama Ita pun langsung keluar dari dalam rumah bersama dengan papa Dika
mereka berdua pun masuk kedalam mobil
"kok bisa lama sekali sih ma" tanya Antoni agak kesal dengan mama nya
"biasa mama nak, ada aja yang salah" jawab papa Dika
"memang ngapain papa dan mama" ujar antoni lagi
"biasa, anak kecil gak boleh kepo" ujar mama Ita
"mama, aku ini mau jadi papa anak kecil loh" ucap Antoni tidak terima dibilang anak kecil
"sudah sudah, kalau berdebat terus kapan jalan nya" ucap papa Dika
putri melihat interaksi antara suami dan mertua nya merasa senang dan dia pun tersenyum sendiri
Antoni pun menjalankan mobil nya
bibik yang udah berdiri disitu pun langsung menutup pintu pagar setelah melihat mobil Antoni meninggalkan pekarangan rumah
πΌπΌπΌ
Manda yang sudah bangun dari tidur siang nya
langsung menuju kamar mandi
tapi sebelum itu dia melihat Kenzo masih lelap tidur
dan suami nya pun masih juga terlelap
Manda pun mengambil handuk dan langsung masuk kamar mandi
tidak berapa lama Manda selesai mandi
dan dia pun pakai baju
tak berselang lama Kenzo pun menangis
pertanda kalau dia sudah bangun
Manda pun langsung menggendong Kenzo dan dia membawa Kenzo duduk di sofa didalam kamar
mendengar anak nya menangis, Ilham pun terbangun
"eemmm anak papa udah bangun" ucap ilham
tapi lucu nya Ilham masih menutup mata saat ngomong seperti itu
Manda pun menoleh dan tersenyum melihat kearah suami nya
Manda pun menyusui bayi Kenzo sebelum dia dimandiin
setelah memberi ASI kedua nya, Manda pun memandikan Kenzo
Ilham setelah ngomong tadi ternyata melanjutkan tidur nya
setelah memandikan anak nya itu
Manda pun memakai baju
tak lama masuk kanza
"assalamualaikum ma" ucap kanza begitu masuk kamar mama dan papa nya
Manda mengajar kanza untuk memberi salam kemana pun kanza pergi
ternyata di praktekan oleh kanza
__ADS_1
memang selalu begitu kalau kanza
"wa'alaikum salam sayang" jawab Manda
"adik kakak udah mandi ya,,?" ucap kanza kepada adik nya
"udah dong kak" jawab Manda menyerupai suara bayi
"loh ma, papa belum bangun" ucap kanza
"belum sayang, kalau kanza mau bangunin papa, ya udah bangunin terus" ucap Manda lagi
kanza pun langsung naik keatas tempat tidur
"papa papa papa bangun" teriak kanza sambil menggoyang badan nya Ilham
Ilham yang terusik tidur nya pun terbangun
"eemmm iya sayang ada apa" ucap Ilham sambil bangun dan duduk ditempat tidur
"bangun udah sore pa" ucap kanza
"iya papa udah bangun nih" ujar Ilham sambil tersenyum
walaupun ngantuk tapi demi tuk anak dia tetap semangat
"ya sudah papa mandi dulu, biar segar" ucap ilham lagi dan langsung bangun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi
kanza pun mengangguk
"kanza sudah mandi" tanya Manda setelah melihat Ilham masuk kedalam kamar mandi
"belum ma" jawab kanza jujur
"ya sudah habis mandi papa nanti mandi kanza ya" ujar Manda
"siap ma" ucap kanza
"dedek bayi belum kenyang ya" tanya kanza
"belum sayang, kalau udah kenyang pasti sudah dilepas ***** nya" ucap Manda
tak lama Ilham selesai mandi
kanza pun bergerak ingin kekamar mandi
"kanza mau kemana" tanya Ilham
"mau kekamar mandi pa" ucap kanza
Ilham pun mengangguk
"mas tolong jagain Kenzo bentar ya,,,?" ucap Manda
"iya sayang, mas pakai baju dulu" ucap ilham
