
Ilham yang dikantor sudah selesai dengan kerjaan nya.
Dan dia pun siap siap mau pulang,
Dewi melihat nya pun mendekati nya lagi, tapi gak ada respon sedikit pun oleh Ilham
"ham kamu kenapa sekarang menghindari aku" ucap Dewi tak terima dicuekin
Ilham mendengar nya tidak menjawab malah pergi dari situ.
Dewi yang tidak terima, langsung mengejar dan menarik tangan Ilham
"Dewi tolong lepasin, sampai kapan kamu seperti ini terus," ucap ilham sambil menghempas tangan Dewi
Dewi yang mendapat perlakuan seperti itu pun marah
"sampai kamu terima aku," ucap Dewi
"kamu gila apa, aku udah ada istri dan anak, sedangkan sekarang aja istri ku lagi hamil anak ke dua kami" ucap ilham
"seharusnya sebagai polwan kamu itu tidak bersikap seperti ini," lanjut Ilham
"masih banyak cowok di dunia ini, bukan aku saja" teriak Ilham menjelaskan
Ilham terlihat frustasi akan tingkah Dewi
yang terus mendekati nya.
Dewi mendengar ucapan Ilham hanya terdiam dan menundukkan kepalanya itu
Teman teman yang mendengar penuturan Ilham pun mendekati Dewi
"Dewi," panggil Dodi
Dewi yang merasa nama nya dipanggil pun menoleh
"betul kata Ilham, sebagai polwan kamu jangan seperti ini" ucap Dodi
"hilang wibawa mu kalau seandainya masyarakat tau sikap mu seperti ini" ucap Dodi lagi
"aku sebenarnya tidak peduli omongan orang, kalau seandainya Ilham mau terima aku" ucap dewi sambil terduduk di kursi
"tapi aku gak mau sama kamu Dewi, kamu hanya ku anggap teman tidak lebih, jangan terlalu berharap dengan laki laki yang sudah beristri" ucap ilham panjang lebar
"kamu pulang aja ham, biar Dewi kami yang atasi" ucap Dodi
Ilham pun mau bergerak meninggalkan kantor polisi
"kalau kamu memang tidak menerima ku, aku akan minta surat pindah dari sini" ucap Dewi
seketika Ilham berhenti melangkah dan berbalik,
Dewi melihat itu merasa senang, dia berpikir kalau Ilham akan menghentikan nya tapi ternyata,
"kalau itu bisa membuat mu senang dan tidak menggangu ku lagi, silahkan,,!" ucap Ilham lantang
dan dia pun pergi meninggalkan Dewi yang terkejut seakan tak percaya dengan kata kata Ilham barusan.
Ilham langsung menuju ke parkiran mobil nya
dan masuk kedalam
untuk sejenak Ilham menarik nafas dan langsung menghidupkan mobil nya
sedangkan Dewi masih syok dengan ucapan Ilham
dia pun memandang Dodi, seakan akan meminta jawaban atas perkataan Ilham tadi
Dodi yang mengerti akan suasana hati Dewi pun duduk disamping Dewi
__ADS_1
"lebih baik kamu membuka kan hati mu untuk pria lain, kamu cantik dan juga baik, masih ada cowok yang suka sama kamu" ucap Dodi hati hati
Dewi yang dari tadi ingin menangis, akhirnya nya pecah juga tangisan nya
Dodi hanya bisa diam saja, sebenarnya dari dulu Dodi suka sama Dewi tapi karena obsesi nya Dewi ke Ilham makanya Dodi hanya bisa diam tak berani mengungkap kan cinta nya itu.
setelah merasa tenang, akhirnya Dewi pun pulang
πΈπΈπΈ
sedangkan ditoko putri dan Manda lagi ngobrol santai, kanza yang sudah ganti baju pun ikutan duduk diantara mama dan aunty nya.
