Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
episode 84


__ADS_3

setelah mendapat telepon dari istri nya Ilham menjadi sedikit merasa bersalah


karena kesibukan nya itu membuat dia sering telat pulang ke rumah


kemudian dia menelepon adik nya jeni


"assalamualaikum bang" ucap jeni setelah mengangkat telpon


"wa'alaikum salam" jawab Ilham


"ada apa bang, tumben nelpon, kayak nya ada sesuatu nih" ucap jeni menebak


"iya nih, bisa gak kamu beberapa hari tidur dirumah Abang, sebab abang sekarang sibuk banget, dan pulang sering kemalaman, sayang kakak mu, dirumah cuma dengan keponakan ku" ucap ilham menjelaskan


"nanti coba jeni minta izin mama dulu, sebab jeni sekarang kan lagi sibuk kuliah" ucap jeni


"kuliah kan bisa dari rumah Abang" ucap Ilham


"iya sih bang, memang nya Abang sibuk apa sih, apa karena perampok itu ya,,,?" tebak jeni lagi


"iya Jen, apa lagi pelaku perampok itu belum juga tertangkap" ucap Ilham


"iya udah, nanti coba jeni bicara kan ini sama mama iya bang" ucap jeni


"iya dik, Abang tutup telpon dulu, mau melanjutkan tugas" ucap Ilham


"iya bang, hati hati ya, assalamualaikum" ucap jeni


"wa'alaikum salam" jawab Ilham


Ilham pun menutup telpon nya, dan kembali bergabung dengan tim nya


hari ini dia masih melakukan pencarian keseluruhan wilayah yang disebut kan oleh bram


dan nomor hp yang dilacak menunjukkan mereka sedang berkumpul dibangun kosong yang sudah tidak dipakai lagi


lokasi nya berada jauh dari perkotaan, kemungkinan kepelosok pedesaan yang terpencil


tim Ilham kemudian bergegas menuju ke lokasi yang di berikan oleh hekter yang melacak


sekarang mereka akan menempuh perjalanan sekitar 3 jam sedangkan hari sudah mulai sore


🌼🌼🌼


sedangkan dirumahnya mama ana, jeni lagi mengobrol dengan mama nya, perihal yang diberi tahu oleh Abang nya


"ma, jeni boleh tidur dirumah bang Ilham" tanya jeni


"tumben kamu minta tidur disana, biasa nya setelah bersiap siap baru kamu minta izin" ucap mama ana heran


"gini loh ma, tadi bang Ilham nelpon, dia minta tolong kepada jeni untuk menemani kak manda" ucap jeni menjelaskan


"memang kenapa dengan manda, gak biasa nya Ilham meminta untuk menemani istri nya itu" ucap mama ana kembali keheranan


"gini loh ma, sekarang kan bang Ilham lagi menangani kasus perampok yang terjadi beberapa hari yang lalu, jadi bang Ilham sekarang sudah sering telat pulang, jadi takut terjadi sesuatu sama istri dan anak anak nya, maka nya, bang Ilham meminta jeni untuk menemani kak manda" ucap jeni menjelaskan panjang lebar kepada mama nya


setelah mendengar penjelasan jeni, mama ana pun mengerti


"wajar sih Ilham meminta untuk menemani istri, kan Kenzo masih kecil" ucap mama ana


"itu lah ma, gimana ma, boleh gak" ucap jeni


"ya boleh dong sayang, masak iya gak boleh" ucap mama ana


"oke kalau gitu jeni mau siap siap dulu" ucap jeni


mama ana pun. hanya menggeleng kan kepala nya melihat tingkah anak bungsu nya itu


jeni pun menyiapkan semua keperluan nya semasa tinggal dengan kakak ipar nya


seperti buku, baju dan banyak lain nya

__ADS_1


mama ana yang melihat jeni begitu banyak bawa barang pun berkata


"kamu mau nemenin kakak ipar mu atau mau ngungsi sih" ucap mama ana


"he he he, biasa lah ma, keperluan anak gadis memang banyak" ucap jeni ngeles


"ya elah, biasa nya yang banyak keperluan itu emak emak muda , seperti Manda" ucap mama ana


"jeni kan memang banyak keperluan, sama seperti emak emak muda" ucap jeni gak mau kalah


"serah kamu lah nak" ucap mama ana ngalah


mama ana pun pergi kedapur, dia ingin membuat makan kesukaan menantu dan cucu nya


"ma, mama" teriak jeni dari dalam kamar


"ada apa sih, teriak teriak, ini rumah jeni bukan hutan" balas mama ana berteriak juga dari dapur


