
sudah seminggu setelah kejadian pertanyaan masalah jodoh nya jeni, sebenarnya Antoni dan putri tidak mempermasalahkan nya, tapi keluarga masih merasa tak enak, apa lagi keluarga dari pihak jeni.
Ilham pun tanpa sepengetahuan Manda dan orang tua nya menemui Antoni dan putri
"assalamualaikum bang" ucap Ilham ketika bertemu dengan Antoni dan putri disebuah cafe
iya mereka janjian bertemu di cafe dekat dengan kantor polisi tempat Ilham bekerja
"wa'alaikum salam" jawab antoni dan putri bersamaan
"kenapa tiba tiba kamu mengajak kami bertemu ham" tanya antoni
"biarkan Ilham duduk dulu mas" ucap putri
"duduk ham" ucap putri lagi
"terima kasih kak" ucap Ilham
Ilham pun duduk didepan putri dan antoni
"maksud dari aku ngajak bertemu dengan bang antoni dan kak putri, ingin mengucapkan permohonan maaf, mengawali adik aku si jeni" ucap Ilham sambil menundukkan kepalanya
dia merasa malu atas apa yang diucapkan jeni soal jodoh nya yang harus sama persis seperti antoni
"jadi kamu memanggilnya aku dan istriku hanya untuk membahas masalah itu lagi ham" ucap antoni dan dianggukan oleh Ilham
"Ilham Ilham Ilham, aku pikir masalah apa tadi, aku dan istriku sudah tak mengingat nya lagi, dan dari jauh hari sudah memaafkan jeni, kami mengerti kalau jeni masih labil dan apa lagi dulu kami sangat dekat" ucap Antoni menjelaskan panjang lebar
dia ingin semua ini diakhiri dan tak jadi permasalahan yang besar, Sebenarnya Antoni dan putri memang tak memikirkan hal itu lagi
"tapi bagaimana dengan kak putri" tanya ilham sambil melihat kearah putri
"tenang aja ham, aku gak pernah ambil hati atas ucapan jeni, malah aku senang, berarti suami ku ada sisi baik nya, sehingga jeni ingin mempunyai suami Persih seperti mas antoni" jawab putri dengan tenang
putri pun tidak mau cemburu dengan perkataan jeni, toh dia sudah sah menjadi istri antoni dan sudah memiliki anak dari antoni
"jadi kakak ipar dan bang antoni tidak mempermasalahkan lagi," tanya Ilham memastikan lagi, dan dianggukan oleh kedua pasturi itu
"terima kasih kak, bang" ucap ilham
"kalau gitu Ilham mau tugas lagi, biar minuman dan makanan ini Ilham yang bayar" ucap ilham sambil menuju kekasir
"loh mas kok Ilham yang bayar, diakan gak pesan apa apa" ucap putri
"gak papa, sekali kali dia naktir kita gak masalah" ucap antoni
putri pun hanya mengangguk
mereka berdua pun pergi dari cafe itu
Ilham yang sudah sampai dikantor nya langsung masuk keruangan nya, dan merasa lega, setelah bertemu dengan Antoni dan juga putri
πΈπΈπΈπΈ
sedangkan dirumah Manda masih sibuk dengan toko online nya itu
dan tak lupa juga kedua karyawan nya yang kini sudah dianggap seperti adik adik nya
Kenzo pun bermain ditoko mama nya itu, dia gak rewel karena mainan sudah dikeluarkan oleh Manda
sedangkan kanza masih disekolah, jadi kenzo mau tak mau main sendiri dulu
"Meri tolong kamu peking lagi pasmina instan nya, 20 lembar, warna nya rendom ya" ucap Manda sambil terus melihat kearah laptop nya
Meri yang mendapat tugas langsung mengambil pasmina instan dengan warna rendom
sedangkan Tuti sibuk dengan menyusun barang yang baru sampai dari pabrik nya
Kenzo tiba tiba mendekati Manda
"mama mama" panggil Kenzo
"iya sayang" jawab Manda
__ADS_1
"Kenzo pup dipempres" ucap Kenzo
"loh Kenzo pup ya" ucap Manda tapi masih belum juga memperhatikan kata kata nya, tapi Manda diam sebentar dan mencerna kata kata Kenzo dan langsung menghentikan kerja nya dan melihat kearah Kenzo
Kenzo pun hanya menunduk
"tunggu sayang ya, mama panggil bibi" ucap Manda
Kenzo pun mengangguk
"bibik, bibik" panggil Manda sambil berteriak
"iya nya" ucap bibik sambil berlari keluar rumah menuju toko
"tolong cuci pup Kenzo, saya masih ada kerjaan" ucap Manda
