
setelah mendengar Jawaban Manda dari orang tua nya Ilham merasa hidup kembali dan seperti nya hari ini menjadi sangat berwarna, tidak ada lagi wajah yang murung yang ada hanya lah senyuman yang tercipta.
tak sabar besok malam dia bertamu ke rumah Manda,dia ingin sekali melihat calon istri nya, dia pun pamit kekamar untuk menelpon Manda, apa betul Manda sudah menerima perjodohan ini
dirumah manda,Manda lagi duduk di balkon kamar nya sambil melihat bintang di langit,
seperti nya tidak lama lagi dia akan melepaskan masa lajang nya pikir nya begitu, dia berharap keputusan nya menerima perjodohan ini adalah betul.
drrt drrt drrt drrt drrt
terdengar suara hp nya dan Manda langsung melihat siapa yang telpon tertera nama Ilham dilayar hp nya seakan ragu Manda mengangkat nya,tapi mau gimana dia calon suami harus diangkat, setelah menerima perjodohan ini Manda sudah menerima Ilham sebagai calon suami nya.
"assalamualaikum" sapa Ilham dari seberang telpon
"wa'alaikum salam" jawab Manda
lama tak ada sahutan diseberang telpon,sunyi senyap gitu, "maaf kalau memang tak ada yang dibicarakan kan Manda tutup telpon nya ea???" kata Manda mulai berbicara dengan nada mengancam
"eh jangan matikan dulu dong"sahut Ilham kelabakan gugup
"apa betul Manda sudah menerima perjodohan ini" tanya Ilham melanjutkan pembicaraan nya,
deg degan sich karena Ilham Takut salah bertanya, karena Ilham tau kalau Manda sudah meminta waktu untuk menjawab lamaran dari Ilham,tapi karena sudah ada jawaban diberikan oleh mama nya tadi makanya Ilham tanya sekali lagi untuk memastikan nya.
lama Manda belum menjawab hingga Ilham hampir kecewa takut nya apa yang dibilang mama nya cuma untuk membuat nya tidak murung lagi.
"eeemmm iya Manda sudah menerima perjodohan ini," kata Manda
"makasih manda,saya janji akan membuat kamu bahagia" sahut Ilham berjanji kepada Manda
"saya tidak butuh janji,tapi yang saya butuhkan adalah bukti keseriusan untuk betul betul membuat saya bahagia" kata Manda dengan penuh tekanan pada kata kata nya
Ilham mendengar penuturan Manda bertekad untuk akan selalu membuat Manda bahagia
"iya saya akan buktikan semua setelah kita menikah" ucap Ilham bersungguh sungguh
"ya sudah kamu istirahat, saya tutup telpon nya ya, assalamualaikum", lanjut Ilham berpamitan kepada Manda lewat telepon
"wa'alaikum salam", jawab Manda sambil mematikan panggilan dari Ilham
setelah menelpon Manda, Ilham baru merasa senang karena apa yang dibicarakan tadi oleh mama nya betul semua,tak tersadar sudah begitu banyak Ilham tersenyum senyum sendiri
__ADS_1
Dan tanpa Ilham sadari ada mama ana mengintip apa yang dilakukan ilham,mama merasa senang melihat senyum Dimata Ilham
Manda kembali kekamar dan merebahkan badan nya,dan dia langsung terlelap tidur, seperti nya dia begitu lelah hari ini, padahal dia sama sekali tidak bekerja, entahlah mungkin karena kepikiran masalah perjodohan itu
besok pagi nya Manda terbangun dan bersiap siap untuk ke kantor, seperti nya gak ada alasan untuk Manda libur lagi
setelah menyiapkan semua nya Manda langsung keluar kamar menuju ruang makan untuk sarapan bersama keluarga nya,
disana sudah ada Abang,mama dan papa nya
"pagi semuanya" sapa Manda sambil duduk di kursi dekat Abang nya
"pagi calon pengantin" jawab Abang anto menggoda Manda
"apa sih bang" jawab Manda menahan malu
wajah nya sudah merona
"hay,kenapa wajah memerah seperti itu wajah mu Manda" ujar anto melanjutkan menggoda Manda
Manda yang tidak terima digoda Abang nya memukul bahu abang
"awawww,sakit Manda," timpal Anto merintih kesakitan karena dipukul Manda
"sudah sudah lanjut sarapan kalian,Anto sudah jangan menggoda adik mu terus" sahut papa Dika tegas
"iya pa", jawab antoni
setelah sarapan Manda pamit kepada papa mama untuk kekantor
"jangan terlalu lama pulang Manda, usaha kan cepat pulang karena akan ada tamu yang datang" ujar mama Ita
"iya ma" sahut Ita sambil berlalu pergi keluar rumah
setelah mengambil sepeda motor Manda langsung menuju kekantor
tidak berapa lama Manda sampai depan kantor dan langsung masuk, pertama masuk Manda sudah dicerca pertanyaan oleh sahabat nya siapa lagi kalau bukan Santi.
