
barang bukti itu berupa jam, dan bentuk jam itu sangat lah kuno, dan disitu sudah ada foto seorang wanita yang sangat cantik
tapi apa betul itu adalah pelaku nya atau itu hanya foto pasangan pelaku
masalah ini sungguh sangat rumit, tapi setidaknya sudah ada titik terang walaupun cuma sebuah jam kuno dan foto
Ilham masih dikantor pas siang hari
dia langsung menelpon istri nya
"assalamualaikum mas" terdengar suara Manda dari seberang telpon
"wa'alaikum salam" jawab Ilham
"sayang disitu masih ada bg Antoni" tanya Ilham
"masih mas, kenapa ya mas" jawab Manda sambil bertanya juga
"bisa suruh jemput kanza sebentar, sebab mas masih dikantor, mungkin telat pulang" ucap Ilham
"oh iya mas, bentar Manda akan meminta tolong sama bg antoni," ucap Manda
"iya sayang, makasih ya, i love you" ucap Ilham
"i love you too" jawab Manda
entah mengapa senang rasa nya mendengar istri nya membalas jawab seperti itu
"ya sudah mas tutup dulu ya sayang, assalamualaikum" ucap Ilham
"wa'alaikum salam" jawab Manda
Ilham pun menutup telpon nya
dan kembali bergulat dengan kasus nya, dan hari ini dia mau semua nya kelar
πΌπΌπΌ
sedangkan Manda yang ditelpon oleh suaminya tadi pun merasa senang
apa lagi saat dibilang i love you, berbunga bunga sudah hati nya itu
dan sebelum dia lupa, dia langsung pergi menemui abg nya
Manda pun pergi masuk rumah
dan mencari abg nya itu
" ma, bg antoni mana ya,,,?" tanya Manda
"ada tue ditaman belakang dengan Kenzo dan putri" jawab mama
"mama lagi apa" ucap Manda karena melihat mama nya sangat lah sibuk
"mama lagi buat cemilan, jadi mama pinjam dapur mu" jawab mama Ita
"iiidih mama ini kayak aku bukan anak nya lah, ngomong kayak gitu" ucap Manda
mama ita pun hanya tersenyum mendengar ucapan anak nya itu
"ya kan kamu tuan rumah disini" ucap mama Ita lagi
"tapi nyonya besar nya ya mama" ucap asal Manda
mama Ita pun geleng geleng kepala
"oh ya ma, Tante Ratih mana" tanya Manda lagi karena tidak melihat Tante Ratih
"ada juga ditanam mungkin, karena tadi Tante Ratih yang gendong Kenzo bawa ke taman" jawab mama Ita
"oke, Manda ketaman dulu, karena ada perlu sama abg" ucap manda sambil meninggalkan mama nya
sampai ditaman Manda langsung menemui abg nya
"bg, bisa minta tolong gak" ucap Manda
"minta tolong apa" jawab antoni
"tolong jemput kanza bg" ucap manda
"kenapa gak kamu aja yang jemput, terus Ilham Kemana" ucap antoni
"mas Ilham lagi kerja bg, aku lagi sibuk dengan pesanan orang" ucap Manda
"iya aku jemput" ucap Antoni
"sayang, kamu ikut gak" tanya antoni pada istri nya
"gak mau, putri mual lagi kalau naik mobil" ucap putri
__ADS_1
"ya sudah mas pergi dulu ya" pamit antoni
tidak lupa putri menyalami suami nya itu
dan antoni pun pergi untuk menjemput kanza
sedangkan Kenzo ketika melihat mama nya pun merengek ingin digendong
"aduh anak mama kok nangis" ucap Manda
Manda pun mengambil alih kenzo
dan dia bergabung dengan mama Ratih dan putri
"iya tadi enteng aja waktu mama nya gak ada" ucap putri
"iya nama nya juga anak, ya pasti gitu lah, nampak mama nya langsung nangis" ucap mama Ratih
"tante, Kenzo udah makan" tanya Manda
"udah tadi disuapi jeng Ita" jawab mama Ratih
"oh berarti anak mama haus dan ingin tidur ini ya" ucap Manda melihat ke arah Kenzo
"Tante, putri, Manda pamit dulu ya" ucap Manda
"iya" jawab mereka serentak
Manda pun meninggalkan mereka untuk meniduri Kenzo
sampai dikamar Manda langsung menyusui Kenzo
Kenzo pun dengan lahap mengisap ****** susu mama nya
sedangkan mama Ita yang sudah selesai membuat cemilan menaruh nya diatas nampan