"lah, mama sendiri pun berteriak" guman jeni sendiri dikamar


dari pada diomelin oleh mama nya, jeni pun tidak lagi memanggil mama nya


dia fokus membereskan barang nya yang akan dibawa kerumah Manda kakak ipar nya


setelah selesai dia pun melihat, di terkejut sendiri setelah melihat barang bawaan nya


betul kata mama nya, ini mau menemani kakak ipar nya atau mengungsi sih


dia pun tersenyum senyum sendiri


padahal dia pikir gak banyak tapi ini udah 1 koper dan satu tas


setelah itu dia membongkar kembali dan mulai membenahi dengan benar


ternyata setelah membenah dan memilih milih lagi, akhirnya tinggal satu koper saja


dikoper sudah ada baju beberapa lembar dan buku untuk kuliah nya


"ma lagi buat apa" ucap jeni ketika Melihat mama nya sibuk sendiri mengaduk adonan


"mama lagi buat kue untuk kamu bawa nanti kerumah Manda" ujar mama ana


"oooo iya iya, lebih ma ya, jeni kan juga mau" ucap jeni


"pasti sayang ku,,, oh ya kamu berangkat pakek apa, diantar atau bawa mobil sediri" tanya mama ana


"bawa mobil sendiri, karena jeni kan harus kekampus juga" jawab jeni


mama ana pun mengangguk dan kembali mengaduk adonan kue nya itu


jeni pun sekali kali membantu juga


🌼🌼🌼


ditoko manda, Tuti dan Meri sudah selesai mengkeep semua barang dan Tuti pun mengambil hp dan menelpon kurir Yang akanengirim semua pesanan orang


"assalamualaikum pak" ucap Tuti


"wa'alaikum salam" jawab pak kurir


"tolong ambil barang kesini ya" ucap Tuti lagi


"oke tunggu aja" jawab pak kurir


Tuti pun menutup telpon nya


dan dia kembali fokus menghitung barang yang udah dikeep


tidak lupa dia mengecek nama nama alamat barang yang akan dikirim


tidak berapa lama pak kurir pun sampai

__ADS_1


"assalamualaikum" ucap kurir setelah berada didepan toko


"wa'alaikum salam" jawab Meri dan Tuti bersamaan


"masuk pak, kami lagi ngecek kembali barang yang akan kami kirim" ucap Tuti


pak kurir pun masuk


"berapa jumlah semua paket nya mbak" tanya pak kurir


"sekitar 45 paket pak" jawab Tuti lagi


pak kurir pun mengangguk


Meri mengangkat barang yang udah dicek oleh Tuti


dan meletakkan nya didekat pintu biar enak dibawa keluar oleh pak kurir


pak kurir pun mulai menghitung paket yang akan dikirim hari ini


dan kini pak kurir meletakkan kedalam tas paket nya


setelah semua barang sudah dimasukkan kedalam tas paket


pak kurir pun minta undur diri


"kalau gitu saya pamit mbak, assalamualaikum" ucap pak kurir


"wa'alaikum salam" jawab Tuti dan Meri bersama


setelah pak Kurir berangkat baru lah Meri dan Tuti membereskan semua nya


karena mereka pun akan pulang, apa lagi hari sudah menunjuk kan pukul 4 sore


setelah beres mereka pun menutup toko dan mereka menelpon Manda


sudah beberapa kali ditelpon tapi tidak diangkat, mereka beranggapan mungkin Manda masih tidur


Tuti pun minta pamit kepada bibik


dan mereka masuk rumah dan menuju dapur


ternyata bibi sudah didapur


"bik, bibik," panggil Tuti


"iya" jawab bibi


"kami pulang dulu ya, tolong bilang sama mbak Manda" ucap Tuti


"oh iya, nanti saya sampaikan pada nyonya" ucap bibi


Tuti dan Meri pun pergi meninggalkan bibi didapur dan mereka pun bergegas untuk pulang


"mer, kamu langsung pulang apa kerumah sakit dulu" tanya Tuti


"aku langsung kerumah sakit ti" jawab Meri


"ya udah aku ikut ya,,?" ucap Tuti


"boleh kok ti" ucap Meri


mereka pun meninggalkan rumah Manda


bersambung


jangan lupa tinggalkan jejak nya πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


jangan jadi pembaca gelap yaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


tolong author 😘😘😘😘

__ADS_1


dengan ngelike dan komen😍😍😍😍


__ADS_2