karena Antoni cuma sendiri cowok akhirnya pamit keluar pada putri
"sayang, aku keluar bentar ya, nanti kalau mau pulang telpon aja" ucap antoni
"mau kemana mas" tanya putri
"mau cari makan, habis lapar, Manda gak mau tawarin abang nya makan" jawab antoni asal
"eeeemmmm alasan aja tu kak, biasa nya juga gak pernah harus ditawarin, langsung kedapur ngambil sendiri" ucap Manda
"ini juga belum siang amat mas, baru juga jam setengah 1" ucap putri
"gak usah keluar, bentar lagi bibik siap masak kok" ucap Manda
karena gak di izinin keluar, akhirnya antoni main dengan kanza
mendapat teman main kanza senang sekali
Tak lama kemungkinan Ilham pulang dari kantor nya
"assalamualaikum" Ilham mengucapkan salam
"wa'alaikum salam" jawab Manda dan semua serentak
"papa, tadi kok gak jemput kanza" tanya kanza setelah dekat dengan papa nya
"maaf princess papa, papa tadi sedikit sibuk" jawab Ilham sambil menggendong kanza
"sayang mama, kok gitu sama papa nya, papa kan capek, biar papa istirahat dulu" ucap Manda
Kanza pun turun dari gendongan papa nya
"papa capek ya,,,?" tanya kanza lagi
"capek papa hilang setelah lihat princess papa" jawab Ilham tersenyum
kanza pun tersenyum setelah mendapat jawaban dari papa nya
"kayak nya bibik udah siap masak nya, kita kedalam yuk," ajak Manda
"mas ganti baju dulu apa makan dulu" tanya Manda pada suami nya
"kita makan aja dulu" jawab Ilham
"kak, bang, kita makan dulu yuk" ajak Manda lagi
Antoni mendengar kata kata makan pun merasa senang, karena itu yang ditunggu tunggu
putri melihat kelakuan antoni pun hanya geleng geleng kepala
mereka pun semua menuju ke dalam rumah
Manda pun mulai menyusun makanan diatas meja dan dibantu oleh putri dengan menyusun piring makan
Ilham dan antoni sudah duduk di meja makan, sedangkan kanza pun begitu
seperti biasa, Manda menaruh nasi ke piring suami dan anak nya dulu
__ADS_1
setelah itu dilanjutkan oleh putri untuk menaruh nasi ke piring antoni calon suami nya
setelah itu baru lah putri menaruh nasi untuk nya
kemudian Manda pula menaruh nasi nya
kemudian mereka semua makan dalam diam, ternyata menerapkan diam saat makan terbawa sampai sekarang
****
setelah makan mereka pun duduk diruang keluarga, sedangkan Ilham langsung kekamar untuk mengganti kan baju
Manda yang melihat suami nya masuk kamar langsung menyusul nya
"kak, bentar ya, Manda mau nyusul mas Ilham dulu" ucap Manda pamit pada putri
"iya dek," ujar putri
kemudian Manda langsung menuju kamar dan masuk kedalam, dia melihat Ilham masuk kamar mandi untuk membersihkan badan nya
Manda pun masuk keruang ganti untuk mengambil baju santai untuk Ilham
dan Manda pun kembali keruangan keluarga
putri dan antoni ternyata lagi main dengan kanza
melihat itu Manda pun ada ide jahil, Manda pun mengfoto putri dan antoni juga kanza
setelah mendapat foto yang bagus, Manda mengirim nya ke WhatsApp mama nya
tidak lama dapat balasan dari mama nya, yaitu stiker bentuk love
melihat balasan dari mama nya Manda pun tersenyum senyum
kebetulan antoni melihat Manda senyum senyum sendiri pun berkata
"kenapa kamu dek"
Manda yang mendapat teguran dari abang nya pun malah makin cengengesan
Antoni yang penasaran pun langsung mendekati Manda
Manda pun memperlihatkan pada antoni
Antoni pun hanya geleng geleng kepala melihat apa yang dibuat oleh adik nya itu
"ada ada aja kamu dek" ucap antoni
"biasa lah bang, keluarga yang harmonis bang ya" ujar Manda sambil tersenyum
Antoni pun duduk lagi dengan putri dan kanza
πΈπΈπΈ
segini dulu ya,,,,,?
maaf gak sempat up karena lagi sibuk antar
dara Baro adik
semoga suka
jangan lupa like dan komen
juga vote jika suka karya ku
makasih all
love you all πππππ
__ADS_1