dan membawa nya ke taman belakang
"duh jeng, bikin repot aja" ucap mama Ratih
"gak lah jeng, ini mah biasa aku buat pas udah masak masak buat siang" ucap mama Ita
mama Ita pun menaruh nampan diatas meja
mereka makan cemilan bersama
Manda yang sudah meniduri Kenzo pun mau kembali ke toko tapi sebelum itu dia memanggil bibi
"iya nya" jawab bibi keluar dari kamar nya
"bibik lagi apa" tanya Manda
"baru siap nyetrika nya" ucap bibi
"sudah makan siang bibi" tanya Manda lagi
"sudah nya" jawab bibik
"kalau gitu tolong jagain Kenzo bentar ya bik" ucap Manda
"baik nya, den Kenzo mana nya" ucap bibik
"Kenzo dikamar sudah saya tidurin" ucap Manda
"bibik dengar aja kalau nangis nanti bibik tolong ambil," ucap Manda
"iya nya" ucap bibik
"ya sudah saya mau ketokoh dulu" ucap Manda
bibik pun mengangguk tanda mengerti
Manda pun langsung ke toko
dan mulai membantu karyawan nya
πΌπΌπΌ
sedangkan antoni yang lagi menjemput kanza ditelpon oleh putri istri nya
"assalamualaikum mas" ucap putri
"wa'alaikum salam sayang" jawab antoni
"ada apa sayang" tanya Antoni
"waktu pulang tolong beli kan cilok boleh mas" jawab putri
"boleh sayang, apa sih yang gak buat istri ku tercinta" ucap antoni sambil menggoda istri nya itu
__ADS_1
tak lama datang kanza yang baru keluar dari sekolah nya
"uncle" teriak kanza
Antoni pun terkejut hingga mau terjatuh hp nya
"ada apa princess uncle buat terkejut uncle aja" ucap Antoni
"ada apa sayang" tanya putri dari seberang telpon
"gak sayang, kanza berteriak, terkejut mas" ucap antoni
"ooooo, jadi kanza udah pulang mas" ucap putri
"iya sayang, ya sudah mas mau pulang nih" ucap antoni
"iya mas, hati hati dijalan, jangan lupa pesanan putri, assalamualaikum" ucap putri
"wa'alaikum salam sayang" jawab Antoni
Antoni pun menutup telpon nya dan keluar dari mobil nya
"princess uncle gimana sekolah nya tadi" tanya antoni pada kanza
"kok uncle yang jemput, papa mana" bukan menjawab kanza malah balik tanya melihat bukan papa nya yang jemput dia
"papa masih kerja jadi gak bisa jemput" jawab antoni
"ooooo" ucap kanza
"yuk pulang" ajak antoni sambil membuka kan pintu mobil nya
kanza pun langsung masuk kedalam mobil
antoni pun kembali masuk dalam mobil, dan membawa mobil nya meninggalkan sekolah kanza
"kanza kita mampir beli cilok buat aunty dulu ya,,?" ucap Antoni
"oke uncle, ada juga buat kanza kan uncle" ucap kanza
"pasti dong, buat princess uncle apa sih yang gak" ucap Antoni
kanza pun bersorak gembira
tidak lama nampak orang jualan cilok, Antoni pun meminggir mobil nya kepinggir jalan dekat orang jualan cilok
Antoni pun turun dari mobil nya
kanza menunggu di dalam mobil
Antoni pun menghampiri penjual cilok
"pak cilok nya 5 bungkus ya, yang 2 jangan pedas ya pak" ucap antoni
"baik pak" jawab antoni
Antoni pun duduk di tempat duduk yang sudah disediakan untuk pelanggan yang makan disitu
setelah menunggu sekitar 15 menit akhir nya cilok pun siap dibungkus
"ini pak" ucap penjual cilok
"berapa pak" tanya Ilham
"50ribu pak" jawab penjual cilok
Antoni pun memberi uang pada penjual dan mengambil cilok nya
"makasih pak" ucap penjual cilok
"sama sama pak" ucap Antoni
Antoni pun menuju ke mobil nya
dan dia masuk kedalam mobil nya
"mana punya aku uncle" tanya kanza
"nanti ya sampai rumah aja" ucap Antoni
"oke" ucap kanza
Antoni pun mulai mengemudi mobil nya menuju rumah...
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak ππππ
like dan komen nya ππππ
__ADS_1
salam sayang dari author buat dukungan nyaππππ