"darimana kamu Manda, kemarin kamu bolos kerja, ditelpon susah sekali gak kamu angkat angkat", mulai Santi bertanya
"maaf san, kemarin aku gak enak badan, makanya aku gak bisa angkat kamu telpon,maaf ya" jawab Manda beralasan
__ADS_1
"terus sekarang gimana apa masih gak enak badan" ujar Santi panik
"Alhamdulillah sekarang aku udah enak kan kok" Jawab Manda
"Alhamdulillah" lega Santi
setelah lah itu mereka kembali duduk ditempat masing masing
setelah bergulat dengan komputer dan laporan akhir nya istirahat juga, mereka berdua pergi kekantin kantor
mereka memesan makan dan duduk santai sambil makan berbincang bincang sedikit sekali kali tertawa karena ada aja cerita lucu yang mereka bicarakan
istirahat berakhir dan mereka melanjutkan bekerja,
jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, waktunya pulang dan Manda pamit duluan pulang karena ada acara keluarga dirumah nya
sampai dirumah Manda langsung masuk
"assalamualaikum,Manda pulang ma" teriak Manda dari luar
wa'alaikum salam, jangan teriak teriak juga Manda,ini rumah bukan hutan" jawab mama Ita yang keluar dari dapur ingin rasa nya dia melempar kan spatula ke arah anak nya itu
Manda yang cengengesan langsung naik keatas untuk bersih bersih, setelah ritual bersih bersih nya selesai Manda langsung turun kebawah untuk membantu mama nya masak, karena dia tau nanti bakalan ada tamu.
dirumah Ilham, Ilham nampak gugup dan tegang datang lah adik nya jeni yang baru sampai dari Amerika
"rileks kk, gak usah gugup gitu," ucap jeni santai
"gimana gak gugup aku mau ketemu calon mertua loh nie", ucap Ilham sambil bergoyang goyang kaki kayak orang kedinginan
"ea Allah kk, perasaan walaupun kakak gak suka sama kak Manda pun,kak selalu bisa datang kesitu" timpal jeni lagi
akhirnya malam pun tiba Ilham dan keluarga nya sudah siap untuk berangkat kerumahnya Manda
tidak membutuhkan waktu lama akhirnya sampai juga didepan rumah Manda
kalau biasanya Ilham datang tanpa malu-malu, sekarang seperti anak kecil yang takut dimarahi kerena sudah membuat kekacauan.
"assalamualaikum" keluarga Ilham memberi salam
" wa'alaikum salam,eh pak Bahri,nak Ilham and jeng ana,terima kasih sudah mau datang" jawab mama Ita sambil mempersilahkan masuk para tamu nya masuk.
__ADS_1
mereka langsung duduk di sofa dan mama Ita langsung minta pamit untuk memanggil Manda.