Dijodohkan Dengan Polisi

Dijodohkan Dengan Polisi
episode 87


__ADS_3

kini mentari menampakkan sinar nya dan menyinari bumi


Manda perlahan-lahan bangun dari mimpi indah nya


dia pun membangun suami nya


"mas bangun mas udah pagi" ucap Manda sambil mengunjang badan Ilham


Ilham yang merasa terganggu pun membuka mata nya


"good morning sayang" ucap ilham sambil menciumi singkat bibi Manda


seketika pipi Manda merona


Ilham pun tersenyum melihat perubahan warna pipi Manda


"pagi pagi kamu sudah memakai blush on di pipi, pipi mu udah seperti buah tomat" ucap ilham pagi pagi menggoda istri nya itu


mendapat godaan dari istri nya, Manda pun merasa kesal dan memukul Ilham dengan bantal


"ampun sayang,,,," ucap Ilham pura pura sakit


Manda pun mengakhiri pukulan nya


dia kemudian beranjak dari tempat tidur nya dan menuju kekamar mandi, tidak lupa mengambil handuk


Ilham kemudian bangun dari tidur nya dan melihat putra nya yang masih nyenyak tidur di boxs bayi


"cepat besar sayang, bila besar nanti jaga mama dan kakak mu" ucap Ilham sambil mengelus rambut putra nya


mendapat sentuhan lembut Kenzo bergerak, tapi mata nya masih tertutup


tidak lama Manda selesai mandi


"Sedang apa mas" tanya Manda


"lagi liat anak kita" jawab Ilham


"ya udah mandi sana" suruh Manda pada ilham sambil menyerahkan handuk


"iya" jawab Ilham dan langsung menuju kamar mandi


Manda pun langsung memakai baju


setelah selesai Manda keluar kamar dan menuju kedapur


"masak apa bik" tanya Manda


"nasi goreng nya" jawab bibi


"masih lama, lauk nya apa bik" tanya Manda lagi


"telur mata sapi aja boleh nya" tanya bibik meminta persetujuan Manda


"boleh bik" jawab manda


"bibik lanjut aja buat nasi goreng nya, biar telur mata sapi nya saya yang goreng" lanjut manda


bibik pun mengangguk


setelah selesai mereka pun menata nya diatas meja makan


tidak lama Ilham keluar dari dalam kamar nya


disusul juga oleh kanza dan jeni yang keluar dari kamar kanza


mereka bertiga menuju ke ruang makan


"pagi ma" ucap kanza


"pagi sayang, iiihhh cantik nya anak mama" puji manda tertuju pada kanza


"pasti dong kan mau sekolah" jawab kanza


"pintar aunty mu, membuat kamu cantik sayang" ucap manda menuju jeni


"siapa dulu, kan aunty kanza" ucap kanza sambil membanggakan diri nya


"he he he iya iya" ucap Manda sambil mengangguk


"ya udah sarapan dulu" ucap Manda

__ADS_1


mereka pun makan bersama


sekitar 10 menit mereka sudah siap sarapan


hari ini kanza diantar oleh jeni, karena jeni kuliah


"ma hari ini kanza diantar aunty ya,,,?" ucap kanza


"boleh sayang" jawab Manda


"sayang mas berangkat dulu ya,,,?" ucap Ilham


Manda pun mengantar Ilham keluar rumah dan dibelakang diikuti oleh jeni dan kanza


sampai didekat mobil Manda langsung menyalami tangan suami nya itu


dan Ilham mencium kening istrinya


dan tak lupa kanza juga menyalami tangan papa nya dan lagi lagi Ilham mencium pipi kanan kanza


Ilham pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan rumah


sedangkan jeni pun memasuki mobil nya, kanza pun mau masuk kedalam mobil


tapi tidak lupa menyalami tangan mama nya


baru lah dia masuk


"ma kanza berangkat ya" ucap kanza pamit


"iya hati hati dijalan, Jen kakak titip kanza, kalau kamu gak bisa jemput kanza nanti, tolong telpon kakak ya,,,,?" ucap Manda


"siap kak" jawab jeni


jeni pun melaju mobil nya meninggalkan Manda yang berdiri didepan rumah


setelah mobil jeni tak lagi terlihat baru lah manda masuk kedalam rumah


"bik bibik" panggil Manda


"iya nya" jawab bibik


"Kenzo kan belum bangun, saya mau ketokoh kalau Kenzo bangun tolong mandiin bentar ya bik, habis itu antar ke saya" ucap Manda