Ilham pun masuk kedalam ruang ganti baju
selang beberapa menit ilham keluar dari ruangan itu
dengan baju santai nya
Manda pun meletakkan kenzo dalam boxs bayi
tapi sepertinya dia gak mau
akhirnya Ilham pun menggendong bayi nya itu dan membawa nya keluar kamar
sedangkan Manda mengambil baju kanza dan kemudian mengikuti kanza masuk kedalam kamar mandi
setelah memandikan kanza dan memakai baju nya
mereka berdua pun keluar dari kamar mandi
dan bergabung dengan Ilham dan Kenzo
πΌπΌπΌ
sedangkan antoni dan yang lainya sampai dirumah sakit
setelah menunggu beberapa menit
__ADS_1
akhirnya antoni dan putri pun di panggil dokter
Antoni dan putri pun masuk keruang dokter
"assalamualaikum dok" sapa Antoni
"wa'alaikum salam" jawab dokter
"ini dok tadi pagi saya nguji udah coba pakai tes pakek respek, asli nya garis dua, tapi yang satu agak pudar" ujar putri pada dokter
"coba ibu baring dulu kita periksa" ucap dokter pada putri
putri pun bangun dari duduk nya dan berbaring di tempat tidur pasien
dengan teliti dokter itu memeriksa tekanan darah, nadi dan lain nya
"menurut pemeriksaan saya, ibu memang sudah hamil, terakhir datang bulan kapan buk" ujar dokter itu sambil bertanya
"terakhir sekitar bulan yang lalu" ucap putri
"usia kandungan ibu masih 3 Minggu" ucap dokter
"jadi tolong jangan terlalu capek, karena kandungan ibu masih sangat kecil" ucap dokter lagi
βkalau dengan hubungan badan gimana dok" tanya antoni pula
putri mendengar pertanyaan dari suami nya saat terkejut dan malu
"kalau saat ini, usahakan jangan dulu, karena takut janin nya gak kuat" ucap dokter menjelaskan
"usia kandungan berapa Minggu bisa berhubungan badan dok" ujar Antoni lagi
"mas, kok itu sih yang ditanyakan" ucap putri yang sudah malu dari tadi
"gak papa buk, itu memang harus tau, biar nanti bapak bisa kontrol nafsu nya" ucap dokter itu
putri pun semakin malu
"biasa nya usia kandungan 7 sampai 10 Minggu pak, itu pun harus hati hati' ucap dokter menjelaskan lagi
"terima kasih dok" ucap antoni
"untuk sekarang saya akan tulis resep obat dan vitamin untuk ibu" ucap dokter
"apa ada gejala muntah muntah buk" tanya dokter lagi
"ada buk, udah beberapa hari, tapi gak sering, cuma dipagi hari saja" jawab putri
"oke, obat untuk meredakan muntah, obat untuk mengguat kan janin dan vitamin untuk ibu dan bayi biar sehat selalu" ucap dokter sambil menulis resep obat
"tolong tebus diapotik ya pak buk" ucap dokter sambil menyerahkan kertas resep obat
"terima kasih dok" ucap ilham dan putri bersama
mereka pun pergi dari ruang dokter
mama Ita dan papa Dika tak sabar menunggu
"gimana nak hasil nya" tanya mama Ita ketika putri dan antoni keluar dari ruangan dokter
"kandungan putri baru 3 Minggu ma" jawab putri
"Alhamdulillah" ucap mama Ita bersyukur
"ya sudah, Antoni tebus obat dulu, sayang tunggu saja dimobil dengan mama dan papa" ucap Antoni
putri pun mengangguk dan antoni langsung ke apotik dirumah sakit itu untuk menebus obat
sedangkan putri dan mama Ita dan papa dika langsung menuju ke parkiran mobil
bersambung
jangan lupa like dan komen nya ππππ
terima kasih yang masih setia membaca karya ku ππππ
vote nya Jang lupa ya ππππππππ
salam sayang dari author untuk kalian semua
ππππππ
__ADS_1