
kini Ilham disuruh menemani Manda melahirkan,ada rasa deg-degan dan juga rasa takut,Ilham hanya bisa mengelus rambut Manda,ketika melihat Manda kesakitan seperti itu tak terasa air mata nya jatuh,tak kuasa rasa nya melihat orang yang disayang merasakan rasa sakit seperti itu,kalau seandainya boleh ditukar kan rasa sakit itu pindah ke tubuh Ilham, Ilham rela dari pada melihat Manda kesakitan seperti itu.
"Astaghfirullah,mas sakit sekali,aku gak kuat mas" ucap Manda sambil beristighfar
"sayang,kamu pasti bisa,yang kuat ya sayang demi anak kita" ujar Ilham sambil terus mengelus rambut Manda
tak berapa lama datang dokter memeriksa pembukaan,apa sudah bisa melahirkan atau belum
"Alhamdulillah ini udah pembukaan akhir,jadi ibu tolong ikut arahan saya ya kalau saya suruh ngedan,ibu baru ngedan ya" ucap buk dokter memberi arahan
"tarik nafas buk,nah sekarang dorong buk"ucap dokter itu lagi
"aaaaaaa" teriak Manda
"sekali lagi buk,kepala bayi nya sudah nampak" instruksi dokter itu lagi
"aaaaaaa" teriak Manda sekali lagi
"uwek uwek uwek" suara bayi
"Alhamdulillah bayi nya lahir dengan selamat" ucap dokter
Ilham yang melihat nya merasa terharu dan bersyukur karena bayi nya telah lahir dan mengecup kening Manda juga mengucapkan selamat dan terima kasih kepada istri nya
"terima kasih sayang" ucap Ilham
Manda yang kelihatan lemas karena paska melahirkan hanya tersenyum
sekarang Ilham dipersilahkan keluar karena ibu dan bayi mau dibersihkan
Ilham keluar dari ruangan itu dan disambut oleh keluarga Ilham dan juga keluarga Manda
__ADS_1
"gimana Ilham,apa jenis kelamin bayi kalian" tanya mama ana
"perempuan ma"ucap Ilham senang
"Alhamdulillah,apa kamu sudah memiliki nama untuk bayi mu nak" tanya mama Ita
"sudah ma kanza Aurora ma" jawab Ilham tersenyum
"nama yang bagus,udah kamu azan nak" tanya papa Bahri pula
"belum pa,karena bayi ku dimandikan dulu,nanti kalau memang sudah selesai baru Ilham azanin" ucap Ilham
tak berapa lama anak Ilham dan Manda dipindahkan keruangan inap
"pak anak bapak udah boleh diazani" ucap dokter
Ilham pun mendengar itu langsung mengambil air wudhu,dan mulai mengazankan putri nya
setelah Manda dipindahkan keruangan inap baru lah keluarga Ilham dan keluarga Manda menjenguk Manda
"selamat ya sayang" ucap mama ana dan mama Ita berbarengan
Manda yang masih lemas hanya mengangguk tersenyum
"sekarang Ilham kamu udah ada tambahan tanggung jawab baru yaitu kanza" ucap papa Bahri
"iya pa,"jawab Ilham
"kamu harus menjaga baik baik kanza dan juga manda," ucap papa Bahri lagi
tak berapa lama datang jeni dan juga Antoni
__ADS_1
"mana ponakan Tante,kok gak kabarin Tante pas mau lahir" ucap jeni sambil menuju boks bayi
Ilham yang melihat jeni langsung menahan tangan jeni
"apa sich bang,jeni mau lihat ponakan loh" ucap jeni kesal
"gak boleh dulu,karena dia baru tidur, nanti dia kebangun" ujar Ilham
"cuma liat aja kok bang,bukan aku bangunin kok' ujar jeni tak mau kalah
"Ilham,biar lah adik mu melihat anak mu" ucap papa Dika
Ilham yang mendengar suara mertua nya cuma bisa pasrah dan membiarkan jeni melihat anak nya
"dudududuh,cantik nya anak aunty" ucap jeni gemes
"selamat ya kak" ucap jeni sambil melihat atas Manda sambil tersenyum gembira
Antoni tidak lupa juga ngucapin selamat untuk Manda
"bang siapa nama anak Abang" tanya jeni lagi
"kanza Aurora" jawab Ilham
"duh cantik sekali nama nya,cocok dengan wajah nya yang cantik" ucap jeni
tidak lama kemudian orang tua Ilham dan Manda pun pamit pulang,jeni dan Antoni juga pamit pulang
mereka memberi waktu untuk Manda istirahat,kalau mereka tak pulang otomatis Manda gak dapat istirahat.
jangan lupa like dan komen nya😍😍😍🤗🤗
__ADS_1