Manda pun kembali kedepan rumah dan membuka kan toko


tak lama datang Tuti dan Meri


"assalamualaikum mbak" ucap mereka serentak


"wa'alaikum salam" jawab Manda


"gimana keadaan mu mer" tanya Manda


"Alhamdulillah udah mulai membaik mbak" ucap Meri


"Alhamdulillah kalau gitu" syukur Manda


"terus sekarang masih dirumah sakit mer" tanya Manda lagi


"masih mbak, belum diizinkan Pulang oleh dokter mbak" jawab Meri lagi


"oooo iya ya" ujar Manda lagi


setelah itu mereka pun mulai menyiapkan semua pesanan orang


🌼🌼🌼


di kantor polisi, Ilham masih terus berusaha dalam melacak keberadaan para perampok itu


"kalau gini gak bakalan dapat perampok nya, aku harus tau titik dimana mereka berada" gumam Ilham dalam hati


kemudian Ilham menuju tempat hekker


"gimana sudah ada titik terang" tanya Ilham pada hekter setelah sampai diruang itu


"belum ada pak, tapi kalau mereka berbicara sekitar 10 menit saja kita bisa melacak keberadaan mereka pak" jawab hekter itu


"ini pak, hp nya sudah berbunyi, apa kah ini bisa bertahan 10 menit" ucap hekter itu lagi


mereka pun menunggu, tepat 11 menit hp perampok itu mati

__ADS_1


dan hekter menemukan mereka


"sudah ketemu pak, di jln xxx no 45" ucap hekter itu pada Ilham


Ilham mendengar itu pun langsung menuju keluar dan memanggil tim nya untuk berangkat


dapat kode dari atasan nya


para tim itu pun bergegas mengikuti Ilham


mereka pun berangkat menuju alamat yang di beri oleh hekter


tidak berapa lama tiba mereka pun sampai ke alamat itu


mereka pun langsung mendongkrak gedung yang ternyata sudah tak dipakai lagi


dan mereka menyusuri setiap sudut gedung itu


para perampok yang ada didalam terkejut karena melihat polisi tiba tiba datang


baku tembak pun tidak bisa dihindarkan lagi antara pasukan Ilham dan para perampok itu


"dor dor dor dor" suara tembakan


tiba tiba Ilham menembak satu pelaku, terkenak kaki perampok


"aaaaaaa" teriak perampok itu


"sial" umpat perampok yang kenal tembakan


"angkat tangan, jangan bergerak" teriak Ilham ketika salah satu perampok bisa dilumpuhkan


tiba tiba dari arah lain datang perampok yangau nembak Ilham


Ilham yang sudah siap ingin menangkap perampok mendapatkan tembakan di lengan nya


dan anak buah Ilham tidak tinggal diam


mereka pun langsung menembak orang yang menembak Ilham


orang yang ditembak pun langsung jatuh


pasukan Ilham pun mengepung semua perampok itu


ada sekitar 7 orang


mereka tak berkutik setelah semua pasukan Ilham menodongkan pistol mereka kearah perampok itu


Ilham yang terluka tembakan sudah diikat kan kain agar darah nya tidak terus keluar


dan dia berjalan mengikuti semua anggota nya


"panggil kan ambulance" perintah Ilham


"siap pak" jawab anak buah Ilham


dan dia pun langsung menuju mobil untuk menelpon ambulance


"halooo disini pasukan serigala, meminta untuk mengirimkan ambulance" ucap pasukan Ilham


"baik, ambulance akan sampai dalam 5 menit" ucap orang itu


setelah menelpon ambulance, Anggota Ilham pun beranjak dari ruang itu


yang terluka dipapah dan yang gak terluka dibiarkan berjalan tapi masih dikawal


tak berapa lama sudah datang ambulance


dan yang terluka dan meninggalkan dimasukkan kedalam ambulance


"pak, sebaik nya, bapak diperiksa duluan" ucap salah satu pasukan Ilham


Ilham pun mengiyakan


dan menahan ketika salah satu perawat itu membersihkan luka nya


bersambung


jangan lupa terus like dan komen


vote nya jangan lupa, biar author semangat nulis nya 😊😊😊😊😊

__ADS_1


makasih yang terus mendukung karya author 😘😘😘😘😘


__ADS_2