bibi pun mengangguk dan langsung membawa Kenzo kedalam rumah dan membersihkan pup nya
sekalian kenzo dimandiin oleh bibik dan diajak tidur siang
"Kenzo bobok siang sama bibik ya,,?" ucap bibik
"Kenzo belum mau bobok" jawab Kenzo
"Kenzo mau tunggu kakak kanza pulang" ucap Kenzo lagi
bibik pun mengangguk tanda mengerti
bibik pun mengantar Kenzo kembali pada Manda
"nya, Kenzo belum mau tidur siang," ucap bibik
"iya gak papa bik" jawab Manda
Kenzo pun berlari kearah mama nya
dan bibik kembali kedalam rumah untuk meneruskan kerja nya yang tertunda
"Kenzo kenapa gak mau bobok siang" tanya Manda
"kenapa harus tunggu kakak sayang" tanya Manda lagi
"kak kanza sering ceritain waktu dia disekolah jadi seru ma" jawab Kenzo
Manda pun mengangguk
"ya udah mama mau lanjut kerja dulu, kamu main dengan mainan mu ya sayang" ucap Manda
Kenzo pun mengangguk dan kembali bermain
πΈπΈπΈ
disekolah kanza lagi mengikuti pelajaran terakhir nya
dan guru nya menulis dipapan tulis
tidak berapa lama setelah guru menulis dan menerangkan bunyi bel tanda pelajaran berakhir
murid-murid pun bersiap siap untuk pulang
kanza sudah siap dengan tas ransel nya, dia menunggu jemputan
sekitar 20 menit jemputan kanza datang, siapa lagi kalau bukan papa Ilham alias papa nya kanza
"assalamualaikum anak papa" ucap Ilham begitu turun dari mobilnya
"wa'alaikum salam" jawab kanza
"gimana sekolah nya sayang" tanya Ilham
"lancar pa" jawab kanza
"ya udah yuk kita pulang" ucap ilham sambil membuka kan pintu untuk ana ya itu
__ADS_1
Kanza pun hanya mengangguk dan masuk kedalam mobil
perlahan lahan mobil yang dibawa oleh Ilham melaju meninggalkan pekarangan sekolah nya kanza
"pa, besok tolong belikan peralatan melukis ya?" ucap kanza setelah beberapa diam
"untuk apa sayang" tanya Ilham
"besok kami disekolah ada lomba melukis pa" jawab kanza
"oke kalau gitu, kita beli sekarang aja, kebetulan kan masih dijalan" ucap Ilham
"oke pa, lest go" ucap kanza
mereka pun menuju ketoko yang menjual alat lukis
tak menunggu lama, mereka sampai didepan toko
kanza dan Ilham pun turun dari mobil nya
"selamat datang pak" sapa pramuniaga disitu
Ilham pun mengangguk saja menanggapi sapaan pramuniaga toko itu
mereka berdua pun langsung memilih alat lukis yang cocok untuk anak sekolahan seperti kanza
setelah mendapat kan alat lukis, mereka kemudian pergi kekasir untuk bayar
setelah bayar mereka pun keluar dari toko
"terima kasih telah berbelanja ditoko kami," ucap pramuniaga toko itu ketika Ilham hendak keluar
lagi lagi Ilham hanya mengangguk menanggapi ucapan pramuniaga toko itu
mereka berdua pun naik mobil dan meninggalkan toko itu
tak berapa lama mereka sampai dirumah
kanza langsung turun dari dalam mobil dan masuk kedalam toko mama nya
"assalamualaikum" ucap kanza ketika mau masuk kedalam toko
"wa'alaikum salam" jawab mama Manda dan juga karyawan mama nya serentak
"kok telat pulang nya sayang" tanya mama Manda
"tadi kami berdua dengan papa pergi beli peralatan melukis dulu ma" jawab kanza
"untuk apa alat lukis itu sayang" ucap Manda
"besok kami ada lomba melukis ma" jawab kanza lagi
Manda pun mengangguk tanda mengerti
"Kenzo mana ma" tanya kanza
"Kenzo kayak nya udah bobok, ditumpuk kan mainan nya" ucap Manda
"ooooo pantasan, gak menyambut kanza biasanya gitu kanza ucapkan salam, Kenzo langsung berlari keluar" ucap kanza
"mungkin udah capek nungguin kamu sayang, sebab tadi dia bilang mau tidur dengan kamu" ucap mama Manda
"iya ma, biasa nya kenzo memang begitu" ucap kanza yang tau apa mau adik nya
bersambung
segini dulu ya,,,,
jangan lupa komen dan like nya ππππππππ
biar author semangat nulis nya
salam sayang dari author untuk kalian semuaππππ
__ADS_1
vote nya ditunggu dari kalian semua
terus dukung karya ku ya,,πππππ»π